Berita Terbaru
Sosialisasi Tupoksi UPZ Desa/Kelurahan Kecamatan Tanjunganom
Sosialisasi Tupoksi UPZ Desa/Kelurahan Digelar di Kantor Kecamatan Tanjunganom
BAZNAS Kabupaten Nganjuk Bekerjasama dengan Kecamatan Tanjunganom menggelar Sosialisasi Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa/Kelurahan di Aula Kantor Kecamatan Tanjunganom. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kecamatan Tanjunganom, Bapak Johansyah Setiawan, S.E., Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I., dan Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Nganjuk, Bapak Muhammad Roissudin, M.Pd., serta seluruh pengurus UPZ se-Kecamatan Tanjunganom.
Acara berlangsung pada Senin, 06 Oktober 2025, dimulai pukul 09.00 WIB. Bertempat di Aula Kantor Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk. Sosialisasi ini digelar guna meningkatkan kapasitas pengurus UPZ dalam menjalankan tugas sesuai regulasi, memperluas jangkauan pengumpulan zakat, serta memastikan penyaluran tepat sasaran bagi mustahik
Dalam sambutannya, Bapak Johansyah Setiawan menyampaikan bahwa keberadaan UPZ di tingkat desa/kelurahan sangat strategis dalam memperkuat sistem pengelolaan zakat secara terstruktur dan berkelanjutan. Ia berharap UPZ dapat menjadi mitra pemerintah dalam pemberdayaan ekonomi umat melalui zakat.
Ketua BAZNAS Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.i, menekankan pentingnya integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat. Menurutnya, UPZ bukan hanya bertugas mengumpulkan zakat, tetapi juga menjadi ujung tombak edukasi zakat di masyarakat.
Sebagai pemateri utama, Bapak Muhammad Roissudin, M.Pd., menyampaikan dasar hukum Baznas, dasar hukum pembentukan dan pengelolaan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) beliau juga tak lupa memapaparkan teknis mengenai tata cara pengumpulan, pencatatan, pelaporan, serta koordinasi UPZ dengan BAZNAS Kabupaten. Ia juga menjelaskan alur zakat dari muzaki (pembayar zakat) hingga sampai kepada mustahik (penerima zakat) sesuai ketentuan syariah dan regulasi nasional.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di wilayah Kecamatan Tanjunganom demi terwujudnya kesejahteraan umat yang berkelanjutan.
BERITA06/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Ucapan HUT TNI Ke 80
Selamat Hari Ulang Tahun ke-80
Tentara Nasional Indonesia. Terima kasih atas dedikasi dan pengorbanan TNI dalam menjaga keutuhan NKRI, mengayomi rakyat, serta memastikan kedaulatan bangsa tetap tegak berdiri. Semoga TNI selalu menjadi garda terdepan yang profesional, modern, dan tangguh dalam menghadapi setiap tantangan.
Di usia ke-80 ini, TNI bukan hanya merayakan masa lalu, tetapi menatap masa depan dengan tekad baru: menjadi kekuatan pertahanan yang berkelas dunia, tetap rendah hati, dan selalu setia kepada konstitusi serta amanat rakyat.
TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju
BERITA04/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Survei Calon Penerima Rumah Layak Huni BAZNAS Kabupaten Nganjuk
Pada hari ini, bertempat di kediaman Bapak Nuptri Suhendik di Desa Sumberurip, Kecamatan Berbek, telah dilaksanakan kegiatan survei lapangan sebagai bagian dari proses verifikasi dan penilaian kelayakan calon penerima bantuan program Rumah Layak Huni. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ibu Dra. Suraya Khusnaniyati, M.Hi, selaku Wakil Ketua II, bersama Bapak Ahmad Dain Arif, S.Pd.I, selaku Kepala Pelaksana.
Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan observasi langsung terhadap kondisi bangunan rumah, meliputi struktur dinding, atap, lantai, ventilasi, sanitasi, serta ketersediaan fasilitas dasar lainnya. Hasil observasi menunjukkan bahwa rumah Bapak Nuptri berada dalam kondisi yang memprihatinkan dinding mengalami retak-retak, atap bocor, lantai belum diplester, dan fasilitas MCK belum memadai.
Selain observasi fisik, tim juga melakukan wawancara mendalam dengan Bapak Nuptri untuk memahami kondisi sosial ekonomi keluarga, mata pencaharian, jumlah tanggungan, serta riwayat kepemilikan lahan. Dari hasil wawancara diketahui bahwa Bapak Nuptri merupakan warga kurang mampu yang bekerja sebagai buruh harian lepas, Rumah yang ditempati saat ini merupakan warisan keluarga yang belum pernah direnovasi secara signifikan sejak puluhan tahun lalu..
Kegiatan survei ini berlangsung dengan lancar dan penuh kekeluargaan. Ibu Dra. Suraya Khusnaniyati, M.Hi menekankan komitmen lembaga untuk terus memprioritaskan bantuan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, sementara Bapak Ahmad Dain Arif, S.Pd.I menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan kerja sama dari pihak keluarga selama proses survei.
Hasil survei ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam penetapan penerima bantuan tahap selanjutnya, dengan harapan dapat segera direalisasikan demi mewujudkan hunian yang layak dan bermartabat bagi keluarga Bapak Nuptri Suhendik.
BERITA03/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
BAZNAS Salurkan Bantuan Sosial Dalam Rangka HUT TNI Ke 80
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (HUT TNI) ke-80, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk menyalurkan bantuan sosial sebagai wujud kepedulian dan sinergi antara lembaga zakat dengan TNI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan penyaluran bantuan sosial ini berlangsung di Subdenpom Nganjuk dan dihadiri langsung oleh Pak Lettu Cpm Warwan, perwakilan TNI dari Subdenpom Nganjuk, serta Sekretaris BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Bapak Anang Wijiarto, S.Sos. Kehadiran kedua tokoh tersebut menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat solidaritas sosial dan gotong royong di tengah masyarakat.
Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako yang ditujukan kepada keluarga dhuafa, lansia, dan masyarakat prasejahtera di sekitar wilayah Nganjuk. Penyaluran ini sebagai bentuk apresiasi terhadap pengabdian TNI selama 80 tahun dalam menjaga kedaulatan, keutuhan, dan ketahanan bangsa.
Dalam sambutannya, Lettu Cpm Warwan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kolaborasi ini. “Kami sangat menghargai kehadiran BAZNAS di Subdenpom Nganjuk dalam rangka HUT TNI. Ini membuktikan bahwa TNI tidak hanya kuat di medan tugas, tetapi juga erat bersama rakyat dalam setiap upaya kemanusiaan. Terima kasih atas kepercayaan dan kerja sama yang luar biasa,” ujarnya.
Sementara itu, Bapak Anang Wijiarto, S.Sos menyampaikan, “Melalui momentum HUT TNI ke-80 ini, BAZNAS Kabupaten Nganjuk ingin menunjukkan bahwa sinergi antara lembaga zakat dan TNI dapat menjadi kekuatan besar dalam mewujudkan kesejahteraan sosial. Semoga bantuan ini membawa manfaat nyata dan menjadi berkah bagi penerimanya.”
Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk perayaan HUT TNI, tetapi juga simbol kedekatan TNI dengan rakyat serta komitmen bersama dalam membangun masyarakat Nganjuk yang lebih peduli, tangguh, dan sejahtera.
BERITA03/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Koordinasi BAZNAS Kabupaten Nganjuk Untuk Pembentukan UPZ
Dalam rangka memperkuat sistem pengelolaan zakat di tingkat kecamatan dan mendekatkan layanan zakat kepada masyarakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk menginisiasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di dua wilayah strategis, yaitu Kecamatan Baron dan Kecamatan Tanjunganom. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Nganjuk dalam meningkatkan efektivitas pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat secara profesional, transparan, dan akuntabel sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.
Dengan terbentuknya UPZ di Kecamatan Baron dan Kecamatan Tanjunganom, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat, memperluas jangkauan program pemberdayaan mustahik, serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga zakat dalam mewujudkan kesejahteraan umat dan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Nganjuk.
BERITA02/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Ketua BAZNAS Bersama Bapak Bupati Salurkan Bantuan Sosial RTLH di Desa Kampungbaru, Kecamatan Tanjunganom
Ketua Baznas Kabupaten Nganjuk Bersama Bapak Bupati Salurkan Bantuan Sosial RTLH di Desa Kampungbaru Kecamatan Tanjunganom
Dalam langkah nyata mewujudkan kesejahteraan rakyat dan mengentaskan kemiskinan ekstrem, Pemerintah Kabupaten Nganjuk bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk meresmikan bantuan program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Kampungbaru, Kecamatan Tanjunganom, Rabu (01/Oktober/2025). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Nganjuk Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md., S.E., M.M., M.B.A. dan Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd., serta sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat setempat.
Program RTLH ini merupakan wujud kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan lembaga zakat dalam memastikan hak dasar warga atas hunian yang layak dan sehat. Bantuan yang disalurkan berupa dana puluhan juta rupiah yang bersumber dari CSR dan BAZNAS,
Dalam sambutannya, Bupati Marhaen Djumadi.
Jangan lelah untuk membantu, kita tidak sendirian, pemerintah bersama Baznas, swasta, dan Masyarakat, pelaksanaan teknis penyaluran diserahkan kepada pemerintah desa.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd., menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari amanah umat. Bantuan RTLH ini bersumber dari zakat, infak, dan sedekah.
Alhamdulillah, yang terkumpul dari masyarakat Nganjuk kembali mengalir kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan.
Acara ditutup dengan penyerahan secara simbolis. Langkah ini menjadi bukti konkret sinergi antara pemerintah dan BAZNAS dalam membangun Nganjuk yang lebih adil, inklusif, dan berkeadilan sosial.
BERITA02/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Selamat Hari Batik Nasional 2025
Selamat Hari Batik Nasional 2025
Di pagi yang tenang, saat sinar matahari pertama menyentuh permukaan kain yang masih basah oleh malam, terhampar keindahan yang tak pernah pudar, Hari ini, 2 Oktober 2025, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional bukan hanya sebagai momen nostalgia, tetapi sebagai panggilan untuk merawat, menghidupkan, dan mewariskan kekayaan budaya yang menjadi napas peradaban Nusantara.
Tahun ini, kita mengusung tema Batik Merawit sebuah ungkapan yang menyatukan dua makna luhur. Merawit dalam bahasa Jawa berarti menganyam dengan halus, menggambarkan proses membatik yang penuh ketelitian, kesabaran, dan cinta. Di sisi lain, merawit juga mengandung akar kata merawat mengingatkan kita bahwa batik bukan sekadar motif, melainkan warisan hidup yang harus terus dijaga keberlangsungannya.
Dalam setiap goresan canting, dalam setiap tetes malam yang mengalir, tersimpan doa para perajin ibu-ibu di pedalaman, generasi muda yang kembali ke akar, hingga pelukis kain yang menjadikan batik sebagai medium ekspresi kontemporer. Mereka adalah penjaga nyala yang tak pernah padam, yang menjaga agar batik tetap bernapas dalam denyut zaman.
Batik Merawit juga menjadi ajakan untuk melestarikan secara berkelanjutan dari penggunaan bahan alami, teknik pewarnaan ramah lingkungan, hingga pemberdayaan komunitas perajin. Kita diajak untuk tidak hanya memakai batik, tetapi memahami cerita di baliknya, menghargai prosesnya, dan turut menjaga ekosistem budayanya.
Di tengah arus globalisasi yang kencang, batik menjadi jangkar identitas. Ia mengingatkan kita bahwa keindahan sejati lahir dari ketekunan, kearifan lokal, dan harmoni dengan alam. Maka, mari kita rayakan Hari Batik Nasional 2025 bukan hanya dengan mengenakan batik, tetapi dengan tindakan nyata mendukung perajin lokal, mengedukasi generasi muda, dan menjadikan batik sebagai bagian dari gaya hidup yang berkelanjutan dan penuh makna.
BERITA02/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Pengoptimalisasian ZIS BAZNAS Gandeng Bupati Nganjuk
Dalam upaya memperkuat tata kelola zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) di wilayah Kabupaten Nganjuk, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I., menggelar pertemuan strategis bersama Bupati Nganjuk, Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md., S.E., S.H., M.M., M.B.A. Koordinasi tersebut fokus pada optimalisasi sistem pengumpulan, distribusi, serta pelaporan dana ZIS agar lebih transparan, akuntabel, dan berdampak langsung bagi mustahik.
Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Bupati Nganjuk ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peran Baznas sebagai lembaga resmi pengelola zakat. Bupati Marhaen Djumadi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan Baznas untuk memastikan bahwa dana ZIS tidak hanya terkumpul secara maksimal, tetapi juga tersalurkan tepat sasaran Sesuai Prinsip 3A(Aman Syar'i, Aman Regulasi dan Aman NKRI)
“Zakat bukan sekadar kewajiban ibadah, tapi juga instrumen penting dalam pemerataan ekonomi dan penguatan jaring pengaman sosial di masyarakat,” ujar Bupati Marhaen Djumadi. Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Nganjuk akan terus mendorong inovasi dalam sistem pelaporan digital yang memungkinkan masyarakat memantau alur dana ZIS secara real-time.
Di sisi lain, Ketua Baznas Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Bupati. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi kunci dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga zakat. “Kami sedang menyempurnakan sistem berbasis teknologi informasi untuk mempercepat proses pengumpulan dan distribusi, sekaligus meminimalkan potensi kesalahan administratif,” jelasnya.
Langkah strategis ini juga sejalan dengan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Pengelolaan Zakat yang tengah dalam proses finalisasi. Perbup tersebut diharapkan dapat menjadi landasan hukum yang kuat bagi Baznas dalam menjalankan tugasnya secara profesional dan berkelanjutan.
Koordinasi antara pimpinan daerah dan lembaga zakat ini mencerminkan komitmen bersama dalam membangun ekosistem filantropi Islam yang modern, transparan, dan berkelanjutan sekaligus memperkuat peran zakat sebagai pilar ekonomi umat di Kabupaten Nganjuk.
BERITA26/09/2025 | Red/Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
IPARI Gandeng Baznas Kabupaten Nganjuk Santuni Dhuafa Berbagi Paket Sembako
Nganjuk – Dalam rangka mewujudkan kesalehan sosial, Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Nganjuk bersama Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Nganjuk memberikan santunan berbagi paket sembako untuk Dhuafa. Kamis (18/09).
Kegiatan ini dilaksanakan di Aula IPARI Kecamatan Lengkong, Hadir dalam kegiatan ini Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk, Abdul Rahman, S.Ag., M.Pd.I,. Ketua Baznas Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifi, M.Pd.I., dan Para Kepala Seksi dan Penyelenggara, Kepala KUA Kecamatan Lengkong, Penyuluh Agama Islam Se-Kabupaten Nganjuk dan dan masyarakat penerima paket bantuan.
Dalam sambutan Kepala Kantor, Abdul Rahman, S.Ag., M.Pd.I,.menyampaikan terima kasih kepada Baznas dan IPARi Kabupaten Nganjuk sehingga kegiatan berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan ini berjalan dengan baik juga bertepatan dengan Maulid Nabi SAW, sehingga memberi manfaat sebesar-besarnya serta seluas-luasnya kepada masyarakat dengan cinta dan kasih sayang kepada sesama.
"Saya ucapkan terima kasih kepada Baznas Kabupaten Nganjuk yang telah berkolaborasi dengan IPARI sehingga kegiatan pada hari ini dapat kita laksanakan. Terima kasih kepada teman-teman pengurus IPARI dan keluarga besar Kemenag Kabupaten Nganjuk, sehingga program keagamaan bisa berjalan dengan baik untuk berbagi sembako kepada dhuafa yang ada di Kecamatan Lengkong," ujar Abdul Rahman, S.Ag., M.Pd.I,.
Selain itu, Kakankemenag juga mengatakan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk mendukung penuh program yang dijalankan Baznas ini dan berharap program ini bisa dilakukan secara berkelanjutan dan terus bisa memberikan manfaat kepada sesama yang kurang beruntung. “Mudah - mudahan program ini bisa terus berkelanjutan dan bisa bermanfaat,” pungkas Abdul Rahman, S.Ag., M.Pd.I,.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I mengucapkan terima kasih banyak kepada penyuluh yang sudah bekerja sama untuk mensukseskan Kegiatan ini. Mudah –mudahan program yang baik ini bisa di teruskan untuk membantu fakir miskin.
"Kolaborasi dengan IPARI ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS dalam melayani dan memudahkan muzaki dan mengajak masyarakat untuk selalu bersinergi dengan Baznas Kabupaen Nganjuk," ujar Zainal.
Sementara itu, Menurut Ketua IPARI Kabupaten Nganjuk, menjelaskan bahwa program ini sesuai dengan himbauan Menteri Agama RI dan Kanwil serta Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS yang telah bekerja sama dengan baik sehingga kegiatan berbagi paket sembako dapat terlaksana.
"Semoga apa yang kita lakukan hari ini mendapat pahala dari Allah SWT. Kami juga berharap kerja sama ini terus terjalin ke depannya.
BERITA19/09/2025 | Red/Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Januar Arief Kades " Slank" Desa Kemlokolegi Kecamatan Baron Nganjuk
*Berkah Berzakat ke BAZNAS:
Pengalaman Spiritual Kades Kemlokolegi.
Di balik kaos oblong, celana jeans, dan sepatu kets yang ia kenakan, siapa sangka sosok ini adalah sosok pemimpin humble, egaliter, meski Ia Orang nomor satu di Desa Kemlokolegi, Kecamatan Baron. Nyaris tidak tampak dari sisi penampilanya yang santai.
Sosok bernama lengkap Januar Arief Gunawan, S.Pd., lebih akrab dipanggil warga sebagai “Kades Slank” karena penampilannya yang santai dan jauh dari kesan hedon sebagai pejabat formal.
Namun di balik kesederhanaan itu, tersimpan kisah inspiratif tentang pengalaman Spiritual karena keistiqomahan berzakat dan meraih banyak keberkahan hidup yang ia rasakan.
Siang itu, jarum jam menunjukkan pukul 11.00 wib, kami janjian da bertandang ke kantornya yang sederhana.
Baru lima menit duduk membuka pembicaraan, ponselnya tak henti berdering. “Ngapunten, saya angkat dulu, ini kebetulan warga saya ada yang kecelakaan. Ini janji sama pihak PJR,” ujarnya sambil tersenyum ramah.
Sikapnya yang cepat tanggap pada masyarakat membuatnya dicintai warga. Ia bukan hanya kepala desa, tetapi juga sahabat tempat warganya mengadu.
Meski dikenal santai, Kades Arief ternyata sangat serius dan Istiqomah soal zakat.
Ia rutin membayarkan zakatnya ke kantor BAZNAS setiap bulan.
Kesaksian itu diakui salah satu pimpinan BAZNAS “Saya tidak menduga pak, jika beliau itu kades yang rutin membayar zakat tiap bulan, karena orangnya santai dan ora ndayani jika seorang Kades” tutur H. Soraya Khusnaniyati, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Nganjuk.
Sikap dermawan ini seolah menjadi komitmen pribadi bagi Arief untuk menunaikan kewajiban sekaligus berbagi keberkahan kepada sesama.
Kepada kami, Kades Arief bercerita bagaimana hidupnya banyak berubah sejak rutin menunaikan zakat. “Saya benar-benar merasakan manfaatnya setelah rutin membayar zakat, rasanya semua urusan selalu dimudahkan,” ungkapnya.
Pernah suatu hari, ia sangat membutuhkan sejumlah uang, dan saya fokus aja pada rutinitas biasa“MasyaAllah, tidak disangka, tiba-tiba ada seseorang yang lama berutang kepada saya dan bahkan saya sudah lupa, dia membayar hutangnya persis sejumlah yang saya butuhkan,” imbuhnya penuh rasa syukur.
Pesan itu menjadi gema sekaligus panggilan bagi banyak pihak agar zakat bukan hanya kewajiban pribadi sebagia Muslim, tapi gerak bersama yang membangun kesejahteraan masyarakat secara luas.
Kades Arif bukanlah sosok yang lahir dalam kemapanan, Mantan guru olahraga honorer di SD Kemlokolegi 2 ini mengawali kariernya dari bawah sehingga kepribadian sebagai pendidik menjadi modal Sosial dlam melayani Masyarakat.
Kini, sebagai kepala desa periode 2019–2027, ia tetap menjaga kesederhanaan. “Setiap ada persoalan tiba-tiba mendapatkan solusi yang tidak disangka-sangka. Jalan kemudahan itu saya rasakan saat membutuhkan keuangan untuk keluarga. Tiba-tiba ada saja rezeki yang tak terduga, sehingga tidak terasa entah mengapa ternyata semua masalah dapat tuntas dengan mudah, semua berkat berzakat” ujarnya.
Bagi warga, Kades "slank" Arif adalah pemimpin yang hadir menyatu bersama rakyat kapanpun di dibutuhkan i hadir . “Nek sing sambat warga negara wes gak kesuwean tas tess pak,” ujar Pak Wo (Kamituwo) salah satu perangkat desa yang mendampingi kami survei rumah warga penerima bantuan sanitasi dan jamban sehat.
Sosoknya yang ramah membuat warga tak sungkan menyampaikan keluhan langsung kepadanya. “Nek butuh opo-opo langsung nyang Pak Wo nggih, mbah,” seloroh seorang warga yang kami temui.
Di tengah kesibukannya memimpin desa, Arief memberi teladan bahwa kesalehan sosial bisa berjalan beriringan dengan kepedulian pada rakyat. Keistiqamahan berzakat menjadi bukti bahwa amal yang tampak sederhana dapat menghadirkan berkah besar bagi kehidupan. Ia adalah potret pemimpin yang tidak hanya melayani, tetapi juga menginspirasi.
Terakhir Ia mengajak semua masyarakat, " Ayo kita bayarkan Zakat kita melalui BAZNAS InsyaAllah berkahnya tak terbatas "pungaskasnya.
BERITA18/09/2025 | Red/Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
*Penyaluran Sembako kepada Warga Miskin di Kecamatan Tanjung Anom *
Nganjuk — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk menyalurkan paket sembako kepada puluhan warga miskin di Kecamatan Tanjung Anom, Ahad (14/9/2025). Penyaluran sembako ini berlangsung di Masjid Nurul Huda, Desa Tanjung Anom, dan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan peluncuran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di 16 desa se-Kecamatan Tanjung Anom.
Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Nganjuk, Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk H. Zainal Arifin, Camat Tanjung Anom Johansyah Setiawan, SE, Ketua Takmir Masjid Nurul Huda H. Syamsudin Al Ali, jajaran Forkopimda Kabupaten Nganjuk, serta para tokoh masyarakat. Kehadiran pejabat daerah dan pengurus BAZNAS ini memperlihatkan dukungan penuh pemerintah terhadap program pemberdayaan masyarakat berbasis zakat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, H. Zainal Arifin, menegaskan bahwa pembentukan UPZ di tingkat desa merupakan implementasi hasil Rakornas BAZNAS 2025 yang merekomendasikan pembentukan UPZ Desa sebagai upaya mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo untuk kesejahteraan masyarakat. “UPZ harus mampu menjaga kepercayaan muzakki melalui pengelolaan dana yang jelas, pelaporan keuangan yang terbuka, dan program penyaluran yang tepat sasaran,” ujarnya di hadapan undangan.
Zainal juga menekankan pentingnya kolaborasi antara UPZ Desa dengan pemerintah desa, camat, dan organisasi masyarakat agar manfaat zakat, infak, dan sedekah benar-benar dirasakan warga. “Ketika sistem koleksi dan distribusi ZIS dikelola dengan baik di tingkat desa, maka distribusi kesejahteraan menjadi lebih merata — masyarakat tidak perlu jauh, tidak ada birokrasi panjang,” tambahnya.
Senada, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Muhammad Roissudin, M.Pd., berharap pendirian UPZ Desa mampu mendongkrak perolehan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). “Jika perolehan ZIS meningkat akan memperluas manfaat untuk program kesehatan, pendidikan, dan sosial,” ujarnya. Menurutnya, dengan adanya UPZ di 16 desa se-Kecamatan Tanjung Anom, pelayanan zakat semakin dekat dan mudah diakses oleh masyarakat.
Selain meluncurkan UPZ, BAZNAS Kabupaten Nganjuk juga menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga miskin yang hadir di Masjid Nurul Huda. Penyaluran sembako ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menjadi simbol kepedulian sosial BAZNAS. Tampak para penerima manfaat menerima paket sembako dengan senyum dan rasa syukur.
Dengan dibentuknya UPZ Desa dan penyaluran sembako secara langsung, BAZNAS Kabupaten Nganjuk menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel. Langkah ini sekaligus menjadi contoh sinergi antara lembaga zakat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan yang berkeadilan di Kabupaten Nganjuk.
BERITA15/09/2025 | Red/Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Peresmian UPZ Desa di Kecamatan Tanjung Anom
Nganjuk —Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro secara resmi melounching pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Masjid Nurul Huda, Desa Tanjung Anom, pada Ahad, 14 September 2025.
Acara ini juga dihadiri jajaran Ketua dan pimpinan BAZNAS Kabupaten Nganjuk, jajaran Forkopimda Kabupaten Nganjuk dan Pimpinan Takmir Masjid Nurul Huda.
Trima kasih setinggi-tinggi kepada Jajaran Pimpinan BAZNAS terus melakukan Upaya peningkatan layanan kepada Masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan." UPZ Desa diharpakma mampu meningalkan layanan pengumpulan dan Distribusi, Jika pengumpulan Maksimal maka penerima manfaat juga akanaebih luas " Tegasnya.
Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk H. Zainal Arifin menegaskan pembentukan UPZ Desa merupakan Rekomendasi hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025.
Salah satu rekomendasi Rakornas adalah mendirikan UPZ di tingkat desa sebagai upaya mendukung Asta Cita Presiden Prabowo untuk kesejahteraan masyarakat.
"Pembentukan UPZ di desa bukan hanya soal pengumpulan zakat, tetapi juga soal transparansi dan akuntabilitas lembaga zakat kepada masyarakat" ujarnya.
Lebih lanjut, Ia juga menambahkan UPZ adalah kepanjangan tangan BAZNAS di level Desa sehingga diharapkaan mampu menjalankan fungsi-fungsi Pengumpulan, Pengelolaan dan memperluas manfaat bagi Masyarakat. “UPZ harus mampu menjaga kepercayaan muzakki melalui pengelolaan dana yang jelas, pelaporan keuangan yang terbuka, dan program penyaluran yang tepat sasaran,” ujarnya saat mendampingi Wakil Bupati menyerahkan plakat UPZ Desa dan bantuan Sembako bagi Warga Miskin.
Wakil Ketua 2 Bidang pengumpulan Muhammad Roissudin, M. Pd menyoroti pentingnya kolaborasi antara UPZ desa dengan pemerintah desa, camat, dan organisasi masyarakat agar manfaat dari zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan secara langsung oleh warga, terutama dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan sosial. “Ketika sistem koleksi dan distribusi ZIS dikelola dengan baik di tingkat desa, maka distribusi kesejahteraan menjadi lebih merata — masyarakat tidak perlu jauh, tidak ada birokrasi panjang,” Imbuhnya.
Lebih lanjut Ia berharap pendirian UPZ Desa mampu mendongkrak perolehan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Ia mengatakan, “Jika perolehan ZIS meningkat akan memperluas manfaat untuk program kesehatan, pendidikan, dan sosial.” pungkasnya.
Dengan dibentuknya UPZ 16 Desa di kecamatan Tanjung Anom, diharapkan pelayanan dan distribusi zakat menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat setempat, serta meningkatkan keterlibatan masyarakat desa dalam pengelolaan zakat secara langsung.(red)
BERITA15/09/2025 | Red/Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
BAZNAS Kabupaten Nganjuk Salurkan Bantuan Biaya Pengobatan untuk ibu Istianingsih
Nganjuk 11 September 2025
BAZNAS Nganjuk Salurkan Bantuan Biaya Pengobatan.
Dalam upaya meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi krisis kesehatan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk kembali menyalurkan bantuan biaya pengobatan kepada warga yang membutuhkan. Kali ini, bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Ibu Isti Ningsih, warga Desa Lambangkuning, Kecamatan Kertosono, yang sedang menjalani perawatan medis.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, H. Zainal Arifin, didampingi oleh perangkat desa setempat dan staf BAZNAS. Acara berlangsung di rumah Ibu Isti Ningsih, yang tampak penuh rasa syukur dan terharu atas kepedulian dari pihak BAZNAS.
"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur karena mendapatkan bantuan ini. Biaya pengobatan yang cukup besar menjadi beban bagi keluarga, namun dengan adanya bantuan ini, saya bisa melanjutkan perawatan tanpa harus khawatir terlalu banyak," ujar Ibu Isti Ningsih dengan suara bergetar.
Bantuan yang diserahkan tidak hanya berupa dana tunai, tetapi juga dilengkapi dengan paket sembako dan perlengkapan kesehatan sebagai bentuk dukungan. Selain itu, BAZNAS juga memberikan motivasi agar ibu Isti tetap sabar dan optimis dalam menjalani proses penyembuhan.
H. Zainal Arifin menyampaikan bahwa program layanan kesehatan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mewujudkan pelayanan sosial yang merata dan berkelanjutan. "Kita tidak hanya membantu secara finansial, tetapi juga ingin memberikan harapan dan kepercayaan diri bagi para penerima manfaat. Semoga bantuan ini bisa menjadi jalan pintas menuju kesembuhan dan kesejahteraan," ujarnya.
Perangkat Desa Lambangkuning turut mengapresiasi kegiatan ini, dan berharap program serupa dapat terus dilakukan secara rutin guna membantu warga lain yang membutuhkan. Mereka juga mengajak seluruh masyarakat untuk aktif berkontribusi melalui zakat, infak, dan sedekah demi mewujudkan masyarakat yang lebih peduli dan saling membantu.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara lembaga sosial, pemerintah desa, dan masyarakat dapat menciptakan dampak positif bagi kehidupan warga, terutama dalam hal akses terhadap layanan kesehatan yang layak.
#Desalambangkuning #Kec.Kertosono #APIK #BAZNASNGANJUK
BERITA09/09/2025 | Red/Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Bupati Nganjuk Raih Penghargaan BAZNAS Award 2025
Bupati Nganjuk, H. Marhaen Djumadi, berhasil meraih penghargaan bergengsi pada ajang *BAZNAS Award 2025* kategori Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Republik Indonesia Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, pada 26–29 Agustus 2025. Penganugerahan penghargaan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Nganjuk dalam mendukung penguatan gerakan zakat di daerah. Apresiasi ini juga mencerminkan sinergi yang terjalin antara BAZNAS Kabupaten Nganjuk dengan pemerintah daerah. Dukungan penuh dari Bupati Marhaen Djumadi dinilai telah menjadi kunci berkembangnya layanan zakat di wilayah Nganjuk.
Rakornas BAZNAS 2025 mengusung tema “Menguatkan BAZNAS Mendukung Astacita”. Tema tersebut menegaskan posisi BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat resmi negara dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Fokus utama kegiatan adalah penguatan peran zakat untuk pemberdayaan umat dan pengentasan kemiskinan. Rakornas juga menjadi wadah penyelarasan strategi pengelolaan zakat di seluruh Indonesia. Dalam forum ini, seluruh peserta berkomitmen menjadikan zakat sebagai instrumen penting pembangunan berkelanjutan. Kehadiran berbagai tokoh nasional mempertegas pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah. Dengan begitu, zakat diharapkan benar-benar mampu menghadirkan keberkahan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Acara pembukaan Rakornas turut dihadiri Ketua BAZNAS RI beserta jajaran pimpinan. Hadir pula Menteri Agama RI dan Menteri Pemberdayaan Perempuan. Selain itu, para Ketua dan pimpinan BAZNAS dari provinsi serta kabupaten/kota di seluruh Indonesia juga mengikuti kegiatan ini. Momentum tersebut menunjukkan besarnya dukungan pemerintah dan masyarakat terhadap gerakan zakat. Rakornas menjadi ruang silaturahmi, konsolidasi, dan koordinasi nasional bagi pengelola zakat. Semua elemen hadir dengan membawa semangat untuk memperkuat tata kelola zakat yang lebih transparan dan profesional. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah strategis dalam mewujudkan cita-cita besar Indonesia sejahtera.
Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I, menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama. Ia menyampaikan terima kasih kepada Bupati Marhaen Djumadi atas dukungan yang telah diberikan. Menurutnya, tanpa komitmen dari kepala daerah, BAZNAS Nganjuk tidak dapat berkembang pesat. Dukungan tersebut terlihat dari fasilitasi, kebijakan, hingga dorongan moral kepada seluruh pengurus. Zainal Arifin menilai penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan layanan zakat di Nganjuk. Komitmen ini sejalan dengan visi BAZNAS dalam menghadirkan manfaat bagi mustahik dan masyarakat luas. Dengan penghargaan tersebut, Nganjuk diharapkan menjadi teladan daerah lain.
Dalam forum Rakornas, pimpinan BAZNAS Kabupaten Nganjuk hadir secara langsung. Selain Ketua, hadir juga Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Mohammad Roissudin, M.Pd. Kehadiran mereka menjadi simbol komitmen memperkuat sinergi antara pusat dan daerah. Forum ini memberikan kesempatan untuk menyelaraskan program dan strategi pengumpulan serta penyaluran zakat. Para peserta berdiskusi tentang inovasi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan zakat. Kehadiran BAZNAS Nganjuk menunjukkan kesiapan daerah untuk berperan aktif dalam gerakan zakat nasional. Dengan begitu, Nganjuk semakin diperhitungkan dalam jejaring zakat Indonesia.
Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani, turut memberikan apresiasi terhadap peran BAZNAS. Dalam sambutannya, ia menyebut zakat sebagai bagian penting dalam membangun kekuatan rakyat. Menurut Muzani, kekuatan bangsa tidak hanya diukur dari militer dan kepolisian. Rakyat yang sehat, bekerja, terbebas dari hutang, dan sejahtera juga merupakan indikator utama. Ia menegaskan bahwa BAZNAS adalah bagian dari tanggung jawab negara dalam mewujudkan keadilan sosial. Kehadiran zakat diyakini mampu mengurangi kesenjangan ekonomi masyarakat. Dengan begitu, peran BAZNAS semakin relevan dengan tujuan pembangunan nasional.
Muzani menambahkan, Rakornas BAZNAS 2025 merupakan upaya memperkuat peran zakat dalam mendukung Astacita. Ia menjelaskan, menurut konstitusi, negara bertanggung jawab terhadap fakir miskin, anak terlantar, kesehatan rakyat, dan usaha kecil. BAZNAS hadir sebagai salah satu pelaksana amanah konstitusi tersebut. Melalui zakat, negara hadir dalam bentuk nyata di tengah masyarakat. Ia menilai peran BAZNAS semakin krusial dalam mendukung kesejahteraan bangsa. Rakornas ini sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi dengan berbagai pihak. Dengan demikian, zakat diharapkan menjadi instrumen penting menuju Indonesia merdeka dan sejahtera.
Penghargaan yang diterima Bupati Nganjuk diharapkan menjadi motivasi bagi daerah lain. Komitmen kepala daerah terhadap zakat akan mempercepat upaya pemberdayaan masyarakat. Dukungan pemerintah daerah mampu memperluas jangkauan layanan BAZNAS di berbagai lini. Masyarakat juga semakin teredukasi tentang pentingnya zakat sebagai kewajiban sekaligus solusi sosial. Penghargaan tersebut membuktikan bahwa kerja sama daerah dengan BAZNAS memberikan hasil nyata. Dengan sinergi ini, keberadaan zakat semakin dirasakan manfaatnya oleh mustahik. Hal ini juga menunjukkan bahwa zakat mampu menjadi penggerak pembangunan daerah.
Selain Bupati Nganjuk, penghargaan serupa juga diterima oleh Gubernur Jawa Timur dan Bupati Ngawi. Keduanya dinilai memiliki komitmen yang sama dalam mendukung gerakan zakat nasional. Dengan penghargaan itu, semakin banyak daerah yang terinspirasi memperkuat sinergi zakat. Pemerintah pusat menilai penghargaan ini sebagai wujud apresiasi dan motivasi bagi kepala daerah. Dukungan dari pemimpin daerah menjadi kunci keberhasilan pengelolaan zakat. BAZNAS berharap penghargaan ini dapat meningkatkan semangat kolaborasi antarwilayah. Dengan demikian, gerakan zakat semakin kuat dan memberi manfaat luas bagi kesejahteraan umat.
BERITA29/08/2025 | Red/Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Menguatkan BAZNAS, Mendukung Astacita: Pimpinan BAZNAS Nganjuk Hadir di Rakornas 2025
Jakarta – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Republik Indonesia Tahun 2025 yang berlangsung pada 26–29 Agustus 2025 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta.
Rakornas kali ini mengangkat tema “Menguatkan BAZNAS Mendukung Astacita”, dengan fokus memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat resmi negara dalam mendukung agenda pembangunan nasional, pemberdayaan umat, dan pengentasan kemiskinan.
Dari BAZNAS Kabupaten Nganjuk, hadir Ketua BAZNAS, Bapak Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I, dan Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Bapak Mohammad Roissudin, M.Pd. Kehadiran pimpinan BAZNAS Kabupaten Nganjuk menjadi wujud komitmen dalam memperkuat koordinasi dan sinergi program zakat antara pusat dan daerah.
Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H, Zainal Arifin, M.Pd.I, menegaskan pentingnya Rakornas sebagai wadah penyelarasan strategi pengelolaan zakat di seluruh Indonesia.
“Rakornas ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan visi dan program BAZNAS, sehingga zakat benar-benar mampu menghadirkan keberkahan dan solusi bagi masyarakat, khususnya mustahik,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, H. Ahmad Muzani, turut memberikan apresiasi kepada BAZNAS yang dinilai telah membantu negara dalam melindungi fakir miskin dan masyarakat yang membutuhkan kehadiran negara.
“Negara ini akan kuat, bukan hanya tentaranya yang kuat, bukan hanya polisinya yang kuat, tapi juga rakyatnya harus sehat, punya pekerjaan, terbebas dari hutang, dan hidup sejahtera. BAZNAS bagian dari tanggung jawab itu,” tegas Muzani.
Ia menambahkan bahwa Rakornas BAZNAS 2025 merupakan upaya menguatkan peran BAZNAS dalam mendukung Astacita menuju Indonesia merdeka dan sejahtera.
“Menurut UUD, yang bertanggung jawab mengurus fakir miskin, anak terlantar, kesehatan rakyat, dan usaha kecil adalah negara. BAZNAS hadir sebagai bagian dari pelaksana amanah itu,” jelasnya.
Dengan adanya Rakornas ini, diharapkan peran BAZNAS, baik di tingkat pusat maupun daerah, semakin kokoh dalam mendukung pembangunan nasional yang berkeadilan dan berkelanjutan.
BERITA28/08/2025 | Red/Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
PROGRAM NGANJUK MAKMUR BAZNAS KABUPATEN NGANJUK, PENTASYARUFAN BANTUAN MODAL BAGI UMKM
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dengan menyalurkan bantuan modal usaha kepada 80 pedagang kecil di Pasar Wage Nganjuk. Penyerahan bantuan ini digelardi Aula BAZNAS Kabupaten Nganjuk. (Rabu, 27/08/2025).Modal Uang tunai diserahkan langsung kepada Masing-masing pedagang sebesar Rp 1 juta.Dengan suntikan modal ini diharapkan dapat menjadi dorongan untuk meningkatkan usaha mereka.Sebelumnya, pada Selasa, 10 Desember 2024, BAZNAS Kabupaten Nganjuk telah menyerahkan bantuan secara simbolis dalam acara Rapat Kerja. Penyerahan tersebut menandai dimulainya proses distribusi bantuan modal usaha kepada pedagang-pedagang kecil yang terdaftar. BAZNAS berharap, dengan adanya bantuan tersebut, para pelaku UMKM di Pasar Wage dapat memperbaiki dan mengembangkan usaha mereka, serta meningkatkan kualitas layanan kepada pembeli.Ketua BAZNAS Kab. Nganjuk yang diwakili oleh Waka II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dra. Hj. Suraya Kusnaniyati, M.H.I dalam kesempatan tersebut menekankan agar bantuan ini digunakan dengan bijak. “Bantuan ini harus benar-benar digunakan untuk modal usaha, tidak untuk kepentingan lain, apalagi untuk membayar hutang,” ungkapnya. Pesan ini menjadi penting mengingat banyaknya pengusaha kecil yang masih terkendala dalam pengelolaan modal yang baik dan benar.Para penerima bantuan menyambut baik inisiatif dari BAZNAS tersebut. Salah satu pedagang, Siti Rahmawati, mengungkapkan bahwa bantuan ini sangat membantu usaha dagangnya. "Saya akan menggunakan modal ini untuk membeli barang dagangan baru yang lebih variatif, supaya pelanggan semakin tertarik," ujarnya. Harapannya, dengan tambahan modal ini, usaha yang dijalankannya bisa berkembang dan memberikan penghasilan yang lebih stabil.Selain meningkatkan usaha pedagang, penyaluran bantuan modal ini diharapkan dapat memperkuat perekonomian di Kabupaten Nganjuk secara keseluruhan. Dengan meningkatnya daya beli masyarakat dan kualitas layanan yang lebih baik, diharapkan terjadi perputaran ekonomi yang lebih cepat di tingkat pasar tradisional. Ini juga dapat berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.Baznas Kabupaten Nganjuk menargetkan untuk terus memberikan dukungan kepada pelaku UMKM, terutama di sektor perdagangan. Dengan bantuan yang disalurkan, diharapkan akan muncul lebih banyak peluang usaha baru dan kemajuan bagi pedagang kecil yang ada di wilayah Kabupaten Nganjuk. Ke depan, BAZNAS juga berencana untuk menambah jumlah penerima bantuan untuk menjangkau lebih banyak pelaku usaha yang membutuhkan dukungan serupa.
BERITA28/08/2025 | Red/Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
BAZNAS Serahkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan Marbot Masjid tahab III
Nganjuk – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan tahab 3 kepada para pegiat (Marbot ) masjid dan musholla se-Kabupaten Nganjuk.
Acara berlangsung di aula BAZNAS Kabupaten Nganjuk dengan dihadiri puluhan penerima manfaat.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Kasi Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Yudistira, S.Sos., Wakil Ketua I Muhammad Roissudin, M.Pd., serta Wakil Ketua II Hj. Sorraya Khusnaniati. Para peserta menerima secara simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan yang dibiayai penuh oleh BAZNAS.
Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Zainal, menyampaikan apresiasi kepada para Marbot yang pejuang pemakmur masjid yang selama ini istiqomah dalam niat dan keikhlasan mereka. “Semoga para pejuang pemakmur masjid istiqomah niat ikhlas merawat dan memakmurkan masjid,” ujarnya.
Wakil Ketua II BAZNAS Nganjuk, Hj. Soraya, menyampaikan bahwa pada kesempatan ini sebanyak 50 marbot masjid menerima kartu BPJS Ketenagakerjaan. “Secara keseluruhan, jumlah marbot masjid yang sudah mendapatkan kartu ini telah mencapai 500 orang, dan beberapa di antaranya sudah ada yang mengklaim karena meninggal dunia,” ungkapnya.
Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan, Yudistira, menjelaskan bahwa premi asuransi peserta dibayarkan penuh oleh BAZNAS melalui dua skema, yakni skema kecelakaan kerja dan kematian. “Jika meninggal, kami membayar asuransi sekali sebesar Rp42 juta, dan ahli waris mendapatkan biaya pendidikan hingga sarjana,” jelasnya.
Wakil Ketua I BAZNAS Nganjuk, Muhammad Roissudin, M.Pd., mengajak masyarakat khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk membayarkan zakatnya melalui BAZNAS. “UU Nomor 23 Tahun 2011 menegaskan bahwa zakat bagi ASN, PNS, atau PPPK dibayarkan melalui lembaga resmi pemerintah,” tegasnya.
Program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi pegiat masjid ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kepastian perlindungan bagi mereka yang setiap hari mengabdikan diri di rumah ibadah. Selain itu, BAZNAS Nganjuk berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Kabupaten Nganjuk, sekaligus sebagai wujud kolaborasi antara BAZNAS dan BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan layanan sosial berbasis perlindungan tenaga kerja bagi para pengelola masjid dan musholla.
BERITA14/08/2025 | Red/Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Acara peduli Disabilitas di gelar di kantor BAZNAS Nganjuk, dihadiri Tri Wahju Kuntjoro, S.Sos, M.M Asisten Pemerintahan dan Kesra dan jajaran Pimpinan BAZNAS
Nganjuk, 7 Agustus 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kelompok disabilitas dengan menggelar kegiatan "BAZNAS Nganjuk Berbagi Bersama Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni)", Rabu (7/8). Kegiatan yang digelar di Kantor BAZNAS Nganjuk ini dihadiri oleh 64 anggota Pertuni dari berbagai kecamatan di Kabupaten Nganjuk.
Turut hadir dalam acara tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Nganjuk, Tri Wahju Kuntjoro, S.Sos., M.M. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas peran nyata BAZNAS dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam bidang kesejahteraan sosial. “Saya mengucapkan terima kasih atas kontribusi nyata BAZNAS terhadap program Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Kegiatan hari ini merupakan wujud kepedulian terhadap kelompok disabilitas, khususnya tuna netra,” ujar mantan Kepala Dinas Perhubungan tersebut.
Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, H. Zainal Arifin, M.Pd.I., dalam sambutannya menegaskan bahwa BAZNAS akan terus memperluas manfaat kepada seluruh elemen masyarakat. “BAZNAS berharap bisa terus menjadi lembaga yang hadir untuk semua lapisan masyarakat. Mari bersama-sama kita galakkan membayar zakat melalui BAZNAS, karena salah satu fungsinya adalah meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Dalam kegiatan ini, seluruh anggota Pertuni yang hadir mendapatkan paket bantuan yang terdiri atas sembako, uang santunan, dan bingkisan kebutuhan harian. Kegiatan ini merupakan bagian dari program BAZNAS Peduli, yang bertujuan menjangkau kelompok rentan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya zakat sebagai instrumen sosial ekonomi.
Para anggota Pertuni menyambut kegiatan ini dengan antusias dan penuh haru. Salah satu anggota, Bapak Sunaryo, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS karena telah memperhatikan kelompok tuna netra yang selama ini jarang tersentuh bantuan serupa. “Kami sangat bersyukur atas perhatian ini. Semoga BAZNAS terus istiqomah membantu kaum disabilitas,” ujarnya.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi sarana silaturahmi antara Pemerintah Kabupaten Nganjuk, BAZNAS, dan komunitas penyandang disabilitas. BAZNAS berharap ke depan dapat terus meningkatkan sinergi dengan berbagai pihak untuk memperluas cakupan penerima manfaat dan membangun masyarakat yang lebih inklusif.
Dengan kegiatan ini, BAZNAS Nganjuk kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga zakat yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) melalui penguatan peran zakat di sektor kesejahteraan sosial.
BERITA07/08/2025 | Red/Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Pemanfaatan Pekarangan Lestari (P2L) Hidroponik “Pengembangan ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)
Nganjuk, 20 Mei 2025 – BAZNAS Kabupaten Nganjuk berkomitmen terus mendukung pengembangan ekonomi bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). BAZNAS juga bekerjasama dengan sejumlah OPD atau Perangkat daerah dalam rangka memastikan bantuan kepada pelaku UMKM tepat sasaran.BAZNAS senantiasa terus mendukung program-program Pemerintah seperti pemberdayaan ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), beberapa program BAZNAS dalam pengembangan ekonomi antara lain pemberian modal usaha dan alat usaha serta Pemanfaatan Pekarangan Lestari (P2L) Hidroponik“Pengembangan ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu program BAZNAS Kab.Nganjuk “ kata Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I Ketua BAZNAS Kab.Nganjuk , Selasa (20/05/2025).Untuk mensukseskan program Nganjuk Makmur tersebut, Baznas menggandeng organisasi yang konsen dalam bidang pengembangan ekonomi, salah satunya yang mempunyai beberapa binaan UMKM bantuan modal usaha diserahkan Baznas pada kegiatan Sosialisasi UMKM dan P2l dengan tema “Penyerahan Bantuan Hidroponik dan Modal Usaha UMKM kurang Mampu" BAZNAS Kab.Nganjukprogram pemberdayaan ekonomi bagi UMKM, ini sangat bagus sehingga Baznas mendorong program tersebut dengan memberikan bantuan modal usaha.Isna Sofiani, Plt Dinas Pertanian mengatakan pihaknya siap bermitra dengan Baznas dalam program pengembangan Pemanfaatan Perkarangan Lestari (P2L) Hidroponik dan ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), sehingga diharapkan para ibu-ibu pelaku UMKM bisa lebih semangat untuk berwira usaha agar bisa menjadi perempuan mandiri dan tangguh secara ekonomi.“terimasih atas supportnya dari BAZNAS Kab. Nganjuk semoga kerjasama ini terus berlanjut dan bisa menjadi penyemangat dalam Pemanfaatan Pekarangan Lestari (P2L) Hidroponik dan UMKM” kata Isna Sofiani.BAZNAS Kabupaten Nganjuk memiliki 5 program unggulan yaitu Nganjuk Cerdas (Bantuan pendidikan, Nganjuk Taqwa (Bantuan sarana keagamaan), Nganjuk Makmur (Bantuan Modal dan alat usaha), Nganjuk sehat (bantuan kesehatan atau non medis bagi mustahik), dan Nganjuk peduli (bantuan bagi korban bencana).
BERITA06/08/2025 | Red/Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Rapat Koordinasi Pelaksaan Program Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting dalam Rangka Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk menyatakan komitmen kuatnya dalam mendukung upaya penanganan stunting di Kabupaten Nganjuk melalui partisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi Pelaksaan Program Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting dalam Rangka Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting yang melibatkan seluruh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB).
Forum strategis yang diselenggarakan menjadi wadah konsolidasi lintas sektor dalam menyinergikan program-program percepatan penurunan stunting. BAZNAS Kabupaten Nganjuk hadir sebagai mitra strategis dengan pendekatan berbasis zakat dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam pemaparannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I, menegaskan pentingnya kolaborasi antara lembaga zakat dan sektor kesehatan dalam mengintervensi masalah stunting dari hulu hingga hilir.
“Stunting bukan hanya persoalan gizi, tetapi juga kemiskinan struktural. Zakat bisa hadir sebagai solusi langsung dengan mendukung pemenuhan gizi anak, pemberdayaan ibu hamil dan menyusui, serta edukasi keluarga. Inilah bentuk zakat yang produktif dan berdampak,” ujarnya.
BAZNAS Kabupaten Nganjuk telah menjalankan sejumlah program yang mendukung pencegahan stunting, seperti:
Pemberian bantuan paket gizi untuk ibu hamil, balita, dan keluarga kurang mampu
Program sanitasi dan air bersih
Edukasi kesehatan keluarga
Pendampingan keluarga rentan di wilayah kantong kemiskinan
Program rumah layak huni BAZNAS Kabupaten Nganjuk
Dalam Sambutan nya Bapak Bupati, Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md., S.E., S.H., M.H., M.B.A., menyambut baik inisiatif BAZNAS Kabupaten Nganjuk dan mendorong agar sinergi ini diperluas ke seluruh wilayah Kabupaten Nganjuk.
“Kolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Nganjuk memberikan nilai tambah dalam penanganan stunting. Tidak hanya dari sisi bantuan langsung, tapi juga dari pendekatan kultural dan sosial berbasis komunitas,” terangnya.
Rapat Koordinasi Pelaksaan Program Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting dalam Rangka Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting ini menghasilkan beberapa poin penting untuk ditindaklanjuti bersama, termasuk pemetaan wilayah prioritas stunting, integrasi program bantuan gizi berbasis zakat, dan penguatan komunikasi publik dalam kampanye pencegahan stunting.
Dengan semangat Zakat untuk Kesehatan dan Kesejahteraan, BAZNAS Kabupaten Nganjuk akan terus berperan aktif dalam membangun generasi Nganjuk yang sehat, kuat, dan bebas stunting.
BERITA01/08/2025 | Red/Humas BAZNAS Kab. Nganjuk

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
