WhatsApp Icon
BAZNAS Nganjuk Survei Calon Penerima Bantuan di Kelurahan Kedondong Kecamatan Bagor

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk kembali menunjukkan komitmennya dalam menyalurkan zakat secara tepat sasaran melalui kegiatan survei lapangan calon penerima bantuan. Kali ini, tim BAZNAS Nganjuk menyambangi Kelurahan Kedondong dan Desa Patranrejo di Kecamatan Bagor untuk melakukan verifikasi kondisi calon mustahik.

Survei tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pelaksana BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Ahmad Dain Arif, S.Pd.I., yang didampingi oleh mahasiswa Program Pengembangan Zakat (PPZ) dari Universitas Syekh Wasil Kediri. Tim mengunjungi dua rumah warga yang diajukan sebagai calon penerima bantuan, yaitu rumah Ibu Tutik Andayani di Kelurahan Kedondong dan rumah Bapak Suwaji di Desa Patranrejo.

Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan pendataan mendalam terkait kondisi sosial ekonomi, kelayakan hunian, serta kebutuhan mendesak keluarga. Ahmad Dain Arif menegaskan bahwa survei lapangan merupakan langkah penting dalam memastikan bahwa bantuan zakat benar-benar disalurkan kepada mereka yang berhak dan paling membutuhkan.

“Kami tidak hanya mengandalkan usulan dari masyarakat atau aparat desa, tetapi juga turun langsung untuk melihat kondisi riil di lapangan. Ini bagian dari prinsip amanah dan transparansi dalam pengelolaan zakat,” ujar Ahmad Dain Arif.

Mahasiswa PPZ dari Universitas Syekh Wasil Kediri turut aktif dalam proses pendataan dan observasi, sebagai bentuk implementasi pembelajaran sekaligus kontribusi nyata dalam pemberdayaan umat melalui lembaga zakat.

Kegiatan ini mencerminkan sinergi antara lembaga zakat, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam upaya mewujudkan kesejahteraan sosial di Kabupaten Nganjuk. BAZNAS Nganjuk berkomitmen untuk terus menjalankan program-program yang responsif terhadap kebutuhan mustahik, baik dalam bentuk bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), jamban sehat, alat bantu kesehatan, maupun program pemberdayaan lainnya.

04/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Menggapai Ridha-Nya, Istiqomah Doa Bersama  BAZNAS Kabupaten Nganjuk Setiap hari Senin

Setiap hari Senin pagi, suasana kantor BAZNAS Kabupaten Nganjuk dipenuhi khidmat dan kekhusyukan dalam kegiatan rutin bertajuk “Menggapai Ridha-Nya: Istiqomah Doa Bersama”. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I., yang senantiasa menekankan pentingnya memulai pekan dengan doa, muhasabah, dan kebersamaan dalam ikhtiar menggapai ridha Ilahi. Doa bersama ini diikuti secara istiqomah oleh seluruh amil dan amilat BAZNAS Kabupaten Nganjuk, serta para mahasiswa Program Pengembangan Zakat (PPZ) dari Universitas Syekh Wasil Kediri. Dalam setiap pertemuan, suasana spiritual sangat terasa menjadi momentum untuk memperkuat niat, membersihkan hati, dan menyelaraskan langkah dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf demi kemaslahatan umat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga wahana penguatan nilai-nilai akhlak, integritas, dan semangat pelayanan publik yang berlandaskan iman dan takwa. Dengan istiqomahnya doa bersama ini, BAZNAS Kabupaten Nganjuk berkomitmen untuk terus menjadi lembaga amil zakat yang profesional, transparan, dan berkah senantiasa berjalan di jalan Allah SWT menuju ridha-Nya.

02/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Survei Calon Penerima Bantuan Rumah Layak Huni Baznas Kabupaten Nganjuk

Nganjuk – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu melalui program Bantuan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Pada kesempatan kali ini, tim BAZNAS Kabupaten Nganjuk melakukan survei lapangan di rumah Ibu Katijah dan Ibu Paikem di Desa Patranrejo, Kecamatan Berbek. Survei tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pelaksana BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Ahmad Dain Arif, S.Pd.I., yang didampingi oleh mahasiswa Program Pengembangan Zakat (PPZ) dari Universitas Syekh Wasil Kediri. Kunjungan ini bertujuan untuk memverifikasi kondisi riil kedua rumah calon penerima bantuan, sekaligus menyerap informasi terkait kebutuhan dasar hunian yang layak bagi keluarga tersebut. Dalam kunjungannya, Ahmad Dain Arif menyampaikan bahwa survei ini merupakan bagian penting dari proses seleksi yang transparan dan akuntabel, guna memastikan bahwa bantuan RTLH tepat sasaran kepada warga prasejahtera yang benar-benar membutuhkan. “Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah zakat yang terkumpul digunakan secara optimal untuk memberikan manfaat nyata bagi mustahik,” ujarnya. Kehadiran mahasiswa PPZ dari Universitas Syekh Wasil Kediri juga menjadi bagian dari sinergi antara lembaga zakat dan perguruan tinggi dalam upaya penguatan kapasitas pengelolaan zakat serta pemberdayaan masyarakat berbasis riset dan pengabdian. BAZNAS Kabupaten Nganjuk berharap melalui program RTLH ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat prasejahtera, sekaligus mewujudkan visi pembangunan sosial yang inklusif dan berkeadilan di wilayah Kabupaten Nganjuk.

02/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Ketua BAZNAS Bersama Bupati Kabupaten Nganjuk Salurkan Bantuan Sosial RTLH Di Kecamatan Ngronggot

Komitmen pemerintah daerah dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk dalam mewujudkan hunian layak bagi warga kurang mampu kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kali ini, bantuan disalurkan kepada Ibu Sumiati di Dusun Dingin, Desa Ngronggot, Kecamatan Ngronggot.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan langsung oleh Bupati Nganjuk, Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md., S.E., S.H., M.M., M.B.A., bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I., pada Kamis (30/1/2026). Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dra. Hj. Suraya Khusnaniyati,M.Hi. Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PRKPP) Mashudi Nurul Huda, S.STP., M.M. Camat Ngronggot, Mohamad Makrup, S.Sos., serta Kepala Desa Ngronggot, M. Kholid Z Arifin.

Bantuan sebesar Rp20 juta yang seluruhnya bersumber dari dana zakat yang dihimpun BAZNAS Kabupaten Nganjuk, dialokasikan untuk perbaikan rumah Ibu Sumiati agar menjadi layak huni. Rumah yang sebelumnya mengalami kerusakan pada struktur atap, dinding, dan lantai.

Bupati Marhaen Djumadi menyampaikan apresiasi tinggi kepada BAZNAS Kabupaten Nganjuk atas sinergi yang terjalin dalam membantu masyarakat prasejahtera. “Program RTLH ini adalah wujud nyata gotong royong antara pemerintah dan lembaga zakat dalam menanggulangi kemiskinan ekstrem dan mempercepat pembangunan sosial di tingkat desa.

Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari misi BAZNAS dalam mendayagunakan zakat untuk pemberdayaan umat. Alhamdulillah, hari ini kita bisa menyaksikan bagaimana zakat yang diamanahkan oleh para muzaki dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh mustahik. Ini bukan sekadar bantuan fisik, tapi juga bentuk kehadiran negara dan kepedulian sesama.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program kolaboratif antara Pemerintah Kabupaten Nganjuk dan BAZNAS dalam mendukung percepatan pencapaian khususnya di bidang perumahan layak dan pengentasan kemiskinan. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian.

30/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Ketua BAZNAS Bersama Bupati Kabupaten Nganjuk Salurkan Bantuan Sosial RTLH Di Kecamatan Tanjunganom

Komitmen Pemerintah Kabupaten Nganjuk bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk dalam membantu masyarakat kurang mampu terus berlanjut melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kali ini, bantuan disalurkan kepada salah satu warga prasejahtera di Dusun Sumberwaru Desa Banjaranyar, Kecamatan Tanjunganom.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Bupati Nganjuk, Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md., S.E., S.H., M.M., M.B.A., bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I., pada Kamis (30/1/2026). Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Suraya Khusnaniyati; Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PRKPP) Kabupaten Nganjuk, Mashudi Nurul Huda, S.STP., M.M. Camat Tanjunganom, Johansyah Setiawan, S.E. serta perangkat Desa Banjaranyar.

Bantuan sebesar Rp10 juta seluruhnya bersumber dari zakat yang dihimpun BAZNAS Kabupaten Nganjuk. Dana tersebut digunakan untuk memperbaiki struktur bangunan yang rusak, termasuk atap bocor, dinding retak, sehingga penghuni dapat tinggal dalam kondisi yang lebih aman, sehat, dan nyaman.

Bupati Marhaen Djumadi menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga zakat dalam menangani persoalan kemiskinan dan perumahan. “Program RTLH ini adalah bentuk konkret kehadiran negara di tengah masyarakat. Kami mengapresiasi BAZNAS yang terus aktif menyalurkan zakat untuk kemaslahatan umat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud amanah para muzaki yang disalurkan kepada mustahik yang benar-benar membutuhkan. “Zakat bukan hanya ibadah, tapi juga instrumen sosial ekonomi yang mampu menggerakkan keadilan dan kesejahteraan. Alhamdulillah, hari ini kita bisa menyaksikan manfaat nyata dari zakat yang dihimpun.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sinergis antara Pemerintah Kabupaten Nganjuk dan BAZNAS Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, diharapkan semakin banyak rumah tidak layak huni di Kabupaten Nganjuk yang dapat diperbaiki.

 

30/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Nganjuk

Berita Terbaru

Penyerahan Bantuan Modal Usaha UMKM bagi 27 pelaku usaha mikro oleh BAZNAS Kabupaten Nganjuk
Penyerahan Bantuan Modal Usaha UMKM bagi 27 pelaku usaha mikro oleh BAZNAS Kabupaten Nganjuk
Pada hari Kamis, 17 Juli 2025 Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Nganjuk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan menyelenggarakan kegiatan Penyerahan Bantuan Modal Usaha UMKM Bergulir 2025. Acara ini berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh penerima manfaat.Sebanyak 27 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terpilih menjadi penerima bantuan dalam program ini. Bantuan modal usaha ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi mereka untuk meningkatkan produktivitas usaha, memperluas jangkauan pasar, serta mendorong kemandirian ekonomi keluarga.Program ini merupakan salah satu bentuk nyata upaya optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Dengan adanya bantuan ini, penerima bantuan dapat memanfaatkan modal usaha ini dengan sebaik-baiknya dan turut memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.Semoga program ini menjadi langkah awal yang penuh berkah dalam membangun ekonomi umat yang lebih kuat dan berdaya saing di Kabupaten Nganjuk.
BERITA18/07/2025 | Red/Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
BAZNAS Provinsi Jawa Timur Salurkan Beasiswa SKSS Melalui BAZNAS Kabupaten Nganjuk untuk 7 Mahasiswa
BAZNAS Provinsi Jawa Timur Salurkan Beasiswa SKSS Melalui BAZNAS Kabupaten Nganjuk untuk 7 Mahasiswa
Nganjuk – Pada Selasa, 16 Juli 2025, BAZNAS Provinsi melalui BAZNAS Kabupaten Nganjuk menggelar acara penyaluran bantuan beasiswa SKSS (Satu Keluarga Satu Sarjana). Acara ini berlangsung di Aula lantai 2 BAZNAS Kabupaten Nganjuk dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk para penerima beasiswa, dosen, dan pengurus BAZNAS. Sebanyak 7 mahasiswa menerima beasiswa tersebut, terdiri dari 2 mahasiswa dari STKIP PGRI Nganjuk dan 4 mahasiswa dari UPDN Nganjuk dan 1 mahasiswa dari STAIM Ngelawak Kertosono. Program ini merupakan salah satu upaya BAZNAS untuk mendukung pendidikan tinggi dan meringankan beban biaya kuliah bagi mahasiswa yang berprestasi namun kurang mampu secara ekonomi. Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I, dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi kepada BAZNAS Provinsi atas dukungan dan bantuan yang telah diberikan. Ia juga memberikan motivasi kepada para mahasiswa penerima beasiswa. "Beasiswa ini adalah bentuk nyata dari komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Manfaatkanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Rajinlah belajar dan disiplin dalam menuntut ilmu. Kesuksesan kalian adalah kebanggaan bagi kami semua," ujar Drs. H. Zainal Arifin. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dra. Hj. Suraya Kusnaniyati, M.H.I, turut menyampaikan pengenalan tentang BAZNAS kepada para hadirin. Ia menjelaskan bahwa BAZNAS memiliki berbagai program yang dirancang untuk membantu masyarakat, termasuk program pendidikan, kesehatan, dan pengembangan ekonomi. "BAZNAS bukan hanya lembaga yang fokus pada zakat, namun juga berperan dalam berbagai inisiatif sosial. Beasiswa SKSS ini adalah salah satu contohnya, yang bertujuan untuk mengurangi kesenjangan dalam akses pendidikan," kata Dra. Hj. Suraya Kusnaniyati, M.H.I. Salah satu mahasiswa penerima beasiswa dari UPDN Diponegoro Nganjuk, Habib Kholid, juga menyampaikan rasa terima kasihnya. "Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Provinsi Jawa Timur atas bantuan ini. Bantuan ini sangat membantu kami dalam meringankan biaya kuliah dan memungkinkan kami untuk fokus pada studi kami tanpa beban finansial yang berat," ujar Kholid. Acara penyaluran beasiswa SKSS ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus berprestasi dan memanfaatkan peluang yang diberikan dengan sebaik-baiknya. Dengan adanya dukungan ini, diharapkan akan lebih banyak mahasiswa yang dapat menyelesaikan pendidikan mereka dan berkontribusi positif bagi masyarakat di masa depan.
BERITA17/07/2025 | Red/Humas
BAZNAS Kabupaten Nganjuk Serahkan Bantuan RTLH di Desa Katerban, Kecamatan Baron
BAZNAS Kabupaten Nganjuk Serahkan Bantuan RTLH di Desa Katerban, Kecamatan Baron
Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I, menyerahkan langsung bantuan program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada warga penerima manfaat di Desa Katerban, Kecamatan Baron, pada 08 Juli 2025. Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan hunian yang layak, sehat, dan aman. Semoga bantuan ini dapat membawa keberkahan dan meningkatkan kualitas hidup para mustahik.
BERITA08/07/2025 | Red/Humas
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1446 H
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1446 H
Baznas Kabupaten Nganjuk mengucapkan Marhaban Ya Ramadhan. Semoga di bulan yang penuh berkah ini, kita diberikan kekuatan untuk menjalankan ibadah dengan ikhlas, mendapatkan ampunan, serta keberkahan dalam setiap langkah. Selamat menunaikan ibadah puasa 1 Ramadhan 1446 H / 1 Maret 2025 Mari jadikan Ramadhan sebagai momentum meningkatkan keimanan, kepedulian, dan berbagi kepada sesama.
BERITA01/03/2025 | Red/Humas
KEGIATAN SEKRETARIAT AMIL & AMILAT BAZNAS NGANJUK
KEGIATAN SEKRETARIAT AMIL & AMILAT BAZNAS NGANJUK
Optimalisasi Administrasi & Layanan Zakat Sekretariat BAZNAS Kabupaten Nganjuk terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas layanan dan administrasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Dalam rangka menjaga transparansi dan akuntabilitas, tim amil dan amilat BAZNAS Kabupaten Nganjuk aktif melakukan: Pengelolaan Administrasi dan Persiapan Layanan Penyusunan dan pengarsipan dokumen kelembagaan Koordinasi internal untuk optimalisasi pelayanan kepada mustahik Pemantauan serta evaluasi efektivitas program zakat Rekapitulasi dan Penyusunan Laporan Pendistribusian ZIS Rekap data penerima manfaat zakat secara berkala Validasi dan verifikasi laporan distribusi dana zakat ke berbagai program sosial dan pemberdayaan Penyusunan laporan transparansi keuangan untuk publik dan pemangku kepentingan Dengan pengelolaan yang profesional dan sistematis, kami memastikan bahwa dana zakat yang diamanahkan dapat tersalurkan dengan tepat sasaran, memberikan manfaat luas bagi masyarakat yang membutuhkan. Terus dukung BAZNAS Kabupaten Nganjuk dalam mengelola zakat yang lebih Amanah, Profesional, Integritas dan aKuntabel (APIK)!
BERITA19/02/2025 | Red/Humas
Baznas Nganjuk Gelar Kegiatan Rutinan Doa & Tahlil Bersama
Baznas Nganjuk Gelar Kegiatan Rutinan Doa & Tahlil Bersama
Nganjuk, 17 Februari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Nganjuk kembali menggelar kegiatan Doa & Tahlil Bersama sebagai bagian dari agenda rutin dalam memperkuat spiritualitas dan kebersamaan. Acara yang berlangsung pada Senin (17/02) ini dipimpin langsung oleh Ketua Baznas Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I. Dalam kesempatan tersebut, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I mengawali acara dengan menyampaikan sebuah kisah yang menggugah tentang keberanian dalam menghadapi aturan dan tantangan kehidupan. Namun, menurutnya, ada satu hal yang benar-benar harus ditakuti, yakni ketidakjujuran. Ia menegaskan bahwa ketidakjujuran bukan hanya berdampak pada diri sendiri, tetapi juga dapat menjadi contoh buruk yang akan diwarisi oleh anak cucu. "Kita boleh berani menghadapi aturan, tantangan, dan segala hal dalam hidup. Tapi satu hal yang harus kita takutkan adalah ketika kita tidak jujur. Sebab, jika kita tidak jujur, anak cucu kita akan meniru, dan itu akan menjadi warisan yang buruk bagi mereka," ungkapnya. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus dan staf Baznas Kabupaten Nganjuk yang turut serta dalam doa bersama. Melalui acara ini, Baznas berharap dapat terus menanamkan nilai-nilai kejujuran dan integritas dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam menjalankan amanah sebagai lembaga zakat maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Baznas Kabupaten Nganjuk berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat, baik dalam bidang sosial, ekonomi, maupun keagamaan. Kegiatan Doa & Tahlil Bersama ini menjadi salah satu wujud nyata dalam membangun kebersamaan dan meningkatkan kesadaran spiritual di tengah masyarakat. Tentang Baznas Kabupaten NganjukBaznas Kabupaten Nganjuk merupakan lembaga resmi yang berwenang mengelola zakat, infak, dan sedekah di wilayah Kabupaten Nganjuk. Dengan berbagai program sosial dan keagamaan, Baznas terus berupaya membantu masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat nilai-nilai keislaman.
BERITA17/02/2025 | Red/Humas
BAZNAS se-Jawa Timur Serentak Memperkuat Syiar dan Peran Media
BAZNAS se-Jawa Timur Serentak Memperkuat Syiar dan Peran Media
Surabaya 12/2/2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menggelar Pelatihan Kehumasan dan Jurnalisme Zakat bagi perwakilan BAZNAS kabupaten/kota se-Jawa Timur. Acara ini berlangsung di Ruang Pertemuan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, yang terletak di belakang Gedung Islamic Center, Jl. Raya Dukuh Kupang No. 122-124, Surabaya. Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat peran humas dalam menyebarluaskan informasi terkait zakat dan meningkatkan kualitas jurnalistik di lingkungan BAZNAS. Sebelum acara dimulai, BAZNAS Jawa Timur juga menyantuni anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa zakat tidak hanya tentang pengelolaan dana, tetapi juga tentang membangun kebahagiaan dan kesejahteraan masyarakat. Kemudian Ketua BAZNAS Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., dalam sambutannya menekankan pentingnya peran komunikasi dalam menyampaikan nilai-nilai zakat kepada masyarakat. “Terima kasih muzaki, terima kasih mustahik, wong cilik iso ngguyu,” ujarnya, mengingatkan bahwa kebahagiaan masyarakat kecil adalah tujuan utama pengelolaan zakat. Ia juga mengutip ayat ke-11 dari Surat Ad-Dhuha, yang berarti “Dan terhadap nikmat Tuhanmu, maka hendaklah kamu siarkan.” Hal ini menegaskan bahwa menyebarluaskan kebaikan adalah bagian dari syiar Islam. Dukungan terhadap acara ini juga disampaikan oleh Funding & Transaction Manager BRI Kaliasin, Lufy Nurlaili, SE. Dalam sambutannya, ia mengucapkan terima kasih atas kesempatan untuk berkontribusi dalam pelatihan ini. BRI, yang telah dipercaya oleh masyarakat selama 129 tahun, juga berkomitmen dalam mendukung program sosial melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS lewat Yayasan Baitul Maal (YBM) BRI. “Kami akan menyediakan kupon program buka puasa dan santunan bagi penyandang disabilitas sebagai bentuk kepedulian kami,” ungkapnya. Apresiasi terhadap kegiatan ini juga disampaikan oleh Kabag Bina Mental Spiritual Biro Kesra Pemprov Jatim, Dra. H. Siti Munawaroh, M.A. Ia menyampaikan bahwa pelatihan ini memiliki dampak besar dalam menggerakkan hati para muzakki untuk membantu masyarakat yang kurang mampu. Beliau juga berkesempatan untuk secara resmi membuka acara, menandai dimulainya rangkaian pelatihan yang diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur. Setelah pembukaan resmi, Wakil Ketua 1 BAZNAS Jatim, Drs. KH. Masnuh, M.A., menyampaikan materi mengenai kehumasan dan sejarah perjuangan Gus Dur dalam membangun narasi syiar Islam. Sementara itu, Wakil Ketua 2, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., menekankan bahwa peran BAZNAS dalam dunia jurnalistik semakin kuat berkat pemanfaatan teknologi informasi. “BAZNAS dikenal dari IT yang ada, jurnalismenya yang aktif, dan kini menggema di seluruh nusantara,” jelasnya. Ia juga menegaskan bahwa BAZNAS memiliki peran berbeda dengan Basarnas, meskipun sering disalahpahami oleh masyarakat awam. Wakil Ketua 3, Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., menyoroti pentingnya humas dan jurnalistik dalam menyebarluaskan berita yang sesuai dengan prinsip jurnalistik. “Dengan konsep humas yang baik, jurnalistik akan mengaktualisasi berita dan menyebarkannya ke berbagai portal informasi,” katanya. Ia juga mengungkapkan bahwa dampak positif dari pemberitaan BAZNAS Jatim telah menarik perhatian dari luar negeri, termasuk seorang tokoh kaya dari Italia yang tertarik membangun lembaga zakat serupa setelah membaca berita mengenai BAZNAS Jatim. Dalam sesi terakhir, Wakil Ketua 4, Dr. KH. Husnul Khuluq, MM., menegaskan bahwa jurnalistik tidak bisa dipisahkan dari kehidupan, terutama dalam era modern yang serba digital. “Berita harus mengandung fakta dan opini yang berimbang. Jurnalisme adalah alat utama dalam membangun kesadaran sosial dan menyebarkan kebenaran,” ungkapnya. Sesi ini kemudian diakhiri dengan paparan dari Ndari Rumi Widyawati, perwakilan Komunikasi Publik BAZNAS RI, yang menegaskan bahwa pelatihan ini adalah langkah awal menuju penguatan peran jurnalistik dalam syiar zakat. Bagaimana peran jurnalisme modern dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap zakat? Simak pembahasan mendalamnya dalam liputan berikutnya.
BERITA12/02/2025 | Red/Humas
Baznas Nganjuk Salurkan Bantuan Rumah Layak Huni dan Santunan Disabilitas
Baznas Nganjuk Salurkan Bantuan Rumah Layak Huni dan Santunan Disabilitas
Nganjuk, 10 Februari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Nganjuk kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program bantuan sosial. Kali ini, Baznas Nganjuk menyalurkan Bantuan Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) serta bantuan bagi penyandang disabilitas di beberapa desa di Kabupaten Nganjuk. Salah satu penerima bantuan RLHB adalah Bapak Muri, warga Dusun Karang Tengah, Desa Mojoagung, Kecamatan Prambon. Program ini bertujuan untuk memberikan hunian yang lebih layak dan sehat bagi masyarakat yang kurang mampu, sehingga mereka dapat hidup dengan lebih nyaman dan aman. Selain itu, Baznas juga menyalurkan bantuan kepada lima warga penyandang disabilitas di Kecamatan Pace. Bantuan disabilitas diberikan kepada Bapak Syawal dari Dusun Gajah Belor, Desa Plosoharjo, serta Bapak Subur, Muhammad Alii Sholikhuddin, Adelya Desi Fitria, dan Aini Pratiwi Mutiarasari yang berasal dari Dusun Mojorejo dan Dusun Pandanarum, Desa Plosoharjo. Bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Baznas terhadap kelompok rentan agar mereka mendapatkan dukungan yang layak untuk kehidupan sehari-hari. Ketua Baznas Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I., menyampaikan bahwa bantuan ini adalah bagian dari program sosial Baznas untuk mengurangi kesenjangan sosial di masyarakat. “Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung program-program Baznas dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi,” ujarnya. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua 2 Baznas Nganjuk, Dra. Hj. Suraya Khusnaniyati, M.HI., serta Ketua Pelaksana, Ahmad Dain Arif, S.Pd.I. Mereka didampingi oleh beberapa perangkat desa setempat yang turut membantu proses penyaluran bantuan. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan sinergi antara Baznas dan pemerintah desa dalam mendukung masyarakat kurang mampu. Baznas Nganjuk secara rutin menjalankan berbagai program sosial dan kemanusiaan yang menyasar masyarakat prasejahtera. Selain bantuan rumah layak huni dan santunan bagi penyandang disabilitas, Baznas juga aktif dalam program pendidikan, kesehatan, dan ekonomi berbasis zakat. Berbagai inisiatif ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi berbagai permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat Kabupaten Nganjuk. Dengan adanya kegiatan ini, Baznas Nganjuk kembali menegaskan perannya sebagai lembaga yang berperan aktif dalam menyejahterakan masyarakat. Diharapkan, kolaborasi antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat dapat terus ditingkatkan guna menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh warga Kabupaten Nganjuk.
BERITA11/02/2025 | Red/Humas
BAZNAS Nganjuk: Awali Pekan dengan Penuh Khidmat
BAZNAS Nganjuk: Awali Pekan dengan Penuh Khidmat
Nganjuk, 10 Februari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk kembali menggelar kegiatan rutinan tahlil dan doa bersama yang dihadiri oleh pimpinan, staf, serta mahasiswa dari Praktik Pengumpulan ZISWAF (PPZ). Acara ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I, yang sekaligus menyampaikan kultum dengan pesan-pesan religius yang mendalam. Dalam kultumnya, Dr. H. Zainal Arifin menegaskan bahwa segala aspek kehidupan manusia, termasuk rezeki, jodoh, dan kematian, telah ditetapkan oleh Allah SWT. Oleh karena itu, beliau mengingatkan agar tidak mengabaikan doa sebagai bentuk ikhtiar dan tawakal kepada-Nya. Beliau juga mengingatkan akan bahaya sifat sombong, karena kesombongan dapat menyebabkan dicabutnya derajat seseorang, sebagaimana sebaliknya, sikap rendah hati dapat meningkatkan derajat seseorang di hadapan Allah SWT. Lebih lanjut, beliau menyoroti pentingnya memahami konsep takdir dalam Islam. Menurut beliau, pandangan yang menyatakan bahwa manusia sepenuhnya menentukan takdirnya sendiri merupakan pemahaman dari kelompok Qodariyah dan Mu’tazilah yang tidak meyakini bahwa segala sesuatu telah ditentukan oleh Allah SWT. Pemikiran ini berujung pada munculnya berbagai aliran dalam Islam, salah satunya adalah kelompok Khawarij yang terlalu mendewakan akal manusia. Sebagai umat Islam, kita dianjurkan untuk mengikuti konsep berpikir Ahlussunnah wal Jama'ah yang menekankan keseimbangan antara usaha dan keyakinan bahwa hasil akhirnya ditentukan oleh Allah SWT. Beliau juga menyinggung peristiwa sejarah Perang Shiffin antara Khalifah Ali bin Abi Thalib dan Muawiyah bin Abi Sufyan, di mana muncul kelompok yang menolak hukum selain dari Allah dengan slogan “Laa hukma illa billah” (tidak ada hukum selain hukum Allah). Kegiatan tahlil dan doa bersama ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Nganjuk dalam memperkuat nilai-nilai spiritual dan kebersamaan di lingkungan kerja serta masyarakat. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, seluruh peserta dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memahami konsep ketauhidan dengan lebih baik.
BERITA10/02/2025 | Red/Humas
BAZNAS Nganjuk Monitoring RLHB Rumah Luluk Anifah di Kedungglugu
BAZNAS Nganjuk Monitoring RLHB Rumah Luluk Anifah di Kedungglugu
Nganjuk – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Pada Senin, 3 Februari 2025, tim BAZNAS Nganjuk melakukan monitoring terhadap pembangunan RLHB milik Luluk Anifah di Desa Kedungglugu, Kecamatan Gondang. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Pelaksana BAZNAS Nganjuk, Ahmad Dain Arif, S.Pd.I, serta didampingi staf bidang Pendistribusian & Pendayagunaan, Rina Sari, A.Md. TP. Turut hadir dalam acara tersebut mahasiswa Program Pendidikan Zakat (PPZ) dan Kepala Desa Kedungglugu, Sartono, yang memberikan apresiasi atas upaya BAZNAS dalam meningkatkan taraf hidup warganya. Dalam sambutannya, Ahmad Dain Arif menyampaikan bahwa program RLHB merupakan bentuk nyata kepedulian BAZNAS dalam mewujudkan hunian yang layak bagi masyarakat kurang mampu. “Kami berharap rumah ini dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi keluarga penerima manfaat,” ujarnya. Kepala Desa Kedungglugu, Sartono, menyambut baik langkah BAZNAS dan menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan lembaga zakat. “Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami. Semoga program seperti ini terus berlanjut demi kesejahteraan masyarakat,” katanya. Luluk Anifah, sebagai penerima manfaat, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS serta semua pihak yang telah membantu dalam pembangunan rumahnya. “Alhamdulillah, saya sangat terbantu. Semoga Allah membalas kebaikan semua pihak yang terlibat,” ucapnya penuh haru. Program RLHB BAZNAS Nganjuk sendiri telah berjalan secara berkelanjutan dengan sasaran warga kurang mampu yang membutuhkan hunian layak. Monitoring dilakukan secara berkala guna memastikan setiap rumah yang dibangun sesuai standar dan memberikan manfaat maksimal bagi penerima. Dengan adanya program ini, BAZNAS Nganjuk berharap semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati kehidupan yang lebih baik melalui bantuan rumah layak huni. Ke depan, kolaborasi antara BAZNAS, pemerintah desa, dan berbagai elemen masyarakat diharapkan semakin kuat untuk menciptakan lingkungan yang lebih sejahtera.
BERITA07/02/2025 | Red/Humas
BAZNAS Nganjuk Salurkan Modal Usaha kepada "Pedagang Kelontong"
BAZNAS Nganjuk Salurkan Modal Usaha kepada "Pedagang Kelontong"
Nganjuk, 5 Februari 2025 – BAZNAS Kabupaten Nganjuk kembali menyalurkan bantuan modal usaha untuk pelaku UMKM di Desa Sukoharjo, Kecamatan Wilangan. Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Ir. Hendro Djoko Soedarsono, M.Si., secara simbolis menyerahkan bantuan modal kepada seorang pedagang kelontong setempat dalam acara pentasyarufan yang digelar di Pendopo Desa Sukoharjo pada Rabu (5/2). Bantuan modal sebesar Rp 1 juta ini diberikan kepada seorang pedagang kelontong yang telah berjualan selama lebih dari lima tahun. Endro Joko Soedarsono menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk mendukung keberlangsungan usaha kecil di masyarakat agar lebih berkembang dan mandiri secara ekonomi. "Kami ingin para pedagang kecil seperti bapak dan ibu di sini bisa memanfaatkan modal ini untuk menambah stok barang dagangan dan memperluas usaha. Semoga bantuan ini membawa berkah dan manfaat yang besar," ujarnya. Pedagang kelontong penerima bantuan menyampaikan rasa terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Nganjuk. "Bantuan ini sangat membantu kami untuk menambah barang dagangan. Semoga BAZNAS terus membantu masyarakat kecil seperti kami," ungkapnya dengan penuh syukur. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program pemberdayaan ekonomi yang telah disampaikan sebelumnya oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I., dan didukung oleh Camat Wilangan Sutomo serta Kepala Desa Sukoharjo Harsono. Sutomo menilai bahwa penyaluran bantuan ini memberikan dampak positif bagi pelaku usaha kecil di Kecamatan Wilangan. "Kami sangat mendukung program ini dan berharap masyarakat dapat memanfaatkan modal usaha ini dengan baik," katanya. Dengan adanya program pemberdayaan ekonomi yang terus digalakkan BAZNAS Kabupaten Nganjuk, para pelaku UMKM seperti pedagang kelontong di Desa Sukoharjo diharapkan semakin berkembang dan mampu berkontribusi dalam memajukan perekonomian desa.
BERITA06/02/2025 | Red/Humas
Wakil Ketua I BAZNAS Nganjuk Serahkan Modal Usaha kepada Bakul Tempe Keliling
Wakil Ketua I BAZNAS Nganjuk Serahkan Modal Usaha kepada Bakul Tempe Keliling
Nganjuk, 5 Februari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk terus melanjutkan penyaluran bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM di Desa Sukoharjo, Kecamatan Wilangan. Pada Rabu (5/2), Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Muhammad Roissudin, M.Pd., secara simbolis menyerahkan bantuan modal kepada Didik Purwosantoso (43), seorang bakul tempe keliling yang telah berusaha selama lebih dari 5 tahun. Bertempat di Pendopo Desa Sukoharjo, penyerahan bantuan ini menjadi bagian dari program pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas yang dijalankan BAZNAS Kabupaten Nganjuk. Didik menerima bantuan modal sebesar Rp 1 juta yang bersumber dari dana zakat, infak, dan wakaf. Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Roissudin menyampaikan apresiasi atas kegigihan Didik dalam menjalankan usahanya. "Kami berharap bantuan ini dapat menjadi tambahan modal untuk meningkatkan kapasitas usaha Pak Didik. Semoga usahanya semakin berkembang dan membawa manfaat bagi keluarganya," ujarnya. Didik menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya. "Terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Nganjuk atas bantuan ini. Saya akan gunakan modal ini untuk membeli bahan baku dan memperluas pemasaran tempe saya," katanya. Sebelumnya, BAZNAS Kabupaten Nganjuk telah menyalurkan bantuan kepada 20 pelaku UMKM di Desa Sukoharjo. Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I., menekankan pentingnya penggunaan dana sesuai peruntukan untuk mendukung usaha yang lebih mandiri dan produktif. Camat Wilangan Sutomo, S.Sos., M.M., dan Kepala Desa Sukoharjo Harsono juga turut mengapresiasi inisiatif ini. Mereka berharap program pemberdayaan ekonomi ini dapat membawa dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat. Dengan adanya kolaborasi berbagai pihak, diharapkan pelaku UMKM seperti Didik Purwosantoso dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian wilayah Kecamatan Wilangan.
BERITA06/02/2025 | Red/Humas
Kades Sukoharjo Apresiasi Bantuan Modal dari BAZNAS untuk Pelaku UMKM
Kades Sukoharjo Apresiasi Bantuan Modal dari BAZNAS untuk Pelaku UMKM
Nganjuk, 5 Februari 2025 – Kepala Desa Sukoharjo, Harsono, menyampaikan apresiasi atas bantuan modal usaha yang disalurkan oleh BAZNAS Kabupaten Nganjuk kepada pelaku UMKM di desanya. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Pendopo Desa Sukoharjo pada Rabu (5/2) dengan dihadiri berbagai pihak, termasuk pimpinan BAZNAS Nganjuk dan Camat Wilangan. Harsono mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk perhatian besar terhadap pelaku usaha kecil yang membutuhkan dukungan untuk berkembang. "Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Nganjuk atas bantuan ini. Semoga benar-benar bermanfaat bagi masyarakat kami," ujarnya. Sebanyak 20 pelaku UMKM menerima bantuan modal sebesar Rp 1 juta per orang yang berasal dari dana zakat, infak, dan wakaf. Harsono berharap para penerima manfaat dapat menggunakan dana tersebut secara maksimal untuk mengembangkan usahanya. Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.P.d.I., menegaskan bahwa dana yang diberikan merupakan amanah yang harus digunakan dengan bijak. "Kami berharap bantuan ini digunakan sesuai peruntukannya untuk pengembangan usaha," pesannya. Camat Wilangan, Sutomo, S.Sos., M.M., yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi atas program BAZNAS yang dinilai memberikan dampak positif bagi masyarakat wilayahnya. "Semoga kerja sama ini dapat terus terjalin dan semakin banyak masyarakat yang terbantu," ujarnya. Kegiatan ini juga dihadiri mahasiswa PPZ yang mendapat kesempatan belajar langsung tentang mekanisme penyaluran zakat dan pengelolaan dana untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan bantuan modal yang disalurkan ini, diharapkan pelaku UMKM di Desa Sukoharjo dapat berkembang dan berkontribusi lebih besar dalam perekonomian desa dan wilayah sekitarnya.
BERITA06/02/2025 | Red/Humas
Camat Wilangan Serahkan Bantuan Modal dari BAZNAS untuk Pelaku UMKM
Camat Wilangan Serahkan Bantuan Modal dari BAZNAS untuk Pelaku UMKM
Nganjuk, 5 Februari 2025 – Camat Kecamatan Wilangan, Sutomo, S.Sos., M.M., secara simbolis menyerahkan bantuan modal usaha dari BAZNAS Kabupaten Nganjuk kepada pelaku UMKM di Desa Sukoharjo. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Desa Sukoharjo pada Rabu (5/2) ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk pimpinan BAZNAS Nganjuk dan Kepala Desa Sukoharjo. Dalam sambutannya, Sutomo menyampaikan apresiasi atas program BAZNAS yang dinilai sangat membantu pelaku usaha kecil di wilayahnya. "Kami sangat bersyukur atas dukungan nyata ini. Semoga modal yang diberikan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mengembangkan usaha," ujarnya. Sebanyak 20 pelaku UMKM menerima bantuan modal sebesar Rp 1 juta per orang yang berasal dari dana zakat, infak, dan wakaf. Sutomo berharap penerima manfaat dapat memanfaatkan bantuan tersebut secara maksimal untuk meningkatkan pendapatan mereka. Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.P.d.I., dalam kesempatan itu juga menegaskan bahwa dana yang disalurkan harus digunakan sesuai peruntukannya. "Ini adalah amanah yang harus dijaga. Gunakan modal ini untuk usaha yang bermanfaat," pesannya. Selain itu, acara tersebut turut menjadi ajang pembelajaran bagi mahasiswa PPZ yang hadir. Mereka diberikan wawasan langsung mengenai proses pentasyarufan zakat dan pengelolaan dana untuk pemberdayaan ekonomi. Kepala Desa Sukoharjo, Harsono, mengapresiasi inisiatif BAZNAS dan berharap kerja sama serupa dapat terus terjalin. "Kami sangat mendukung program ini dan berharap masyarakat kami semakin mandiri secara ekonomi," katanya. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan para pelaku UMKM di Desa Sukoharjo dapat lebih berkembang dan berinovasi dalam menjalankan usahanya.
BERITA05/02/2025 | Red/Humas
Ketua BAZNAS Nganjuk Serahkan Modal Usaha kepada Pelaku UMKM di Sukoharjo
Ketua BAZNAS Nganjuk Serahkan Modal Usaha kepada Pelaku UMKM di Sukoharjo
Nganjuk, 5 Februari 2025 – Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.P.d.I., secara simbolis menyerahkan bantuan modal usaha kepada pelaku UMKM di Desa Sukoharjo, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk. Penyerahan ini berlangsung di Pendopo Desa Sukoharjo, Rabu (5/2), dengan dihadiri berbagai pihak termasuk pejabat daerah dan masyarakat penerima manfaat. Dalam sambutannya, Dr. H. Zainal Arifin menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi BAZNAS yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp 1 juta yang bersumber dari dana zakat, infak, dan wakaf. "Kami berharap dana ini benar-benar digunakan untuk modal usaha. Jangan sampai digunakan untuk keperluan yang tidak sesuai," pesan Zainal Arifin. Ia juga menambahkan bahwa BAZNAS akan terus mendukung program yang mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Sebanyak 20 pelaku UMKM telah terdata dan menerima bantuan tersebut. Mereka diharapkan mampu mengembangkan usaha dengan modal yang diberikan sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga. Selain penyerahan bantuan, acara tersebut juga menjadi ajang pembelajaran bagi mahasiswa PPZ (Praktik Pengumpulan ZISWAF) yang turut hadir. Mereka mendapat pemahaman langsung tentang mekanisme pentasyarufan zakat dan pentingnya pengelolaan dana secara tepat. Camat Kecamatan Wilangan, Sutomo, S.Sos., M.M., yang hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi atas inisiatif BAZNAS. "Kami sangat mendukung program ini karena dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," katanya. Kepala Desa Sukoharjo, Harsono, turut menyampaikan harapannya agar bantuan ini benar-benar bermanfaat dan mendorong pelaku UMKM menjadi lebih mandiri secara ekonomi. Pungkasnya.
BERITA05/02/2025 | Red/Humas
BAZNAS Salurkan Modal kepada UMKM di Desa Sukoharjo Wilangan
BAZNAS Salurkan Modal kepada UMKM di Desa Sukoharjo Wilangan
Nganjuk, 5 Februari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat. Melalui program pentasyarufan bantuan modal usaha, BAZNAS menyalurkan bantuan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Sukoharjo, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, Rabu (5/2). Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Desa Sukoharjo ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I., bersama Wakil Ketua 1 Muhammad Roissudin, M.Pd., serta Wakil Ketua 4 Ir. Hendro Djoko Soedarsono, M.Si. Turut hadir Camat Wilangan Sutomo, S.Sos., M.M., Kepala Desa Sukoharjo Harsono, dan mahasiswa Praktik Pengumpulan ZISWAF (PPZ). Sebanyak 20 pelaku UMKM telah terdata sebagai penerima manfaat dalam program tersebut. Setiap penerima mendapatkan bantuan modal sebesar Rp 1 juta yang bersumber dari dana zakat, infak, dan wakaf. Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sepenuhnya untuk pengembangan usaha. Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.P.d.I., menekankan pentingnya penggunaan dana tersebut sesuai peruntukannya. "Kami harapkan bantuan ini digunakan dengan sebaik-baiknya sebagai modal usaha, bukan untuk kebutuhan konsumtif," katanya dalam sambutan. Menurutnya, program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam memberdayakan masyarakat agar lebih mandiri secara ekonomi. Dengan bantuan yang diberikan, diharapkan para pelaku UMKM dapat semakin berkembang dan berkontribusi pada perekonomian daerah. Camat Kecamatan Wilangan, Sutomo, S.Sos., M.M., memberikan apresiasi atas inisiatif BAZNAS yang dinilai memberikan dampak positif bagi warganya. Ia berharap kerja sama serupa dapat terus terjalin untuk kesejahteraan masyarakat. Kepala Desa Sukoharjo, Harsono, turut mengungkapkan harapannya agar bantuan ini membawa manfaat besar bagi para pelaku UMKM. "Semoga masyarakat kami semakin mandiri dan usaha mereka semakin berkembang," Pungkasnya.
BERITA05/02/2025 | Red/Humas
BAZNAS siap Gelar ACARA BERBAGI BERKAH 1000 YATIM
BAZNAS siap Gelar ACARA BERBAGI BERKAH 1000 YATIM
Nganjuk, 4 Februari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk menggelar rapat persiapan menjelang bulan suci Ramadhan dalam rangka pelaksanaan program “BAZNAS Berbagi 1000 Yatim - Berbagi Berkah 1000 Kebaikan”. Rapat ini dihadiri oleh seluruh pimpinan BAZNAS, jajaran staf, serta mahasiswa Praktek Pengumpulan ZISWAF (PPZ). Acara ini akan dilaksanakan pada 10 Maret 2025 di Gedung Wanita, Nganjuk, dan akan menjadi momentum istimewa karena akan dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur serta perwakilan dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Kehadiran para pemimpin daerah dan stakeholder ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam menjalankan program yang bertujuan untuk memberikan manfaat nyata bagi anak-anak yatim serta masyarakat yang membutuhkan. Dalam rapat ini, berbagai aspek teknis dan strategi pelaksanaan kegiatan dibahas secara mendetail, termasuk pendistribusian bantuan, mekanisme penyaluran zakat, serta keterlibatan berbagai elemen pemerintah dan tokoh masyarakat dalam mensukseskan program berbagi berkah di bulan Ramadhan. Program ini bertujuan untuk menebarkan kebaikan dan kebahagiaan kepada 1000 anak yatim serta mendorong semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk Dr.H. Zainal Arifin, M.Pd.I. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan umat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan. “Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan, dan melalui program ini, kita ingin memastikan bahwa keberkahan tersebut dapat dirasakan oleh saudara-saudara kita yang membutuhkan, terutama anak-anak yatim. Kami berharap dukungan dari semua pihak agar acara ini dapat berjalan dengan sukses,” ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk. Wakil Ketua 1 BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Muhammad Roissudin, M.Pd, juga mempresentasikan semua aspek kebutuhan dan persiapan teknis lainnya, mengingat beliau menjadi ketua dalam suksesnya acara ini. “Kami ingin memastikan bahwa setiap aspek dari program ini berjalan dengan optimal, mulai dari pendistribusian bantuan, sinergi dengan berbagai pihak, hingga efektivitas penyaluran zakat. Ini adalah tanggung jawab besar, dan kami mengajak seluruh elemen untuk ikut berkontribusi dalam menyukseskan acara ini,” ujar Muhammad Roissudin, M.Pd. BAZNAS Kabupaten Nganjuk mengajak seluruh elemen untuk berpartisipasi aktif dalam program ini, baik melalui donasi maupun keterlibatan langsung dalam kegiatan sosial yang akan diselenggarakan sepanjang bulan Ramadhan. Bersama-sama, mari wujudkan Ramadhan yang penuh makna dengan berbagi kebaikan kepada sesama.
BERITA04/02/2025 | Red/Humas
Hikmah Isro' Mi'roj dan Doa bersama
Hikmah Isro' Mi'roj dan Doa bersama
BAZNAS Kabupaten Nganjuk selalu Mengawali kegiatan setiap hari Senin dengan Doa bersama, kali ini Acara lebih Istimewa dengan Tuasyiyah ISRO Mi'roj Nabi Muhammad SAW oleh Ustad. Muhammad Roissudin, M. Pd Wakil Ketua I. Sebelum Taushiyah dimulai, acara dibuka dengan Doa dipimipin langsung Ketua BAZNAS Zainal Arifin dan diikuti Mahasiswa IAIN Kediri yang tengah praktek PPZ di Aula Lantai 2 Kantor Jalan. Wahid Hasyim Kauman Nganjuk. Sebelum dimulai, Acara dibuka Sekretaris Baznas Kabupaten Nganjuk, Anang Wijiarto, S.Sos., dilanjutkan dengan Doa dan tahlil dan doa dengan harapan keberkahan serta kelancaran dalam menjalankan tugas-tugas Baznas. Setelah doa dan tahlil, acara dilanjutkan dengan Tausiyah dengan Tema Hikmah Isro Mi'roj. Dalam kultumnya Mahasiswa Doktoral , beliau mengangkat tema tentang bulan Rajab dan peristiwa Isra Mi'raj yang menjadi momentum penting dalam sejarah Islam. Beberapa poin penting yang disampaikan dalam kultum antara lain: 1. Isra Mi'raj dan Perintah Shalat Peristiwa Isra Mi'raj di bulan Rajab menjadi titik awal perintah shalat lima waktu yang diterima langsung oleh Nabi Muhammad SAW sebagai kewajiban bagi seluruh umat Islam. 2. Penelitian Ilmiah tentang Ruang dan Waktu Penelitian dari BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) membahas perjalanan fisik yang menembus ruang dan waktu dengan kecepatan 300 juta km/detik, relevan dengan konsep perjalanan Isra Mi'raj. 3. Dimensi Spiritual dan Fisik dalam Isra Mi'raj Konsep perjalanan melampaui batas fisik, mengisyaratkan adanya dimensi lain yang tidak terbatas oleh ruang dan waktu sebagaimana yang dialami Nabi Muhammad SAW. 4. Pertemuan Nabi Muhammad SAW dengan Para Nabi Dalam peristiwa Isra Mi'raj, Rasulullah SAW bertemu dengan para nabi sebelumnya, menunjukkan kesinambungan risalah dan pentingnya persatuan umat. 5. Sains dan Keimanan dalam Isra Mi'raj Pandangan ilmuwan seperti Prof. Thomas dan Prof. Azumaji Ajra membahas kemungkinan perjalanan lintas dimensi, memberikan perspektif ilmiah terhadap kejadian luar biasa ini. 6. Teknologi dan Nilai Spiritual Pentingnya memahami teknologi dengan bijak agar tidak melupakan esensi ibadah dan kewajiban seperti shalat dalam kehidupan modern. 7. Keseimbangan Dunia dan Akhirat Kehidupan harus dijalani dengan keseimbangan antara dunia dan akhirat, sebagaimana diajarkan Nabi Muhammad SAW. 8. Nilai-nilai Sosial dalam Isra Mi'raj Sikap demokratis, empati, dan solidaritas yang perlu dijunjung tinggi dalam kehidupan sehari-hari, sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. 9. Peringatan akan Sejarah dan Makna Isra Mi'raj Perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW menjadi pelajaran bagi umat Islam untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Acara doa dan tahlil rutin ini diharapkan dapat terus memperkuat nilai-nilai keislaman, mempererat ukhuwah di lingkungan Baznas, serta menjadi inspirasi bagi umat Islam dalam menjalankan kehidupan beragama dengan lebih baik.
BERITA03/02/2025 | Red/Humas
BAZNAS Nganjuk Salurkan Program Satu Keluarga Satu Sarjana
BAZNAS Nganjuk Salurkan Program Satu Keluarga Satu Sarjana
Nganjuk - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk bekerja sama dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyalurkan program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) bagi mahasiswa yang membutuhkan. Acara yang berlangsung pada 31 Januari 2025 ini bertujuan untuk mendukung pendidikan bagi keluarga kurang mampu agar dapat meraih pendidikan tinggi dan meningkatkan taraf hidup mereka. Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I, mengutip hadis Rasulullah SAW, "Kullu ma’rufin shodaqoh" (HR. Bukhari), yang berarti setiap kebaikan adalah sedekah. Beliau menekankan bahwa sedekah tidak hanya berupa harta benda, tetapi juga segala bentuk perbuatan baik seperti senyuman, kata-kata yang santun, membantu sesama, serta mengajak kepada kebaikan dan mencegah keburukan. Oleh karena itu, seluruh penerima manfaat diharapkan dapat menjalankan tanggung jawab mereka dengan baik. Program SKSS ini terbagi menjadi dua kategori, yakni beasiswa yang bersumber dari BAZNAS Kabupaten Nganjuk dan yang berasal dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Besaran beasiswa yang diberikan tidak sama, karena disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penerima. Namun, seluruh penerima wajib memastikan bahwa dana yang diterima digunakan sepenuhnya untuk kepentingan perkuliahan, mengingat setiap pengeluaran harus dipertanggungjawabkan melalui Surat Pertanggungjawaban (SPJ). Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Muhammad Roissudin, M.Pd., turut menambahkan bahwa ukuran seseorang dapat dilihat dari akhlaknya. Ia mengingatkan para penerima beasiswa agar selalu berusaha menjadi pribadi yang baik, serta senantiasa bersyukur dan berdoa kepada Allah SWT. Rezeki yang diberikan oleh Allah memiliki variasi dan turun sebagai bentuk kenikmatan yang harus disyukuri. Dalam sambutannya, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dra. Hj. Suraya Khusnaniyati, M.HI, menegaskan bahwa bantuan beasiswa ini harus digunakan dengan sebaik-baiknya agar memberikan manfaat maksimal. Ia berharap para penerima beasiswa dapat menyelesaikan studi mereka dengan baik dan menjadi generasi yang berkontribusi bagi masyarakat. Program SKSS ini menjadi salah satu upaya konkret BAZNAS dalam membantu masyarakat mencapai pendidikan yang lebih baik. Dengan adanya beasiswa ini, diharapkan lahir generasi muda yang cerdas, berakhlak mulia, dan mampu berkontribusi bagi bangsa dan negara. BAZNAS terus berkomitmen untuk menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah dengan tepat sasaran agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas. Penyaluran beasiswa ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang yang akan memberikan dampak positif bagi keluarga dan masyarakat. Para penerima diharapkan dapat mengemban amanah ini dengan penuh tanggung jawab serta menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai sarana untuk memberikan manfaat kepada orang lain.
BERITA31/01/2025 | Red/Humas
Santunan Korban Kebakaran Rumah di Desa Pecuk
Santunan Korban Kebakaran Rumah di Desa Pecuk
Baznas Kabupaten Nganjuk kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Pada Kamis, 23 Januari 2025, perhatian tertuju kepada keluarga Bapak Slamet dan Ibu Zuliati di Desa Pecuk, Kecamatan Patianrowo, yang rumahnya mengalami kebakaran beberapa waktu lalu. Dalam rangka pemulihan pasca bencana ini, Baznas Kabupaten Nganjuk memberikan bantuan berupa santunan sebagai wujud kepedulian sosial. Ketua Baznas Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I., bersama Wakil Ketua II, Dra. Hj. Suraya Khusnaniyati, M.H.I., secara langsung menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis kepada keluarga terdampak. Penyerahan bantuan dilaksanakan dengan penuh rasa empati dan harapan agar keluarga Bapak Slamet dan Ibu Zuliati dapat segera bangkit dari musibah yang dialami. “Kami hadir untuk meringankan beban mereka, serta memberikan dukungan moril dan materiil agar keluarga ini dapat segera menjalani kehidupan yang normal kembali,” ujar Dr. Zainal. Bantuan yang diberikan berupa dana santunan untuk membantu pemulihan kondisi rumah yang rusak akibat kebakaran. Selain itu, Baznas juga melakukan survei lapangan untuk menilai kebutuhan lebih lanjut dari keluarga korban. Survei ini bertujuan memastikan bahwa bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi nyata di lapangan. Dra. Hj. Suraya Khusnaniyati, M.H.I., menyampaikan bahwa Baznas Kabupaten Nganjuk terus berkomitmen untuk mendukung masyarakat, terutama mereka yang mengalami musibah. “Melalui program ini, kami berharap dapat memberikan secercah harapan dan meringankan duka keluarga terdampak. Kami juga mengajak masyarakat luas untuk ikut serta peduli terhadap sesama,” tuturnya. Kebakaran yang menimpa rumah keluarga Bapak Slamet dan Ibu Zuliati menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana di lingkungan rumah tangga. Baznas Kabupaten Nganjuk juga mengedukasi masyarakat mengenai langkah-langkah pencegahan kebakaran sebagai bagian dari program sosial yang berkelanjutan. Kegiatan ini merupakan bagian dari visi besar Baznas Kabupaten Nganjuk dalam menciptakan masyarakat yang lebih tangguh dan sejahtera. Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi sosial, dan masyarakat, diharapkan setiap tantangan dapat dihadapi bersama dengan semangat gotong-royong. Baznas Kabupaten Nganjuk mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung program ini. Kehadiran Baznas di tengah masyarakat diharapkan terus menjadi solusi atas permasalahan sosial yang dihadapi, sekaligus menjadi inspirasi untuk selalu peduli terhadap sesama.
BERITA24/01/2025 | Red/Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat