WhatsApp Icon
BAZNAS Gandeng LAZISMU dan Masjid Al Muttaqien  Gelar Berkah Ramadhan

Nganjuk - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk menggandeng LAZISMU dan Masjid Al Muttaqien dalam kegiatan Berkah Ramadhan yang menghadirkan sekitar seratus dhuafa, fakir miskin, serta anak yatim piatu. Kegiatan sosial tersebut digelar di Aula Utama Masjid Al Muttaqien Nganjuk mulai pukul 15.30 WIB hingga menjelang waktu berbuka puasa dengan berbagai rangkaian kegiatan sosial dan keagamaan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara lembaga filantropi, organisasi masyarakat, dan pengurus masjid dalam memperkuat kepedulian sosial kepada kelompok masyarakat rentan. Selain pembagian paket Ramadhan kepada para penerima manfaat, acara juga diisi dengan penyaluran bantuan sosial dan program pemberdayaan masyarakat berbasis masjid. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Nganjuk juga menyerahkan bantuan simbolis program bedah rumah bagi warga kurang mampu sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, para donatur juga menyalurkan Paket Al-Qur’an yang diberikan kepada masyarakat sebagai bentuk penguatan syiar Islam dan pembinaan keagamaan di lingkungan masyarakat. Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk Muhammad Roissudin, M.Pd menjelaskan bahwa sinergi antara BAZNAS, LAZISMU, dan Masjid Al Muttaqien merupakan langkah strategis dalam memperluas manfaat program zakat dan pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini tidak hanya bertujuan memberikan bantuan langsung, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. “BAZNAS merupakan salah satu ujung tombak pemerintah dalam memberikan akses penguatan ekonomi produktif, khususnya untuk pengembangan UMKM dan usaha masyarakat. Menjelang waktu berbuka puasa, kegiatan ditutup dengan tausiyah Ramadhan oleh Ustadz Zainal Arifin yang mengingatkan pentingnya memperkuat semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama. Ratusan jamaah yang hadir tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga waktu berbuka puasa bersama, menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum kebersamaan sekaligus penguatan nilai sosial di bulan suci Ramadhan. #baznasnganjukapik #baznasnganjuk #safariramadhan #nganjuk #baznas

16/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Bakti Kasih Yatim Piatu, Bupati Nganjuk Bersama Darma Wanita di Gedung Anjuk Ladang

Pemerintah Kabupaten Nganjuk bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Nganjuk dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk menggelar kegiatan sosial "Bakti Kasih Yatim Piatu" di Gedung Anjuk Ladang, Jum'at 13 Maret 2026 Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan anak yatim dan piatu di Kabupaten Nganjuk. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Kabupaten Nganjuk, Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md., S.E., S.H., M.M., M.B.A., yang turut menyampaikan pesan moral tentang pentingnya memuliakan anak yatim sebagai bagian dari ajaran agama dan tanggung jawab sosial bersama. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk Drs. Nur Sholehan, M.S., Ketua TP-PKK Kabupaten Nganjuk Ny. Hj. Sri Wahyuni Marhaen**, serta Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I., beserta jajaran Forkopimda, kepala OPD, dan tokoh masyarakat setempat. Kegiatan Bakti Kasih Yatim Piatu ini diisi dengan berbagai rangkaian acara, antara lain: - Penyerahan santunan tunai secara simbolis kepada perwakilan anak yatim/piatu; - Pemberian paket sembako dan perlengkapan sekolah; - Hiburan edukatif dan motivasi dari tokoh agama; - Foto bersama sebagai momen silaturahmi antara pemerintah, lembaga zakat, dan anak-anak penerima manfaat. Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh perwakilan tokoh agama, memohon keberkahan bagi para donatur, panitia, dan khususnya anak-anak yatim/piatu agar senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan dalam menuntut ilmu, dan masa depan yang cerah. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Nganjuk berharap dapat menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang lebih luas di tengah masyarakat. BAZNAS Kabupaten Nganjuk juga mengimbau masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar penyalurannya lebih terukur, akuntabel, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan umat. #baznasnganjukapik #baznasnganjuk #yatimpiatu #nganjuk #baznas

14/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Ketua BAZNAS Bersama Bapak Bupati Salurkan Bantuan Sosial RTLH di Desa Bukur Kecamatan Patianrowo

Nganjuk, Kamis 12 Maret 2026 – Dalam upaya nyata meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi angka rumah tidak layak huni (RTLH), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Nganjuk menyalurkan bantuan sosial berupa dana renovasi rumah senilai Rp20 juta kepada Ibu Tuminah, warga Desa Bukur, Kecamatan Patianrowo. Kegiatan penyerahan bantuan ini dihadiri langsung oleh Bupati Kabupaten Nganjuk, Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md., S.E., S.H., M.M., M.B.A., bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I., serta Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PRKPP) Kabupaten Nganjuk, Mashudi Nurul Huda, S.STP., M.M.. Dalam sambutannya, Bupati Marhaen Djumadi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan BAZNAS Kabupaten Nganjuk. "Program RTLH ini bukan sekadar bantuan fisik, tetapi merupakan wujud kepedulian bersama dalam mengangkat harkat dan martabat saudara-saudara kita yang membutuhkan. Dengan rumah yang layak, diharapkan kualitas hidup penerima manfaat juga turut meningkat," Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I., "Alhamdulillah, amanah dari para muzakki dapat kami salurkan secara tepat sasaran. Bantuan untuk Ibu Tuminah ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Nganjuk dalam mengentaskan kemiskinan dan memperbaiki kondisi permukiman masyarakat prasejahtera. Kegiatan penyerahan bantuan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Ke depannya, BAZNAS Kabupaten Nganjuk berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program, baik di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, maupun tanggap bencana, sebagai bagian dari implementasi fungsi zakat yang holistik dan berdampak nyata. #baznasnganjukapik #baznasnganjuk #rumahlayakhuni #nganjuk #baznas

14/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Ketua BAZNAS Bersama Bupati Kabupaten Nganjuk Salurkan  Bantuan Sosial RTLH di Desa Ngepung Kecamatan Patianrowo

NGANJUK, 12 Maret 2026 – Pemerintah Kabupaten Nganjuk bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk menyalurkan bantuan sosial Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Ibu Musinah, warga Desa Ngepung, Kecamatan Patianrowo. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (12/3/2026) ini dihadiri langsung oleh Bupati Nganjuk, Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md., S.E., S.H., M.M., M.B.A., serta Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I. Bantuan senilai Rp 20 juta rupiah tersebut merupakan hasil kolaborasi antara dana BAZNAS Kabupaten Nganjuk dan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT IRFAI. Hadir pula dalam kesempatan ini Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PRKPP) Kabupaten Nganjuk, Mashudi Nurul Huda, S.STP., M.M., untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai standar kelayakan hunian. Dalam sambutannya, Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan sektor swasta. "Program RTLH ini merupakan wujud nyata komitmen kita bersama dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kolaborasi seperti ini harus terus kita kembangkan agar lebih banyak warga yang merasakan manfaatnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I., menjelaskan bahwa bantuan RTLH merupakan salah satu prioritas program BAZNAS dalam bidang kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat. "Dana yang disalurkan berasal dari penghimpunan zakat, infak, dan sedekah masyarakat Nganjuk, serta dukungan CSR dari mitra strategis seperti PT IRFAI. Kami berkomitmen memastikan setiap rupiah dikelola secara amanah dan berdampak langsung bagi mustahik. Kegiatan penyaluran bantuan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat gotong royong antara pemerintah, lembaga keagamaan, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Nganjuk yang lebih sejahtera dan berkeadilan. #baznasnganjukapik #baznasnganjuk #rumahlayakhuni #nganjuk #baznas

12/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Respon Cepat Bupati Bersama BAZNAS Nganjuk  Berita Viral Rumah Tidak Layak Huni di Desa Bukur Kecamatan Patianrowo

Pemerintah Kabupaten Nganjuk bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk menunjukkan komitmen nyata dalam menanggapi isu kemanusiaan yang berkembang di masyarakat. Pada Senin (9/3/2026), Bupati Nganjuk Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md., S.E., S.H., M.M., M.B.A., melalui instruksi langsung, menugaskan Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I., dan Kepala Dinas PRKPP (Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan) Mashudi Nurul Huda, S.STP., M.M., untuk melakukan survei lapangan menanggapi berita viral mengenai kondisi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Soleni di Dusun Bukur, RT/RW 005/001, Desa Bungkur, Kecamatan Patianrowo. Dalam kunjungan tersebut, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I., secara langsung meninjau kondisi rumah Bapak Soleni yang memang membutuhkan perbaikan mendesak. Dinding yang mulai rapuh, atap yang bocor, serta lantai tanah yang belum diperbaiki menjadi perhatian utama dalam asesmen cepat yang dilakukan tim BAZNAS. "Kami sangat mengapresiasi kepedulian masyarakat yang telah menyampaikan informasi ini. Viral adalah sarana, namun kepedulian adalah substansi. BAZNAS Kabupaten Nganjuk hadir untuk memastikan bahwa setiap laporan kemanusiaan mendapat respon cepat dan tindakan nyata," ujar Dr. Zainal Arifin usai melakukan survei. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS juga berdialog langsung dengan Bapak Soleni dan keluarganya, mendengarkan cerita serta kebutuhan prioritas untuk perbaikan hunian. Tim BAZNAS mencatat beberapa poin penting, antara lain: kebutuhan material bangunan, tenaga tukang, serta pendampingan hingga rumah layak huni dapat ditempati dengan nyaman dan aman. BAZNAS Kabupaten Nganjuk juga mengimbau masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar penyalurannya lebih terukur, transparan, dan berdampak luas. Program RTLH merupakan salah satu prioritas BAZNAS dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup mustahik. Dengan semangat kolaborasi sinergis antara pemerintah, BAZNAS, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan kepedulian sosial yang nyata. #baznasnganjukapik #baznasnganjuk #rumahlayakhuni #nganjuk #baznas

11/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Nganjuk

Berita Terbaru

Bupati Nganjuk Raih Penghargaan BAZNAS Award 2025
Bupati Nganjuk Raih Penghargaan BAZNAS Award 2025
Bupati Nganjuk, H. Marhaen Djumadi, berhasil meraih penghargaan bergengsi pada ajang *BAZNAS Award 2025* kategori Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Republik Indonesia Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, pada 26–29 Agustus 2025. Penganugerahan penghargaan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Nganjuk dalam mendukung penguatan gerakan zakat di daerah. Apresiasi ini juga mencerminkan sinergi yang terjalin antara BAZNAS Kabupaten Nganjuk dengan pemerintah daerah. Dukungan penuh dari Bupati Marhaen Djumadi dinilai telah menjadi kunci berkembangnya layanan zakat di wilayah Nganjuk. Rakornas BAZNAS 2025 mengusung tema “Menguatkan BAZNAS Mendukung Astacita”. Tema tersebut menegaskan posisi BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat resmi negara dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Fokus utama kegiatan adalah penguatan peran zakat untuk pemberdayaan umat dan pengentasan kemiskinan. Rakornas juga menjadi wadah penyelarasan strategi pengelolaan zakat di seluruh Indonesia. Dalam forum ini, seluruh peserta berkomitmen menjadikan zakat sebagai instrumen penting pembangunan berkelanjutan. Kehadiran berbagai tokoh nasional mempertegas pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah. Dengan begitu, zakat diharapkan benar-benar mampu menghadirkan keberkahan bagi seluruh lapisan masyarakat. Acara pembukaan Rakornas turut dihadiri Ketua BAZNAS RI beserta jajaran pimpinan. Hadir pula Menteri Agama RI dan Menteri Pemberdayaan Perempuan. Selain itu, para Ketua dan pimpinan BAZNAS dari provinsi serta kabupaten/kota di seluruh Indonesia juga mengikuti kegiatan ini. Momentum tersebut menunjukkan besarnya dukungan pemerintah dan masyarakat terhadap gerakan zakat. Rakornas menjadi ruang silaturahmi, konsolidasi, dan koordinasi nasional bagi pengelola zakat. Semua elemen hadir dengan membawa semangat untuk memperkuat tata kelola zakat yang lebih transparan dan profesional. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah strategis dalam mewujudkan cita-cita besar Indonesia sejahtera. Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I, menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama. Ia menyampaikan terima kasih kepada Bupati Marhaen Djumadi atas dukungan yang telah diberikan. Menurutnya, tanpa komitmen dari kepala daerah, BAZNAS Nganjuk tidak dapat berkembang pesat. Dukungan tersebut terlihat dari fasilitasi, kebijakan, hingga dorongan moral kepada seluruh pengurus. Zainal Arifin menilai penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan layanan zakat di Nganjuk. Komitmen ini sejalan dengan visi BAZNAS dalam menghadirkan manfaat bagi mustahik dan masyarakat luas. Dengan penghargaan tersebut, Nganjuk diharapkan menjadi teladan daerah lain. Dalam forum Rakornas, pimpinan BAZNAS Kabupaten Nganjuk hadir secara langsung. Selain Ketua, hadir juga Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Mohammad Roissudin, M.Pd. Kehadiran mereka menjadi simbol komitmen memperkuat sinergi antara pusat dan daerah. Forum ini memberikan kesempatan untuk menyelaraskan program dan strategi pengumpulan serta penyaluran zakat. Para peserta berdiskusi tentang inovasi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan zakat. Kehadiran BAZNAS Nganjuk menunjukkan kesiapan daerah untuk berperan aktif dalam gerakan zakat nasional. Dengan begitu, Nganjuk semakin diperhitungkan dalam jejaring zakat Indonesia. Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani, turut memberikan apresiasi terhadap peran BAZNAS. Dalam sambutannya, ia menyebut zakat sebagai bagian penting dalam membangun kekuatan rakyat. Menurut Muzani, kekuatan bangsa tidak hanya diukur dari militer dan kepolisian. Rakyat yang sehat, bekerja, terbebas dari hutang, dan sejahtera juga merupakan indikator utama. Ia menegaskan bahwa BAZNAS adalah bagian dari tanggung jawab negara dalam mewujudkan keadilan sosial. Kehadiran zakat diyakini mampu mengurangi kesenjangan ekonomi masyarakat. Dengan begitu, peran BAZNAS semakin relevan dengan tujuan pembangunan nasional. Muzani menambahkan, Rakornas BAZNAS 2025 merupakan upaya memperkuat peran zakat dalam mendukung Astacita. Ia menjelaskan, menurut konstitusi, negara bertanggung jawab terhadap fakir miskin, anak terlantar, kesehatan rakyat, dan usaha kecil. BAZNAS hadir sebagai salah satu pelaksana amanah konstitusi tersebut. Melalui zakat, negara hadir dalam bentuk nyata di tengah masyarakat. Ia menilai peran BAZNAS semakin krusial dalam mendukung kesejahteraan bangsa. Rakornas ini sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi dengan berbagai pihak. Dengan demikian, zakat diharapkan menjadi instrumen penting menuju Indonesia merdeka dan sejahtera. Penghargaan yang diterima Bupati Nganjuk diharapkan menjadi motivasi bagi daerah lain. Komitmen kepala daerah terhadap zakat akan mempercepat upaya pemberdayaan masyarakat. Dukungan pemerintah daerah mampu memperluas jangkauan layanan BAZNAS di berbagai lini. Masyarakat juga semakin teredukasi tentang pentingnya zakat sebagai kewajiban sekaligus solusi sosial. Penghargaan tersebut membuktikan bahwa kerja sama daerah dengan BAZNAS memberikan hasil nyata. Dengan sinergi ini, keberadaan zakat semakin dirasakan manfaatnya oleh mustahik. Hal ini juga menunjukkan bahwa zakat mampu menjadi penggerak pembangunan daerah. Selain Bupati Nganjuk, penghargaan serupa juga diterima oleh Gubernur Jawa Timur dan Bupati Ngawi. Keduanya dinilai memiliki komitmen yang sama dalam mendukung gerakan zakat nasional. Dengan penghargaan itu, semakin banyak daerah yang terinspirasi memperkuat sinergi zakat. Pemerintah pusat menilai penghargaan ini sebagai wujud apresiasi dan motivasi bagi kepala daerah. Dukungan dari pemimpin daerah menjadi kunci keberhasilan pengelolaan zakat. BAZNAS berharap penghargaan ini dapat meningkatkan semangat kolaborasi antarwilayah. Dengan demikian, gerakan zakat semakin kuat dan memberi manfaat luas bagi kesejahteraan umat.
BERITA29/08/2025 | Red/Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Menguatkan BAZNAS, Mendukung Astacita: Pimpinan BAZNAS Nganjuk Hadir di Rakornas 2025
Menguatkan BAZNAS, Mendukung Astacita: Pimpinan BAZNAS Nganjuk Hadir di Rakornas 2025
Jakarta – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Republik Indonesia Tahun 2025 yang berlangsung pada 26–29 Agustus 2025 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta. Rakornas kali ini mengangkat tema “Menguatkan BAZNAS Mendukung Astacita”, dengan fokus memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat resmi negara dalam mendukung agenda pembangunan nasional, pemberdayaan umat, dan pengentasan kemiskinan. Dari BAZNAS Kabupaten Nganjuk, hadir Ketua BAZNAS, Bapak Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I, dan Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Bapak Mohammad Roissudin, M.Pd. Kehadiran pimpinan BAZNAS Kabupaten Nganjuk menjadi wujud komitmen dalam memperkuat koordinasi dan sinergi program zakat antara pusat dan daerah. Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H, Zainal Arifin, M.Pd.I, menegaskan pentingnya Rakornas sebagai wadah penyelarasan strategi pengelolaan zakat di seluruh Indonesia. “Rakornas ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan visi dan program BAZNAS, sehingga zakat benar-benar mampu menghadirkan keberkahan dan solusi bagi masyarakat, khususnya mustahik,” ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, H. Ahmad Muzani, turut memberikan apresiasi kepada BAZNAS yang dinilai telah membantu negara dalam melindungi fakir miskin dan masyarakat yang membutuhkan kehadiran negara. “Negara ini akan kuat, bukan hanya tentaranya yang kuat, bukan hanya polisinya yang kuat, tapi juga rakyatnya harus sehat, punya pekerjaan, terbebas dari hutang, dan hidup sejahtera. BAZNAS bagian dari tanggung jawab itu,” tegas Muzani. Ia menambahkan bahwa Rakornas BAZNAS 2025 merupakan upaya menguatkan peran BAZNAS dalam mendukung Astacita menuju Indonesia merdeka dan sejahtera. “Menurut UUD, yang bertanggung jawab mengurus fakir miskin, anak terlantar, kesehatan rakyat, dan usaha kecil adalah negara. BAZNAS hadir sebagai bagian dari pelaksana amanah itu,” jelasnya. Dengan adanya Rakornas ini, diharapkan peran BAZNAS, baik di tingkat pusat maupun daerah, semakin kokoh dalam mendukung pembangunan nasional yang berkeadilan dan berkelanjutan.
BERITA28/08/2025 | Red/Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
PROGRAM NGANJUK MAKMUR BAZNAS KABUPATEN NGANJUK, PENTASYARUFAN BANTUAN MODAL BAGI UMKM
PROGRAM NGANJUK MAKMUR BAZNAS KABUPATEN NGANJUK, PENTASYARUFAN BANTUAN MODAL BAGI UMKM
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dengan menyalurkan bantuan modal usaha kepada 80 pedagang kecil di Pasar Wage Nganjuk. Penyerahan bantuan ini digelardi Aula BAZNAS Kabupaten Nganjuk. (Rabu, 27/08/2025).Modal Uang tunai diserahkan langsung kepada Masing-masing pedagang sebesar Rp 1 juta.Dengan suntikan modal ini diharapkan dapat menjadi dorongan untuk meningkatkan usaha mereka.Sebelumnya, pada Selasa, 10 Desember 2024, BAZNAS Kabupaten Nganjuk telah menyerahkan bantuan secara simbolis dalam acara Rapat Kerja. Penyerahan tersebut menandai dimulainya proses distribusi bantuan modal usaha kepada pedagang-pedagang kecil yang terdaftar. BAZNAS berharap, dengan adanya bantuan tersebut, para pelaku UMKM di Pasar Wage dapat memperbaiki dan mengembangkan usaha mereka, serta meningkatkan kualitas layanan kepada pembeli.Ketua BAZNAS Kab. Nganjuk yang diwakili oleh Waka II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dra. Hj. Suraya Kusnaniyati, M.H.I dalam kesempatan tersebut menekankan agar bantuan ini digunakan dengan bijak. “Bantuan ini harus benar-benar digunakan untuk modal usaha, tidak untuk kepentingan lain, apalagi untuk membayar hutang,” ungkapnya. Pesan ini menjadi penting mengingat banyaknya pengusaha kecil yang masih terkendala dalam pengelolaan modal yang baik dan benar.Para penerima bantuan menyambut baik inisiatif dari BAZNAS tersebut. Salah satu pedagang, Siti Rahmawati, mengungkapkan bahwa bantuan ini sangat membantu usaha dagangnya. "Saya akan menggunakan modal ini untuk membeli barang dagangan baru yang lebih variatif, supaya pelanggan semakin tertarik," ujarnya. Harapannya, dengan tambahan modal ini, usaha yang dijalankannya bisa berkembang dan memberikan penghasilan yang lebih stabil.Selain meningkatkan usaha pedagang, penyaluran bantuan modal ini diharapkan dapat memperkuat perekonomian di Kabupaten Nganjuk secara keseluruhan. Dengan meningkatnya daya beli masyarakat dan kualitas layanan yang lebih baik, diharapkan terjadi perputaran ekonomi yang lebih cepat di tingkat pasar tradisional. Ini juga dapat berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.Baznas Kabupaten Nganjuk menargetkan untuk terus memberikan dukungan kepada pelaku UMKM, terutama di sektor perdagangan. Dengan bantuan yang disalurkan, diharapkan akan muncul lebih banyak peluang usaha baru dan kemajuan bagi pedagang kecil yang ada di wilayah Kabupaten Nganjuk. Ke depan, BAZNAS juga berencana untuk menambah jumlah penerima bantuan untuk menjangkau lebih banyak pelaku usaha yang membutuhkan dukungan serupa.
BERITA28/08/2025 | Red/Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
BAZNAS  Serahkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan Marbot Masjid tahab III
BAZNAS Serahkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan Marbot Masjid tahab III
Nganjuk – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan tahab 3 kepada para pegiat (Marbot ) masjid dan musholla se-Kabupaten Nganjuk. Acara berlangsung di aula BAZNAS Kabupaten Nganjuk dengan dihadiri puluhan penerima manfaat. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Kasi Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Yudistira, S.Sos., Wakil Ketua I Muhammad Roissudin, M.Pd., serta Wakil Ketua II Hj. Sorraya Khusnaniati. Para peserta menerima secara simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan yang dibiayai penuh oleh BAZNAS. Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Zainal, menyampaikan apresiasi kepada para Marbot yang pejuang pemakmur masjid yang selama ini istiqomah dalam niat dan keikhlasan mereka. “Semoga para pejuang pemakmur masjid istiqomah niat ikhlas merawat dan memakmurkan masjid,” ujarnya. Wakil Ketua II BAZNAS Nganjuk, Hj. Soraya, menyampaikan bahwa pada kesempatan ini sebanyak 50 marbot masjid menerima kartu BPJS Ketenagakerjaan. “Secara keseluruhan, jumlah marbot masjid yang sudah mendapatkan kartu ini telah mencapai 500 orang, dan beberapa di antaranya sudah ada yang mengklaim karena meninggal dunia,” ungkapnya. Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan, Yudistira, menjelaskan bahwa premi asuransi peserta dibayarkan penuh oleh BAZNAS melalui dua skema, yakni skema kecelakaan kerja dan kematian. “Jika meninggal, kami membayar asuransi sekali sebesar Rp42 juta, dan ahli waris mendapatkan biaya pendidikan hingga sarjana,” jelasnya. Wakil Ketua I BAZNAS Nganjuk, Muhammad Roissudin, M.Pd., mengajak masyarakat khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk membayarkan zakatnya melalui BAZNAS. “UU Nomor 23 Tahun 2011 menegaskan bahwa zakat bagi ASN, PNS, atau PPPK dibayarkan melalui lembaga resmi pemerintah,” tegasnya. Program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi pegiat masjid ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kepastian perlindungan bagi mereka yang setiap hari mengabdikan diri di rumah ibadah. Selain itu, BAZNAS Nganjuk berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Kabupaten Nganjuk, sekaligus sebagai wujud kolaborasi antara BAZNAS dan BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan layanan sosial berbasis perlindungan tenaga kerja bagi para pengelola masjid dan musholla.
BERITA14/08/2025 | Red/Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Acara peduli Disabilitas di gelar di kantor BAZNAS Nganjuk, dihadiri  Tri Wahju Kuntjoro, S.Sos, M.M Asisten Pemerintahan dan Kesra dan jajaran Pimpinan BAZNAS
Acara peduli Disabilitas di gelar di kantor BAZNAS Nganjuk, dihadiri Tri Wahju Kuntjoro, S.Sos, M.M Asisten Pemerintahan dan Kesra dan jajaran Pimpinan BAZNAS
Nganjuk, 7 Agustus 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kelompok disabilitas dengan menggelar kegiatan "BAZNAS Nganjuk Berbagi Bersama Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni)", Rabu (7/8). Kegiatan yang digelar di Kantor BAZNAS Nganjuk ini dihadiri oleh 64 anggota Pertuni dari berbagai kecamatan di Kabupaten Nganjuk. Turut hadir dalam acara tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Nganjuk, Tri Wahju Kuntjoro, S.Sos., M.M. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas peran nyata BAZNAS dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam bidang kesejahteraan sosial. “Saya mengucapkan terima kasih atas kontribusi nyata BAZNAS terhadap program Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Kegiatan hari ini merupakan wujud kepedulian terhadap kelompok disabilitas, khususnya tuna netra,” ujar mantan Kepala Dinas Perhubungan tersebut. Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, H. Zainal Arifin, M.Pd.I., dalam sambutannya menegaskan bahwa BAZNAS akan terus memperluas manfaat kepada seluruh elemen masyarakat. “BAZNAS berharap bisa terus menjadi lembaga yang hadir untuk semua lapisan masyarakat. Mari bersama-sama kita galakkan membayar zakat melalui BAZNAS, karena salah satu fungsinya adalah meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat,” tegasnya. Dalam kegiatan ini, seluruh anggota Pertuni yang hadir mendapatkan paket bantuan yang terdiri atas sembako, uang santunan, dan bingkisan kebutuhan harian. Kegiatan ini merupakan bagian dari program BAZNAS Peduli, yang bertujuan menjangkau kelompok rentan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya zakat sebagai instrumen sosial ekonomi. Para anggota Pertuni menyambut kegiatan ini dengan antusias dan penuh haru. Salah satu anggota, Bapak Sunaryo, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS karena telah memperhatikan kelompok tuna netra yang selama ini jarang tersentuh bantuan serupa. “Kami sangat bersyukur atas perhatian ini. Semoga BAZNAS terus istiqomah membantu kaum disabilitas,” ujarnya. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi sarana silaturahmi antara Pemerintah Kabupaten Nganjuk, BAZNAS, dan komunitas penyandang disabilitas. BAZNAS berharap ke depan dapat terus meningkatkan sinergi dengan berbagai pihak untuk memperluas cakupan penerima manfaat dan membangun masyarakat yang lebih inklusif. Dengan kegiatan ini, BAZNAS Nganjuk kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga zakat yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) melalui penguatan peran zakat di sektor kesejahteraan sosial.
BERITA07/08/2025 | Red/Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Pemanfaatan Pekarangan Lestari (P2L) Hidroponik “Pengembangan ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)
Pemanfaatan Pekarangan Lestari (P2L) Hidroponik “Pengembangan ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)
Nganjuk, 20 Mei 2025 – BAZNAS Kabupaten Nganjuk berkomitmen terus mendukung pengembangan ekonomi bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). BAZNAS juga bekerjasama dengan sejumlah OPD atau Perangkat daerah dalam rangka memastikan bantuan kepada pelaku UMKM tepat sasaran.BAZNAS senantiasa terus mendukung program-program Pemerintah seperti pemberdayaan ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), beberapa program BAZNAS dalam pengembangan ekonomi antara lain pemberian modal usaha dan alat usaha serta Pemanfaatan Pekarangan Lestari (P2L) Hidroponik“Pengembangan ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu program BAZNAS Kab.Nganjuk “ kata Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I Ketua BAZNAS Kab.Nganjuk , Selasa (20/05/2025).Untuk mensukseskan program Nganjuk Makmur tersebut, Baznas menggandeng organisasi yang konsen dalam bidang pengembangan ekonomi, salah satunya yang mempunyai beberapa binaan UMKM bantuan modal usaha diserahkan Baznas pada kegiatan Sosialisasi UMKM dan P2l dengan tema “Penyerahan Bantuan Hidroponik dan Modal Usaha UMKM kurang Mampu" BAZNAS Kab.Nganjukprogram pemberdayaan ekonomi bagi UMKM, ini sangat bagus sehingga Baznas mendorong program tersebut dengan memberikan bantuan modal usaha.Isna Sofiani, Plt Dinas Pertanian mengatakan pihaknya siap bermitra dengan Baznas dalam program pengembangan Pemanfaatan Perkarangan Lestari (P2L) Hidroponik dan ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), sehingga diharapkan para ibu-ibu pelaku UMKM bisa lebih semangat untuk berwira usaha agar bisa menjadi perempuan mandiri dan tangguh secara ekonomi.“terimasih atas supportnya dari BAZNAS Kab. Nganjuk semoga kerjasama ini terus berlanjut dan bisa menjadi penyemangat dalam Pemanfaatan Pekarangan Lestari (P2L) Hidroponik dan UMKM” kata Isna Sofiani.BAZNAS Kabupaten Nganjuk memiliki 5 program unggulan yaitu Nganjuk Cerdas (Bantuan pendidikan, Nganjuk Taqwa (Bantuan sarana keagamaan), Nganjuk Makmur (Bantuan Modal dan alat usaha), Nganjuk sehat (bantuan kesehatan atau non medis bagi mustahik), dan Nganjuk peduli (bantuan bagi korban bencana).
BERITA06/08/2025 | Red/Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Rapat Koordinasi Pelaksaan Program Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting dalam Rangka Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting
Rapat Koordinasi Pelaksaan Program Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting dalam Rangka Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk menyatakan komitmen kuatnya dalam mendukung upaya penanganan stunting di Kabupaten Nganjuk melalui partisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi Pelaksaan Program Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting dalam Rangka Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting yang melibatkan seluruh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB). Forum strategis yang diselenggarakan menjadi wadah konsolidasi lintas sektor dalam menyinergikan program-program percepatan penurunan stunting. BAZNAS Kabupaten Nganjuk hadir sebagai mitra strategis dengan pendekatan berbasis zakat dan pemberdayaan masyarakat. Dalam pemaparannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I, menegaskan pentingnya kolaborasi antara lembaga zakat dan sektor kesehatan dalam mengintervensi masalah stunting dari hulu hingga hilir. “Stunting bukan hanya persoalan gizi, tetapi juga kemiskinan struktural. Zakat bisa hadir sebagai solusi langsung dengan mendukung pemenuhan gizi anak, pemberdayaan ibu hamil dan menyusui, serta edukasi keluarga. Inilah bentuk zakat yang produktif dan berdampak,” ujarnya. BAZNAS Kabupaten Nganjuk telah menjalankan sejumlah program yang mendukung pencegahan stunting, seperti: Pemberian bantuan paket gizi untuk ibu hamil, balita, dan keluarga kurang mampu Program sanitasi dan air bersih Edukasi kesehatan keluarga Pendampingan keluarga rentan di wilayah kantong kemiskinan Program rumah layak huni BAZNAS Kabupaten Nganjuk Dalam Sambutan nya Bapak Bupati, Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md., S.E., S.H., M.H., M.B.A., menyambut baik inisiatif BAZNAS Kabupaten Nganjuk dan mendorong agar sinergi ini diperluas ke seluruh wilayah Kabupaten Nganjuk. “Kolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Nganjuk memberikan nilai tambah dalam penanganan stunting. Tidak hanya dari sisi bantuan langsung, tapi juga dari pendekatan kultural dan sosial berbasis komunitas,” terangnya. Rapat Koordinasi Pelaksaan Program Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting dalam Rangka Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting ini menghasilkan beberapa poin penting untuk ditindaklanjuti bersama, termasuk pemetaan wilayah prioritas stunting, integrasi program bantuan gizi berbasis zakat, dan penguatan komunikasi publik dalam kampanye pencegahan stunting. Dengan semangat Zakat untuk Kesehatan dan Kesejahteraan, BAZNAS Kabupaten Nganjuk akan terus berperan aktif dalam membangun generasi Nganjuk yang sehat, kuat, dan bebas stunting.
BERITA01/08/2025 | Red/Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Penyerahan Bantuan Modal Usaha UMKM bagi 27 pelaku usaha mikro oleh BAZNAS Kabupaten Nganjuk
Penyerahan Bantuan Modal Usaha UMKM bagi 27 pelaku usaha mikro oleh BAZNAS Kabupaten Nganjuk
Pada hari Kamis, 17 Juli 2025 Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Nganjuk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan menyelenggarakan kegiatan Penyerahan Bantuan Modal Usaha UMKM Bergulir 2025. Acara ini berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh penerima manfaat.Sebanyak 27 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terpilih menjadi penerima bantuan dalam program ini. Bantuan modal usaha ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi mereka untuk meningkatkan produktivitas usaha, memperluas jangkauan pasar, serta mendorong kemandirian ekonomi keluarga.Program ini merupakan salah satu bentuk nyata upaya optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Dengan adanya bantuan ini, penerima bantuan dapat memanfaatkan modal usaha ini dengan sebaik-baiknya dan turut memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.Semoga program ini menjadi langkah awal yang penuh berkah dalam membangun ekonomi umat yang lebih kuat dan berdaya saing di Kabupaten Nganjuk.
BERITA18/07/2025 | Red/Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
BAZNAS Provinsi Jawa Timur Salurkan Beasiswa SKSS Melalui BAZNAS Kabupaten Nganjuk untuk 7 Mahasiswa
BAZNAS Provinsi Jawa Timur Salurkan Beasiswa SKSS Melalui BAZNAS Kabupaten Nganjuk untuk 7 Mahasiswa
Nganjuk – Pada Selasa, 16 Juli 2025, BAZNAS Provinsi melalui BAZNAS Kabupaten Nganjuk menggelar acara penyaluran bantuan beasiswa SKSS (Satu Keluarga Satu Sarjana). Acara ini berlangsung di Aula lantai 2 BAZNAS Kabupaten Nganjuk dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk para penerima beasiswa, dosen, dan pengurus BAZNAS. Sebanyak 7 mahasiswa menerima beasiswa tersebut, terdiri dari 2 mahasiswa dari STKIP PGRI Nganjuk dan 4 mahasiswa dari UPDN Nganjuk dan 1 mahasiswa dari STAIM Ngelawak Kertosono. Program ini merupakan salah satu upaya BAZNAS untuk mendukung pendidikan tinggi dan meringankan beban biaya kuliah bagi mahasiswa yang berprestasi namun kurang mampu secara ekonomi. Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I, dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi kepada BAZNAS Provinsi atas dukungan dan bantuan yang telah diberikan. Ia juga memberikan motivasi kepada para mahasiswa penerima beasiswa. "Beasiswa ini adalah bentuk nyata dari komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Manfaatkanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Rajinlah belajar dan disiplin dalam menuntut ilmu. Kesuksesan kalian adalah kebanggaan bagi kami semua," ujar Drs. H. Zainal Arifin. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dra. Hj. Suraya Kusnaniyati, M.H.I, turut menyampaikan pengenalan tentang BAZNAS kepada para hadirin. Ia menjelaskan bahwa BAZNAS memiliki berbagai program yang dirancang untuk membantu masyarakat, termasuk program pendidikan, kesehatan, dan pengembangan ekonomi. "BAZNAS bukan hanya lembaga yang fokus pada zakat, namun juga berperan dalam berbagai inisiatif sosial. Beasiswa SKSS ini adalah salah satu contohnya, yang bertujuan untuk mengurangi kesenjangan dalam akses pendidikan," kata Dra. Hj. Suraya Kusnaniyati, M.H.I. Salah satu mahasiswa penerima beasiswa dari UPDN Diponegoro Nganjuk, Habib Kholid, juga menyampaikan rasa terima kasihnya. "Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Provinsi Jawa Timur atas bantuan ini. Bantuan ini sangat membantu kami dalam meringankan biaya kuliah dan memungkinkan kami untuk fokus pada studi kami tanpa beban finansial yang berat," ujar Kholid. Acara penyaluran beasiswa SKSS ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus berprestasi dan memanfaatkan peluang yang diberikan dengan sebaik-baiknya. Dengan adanya dukungan ini, diharapkan akan lebih banyak mahasiswa yang dapat menyelesaikan pendidikan mereka dan berkontribusi positif bagi masyarakat di masa depan.
BERITA17/07/2025 | Red/Humas
BAZNAS Kabupaten Nganjuk Serahkan Bantuan RTLH di Desa Katerban, Kecamatan Baron
BAZNAS Kabupaten Nganjuk Serahkan Bantuan RTLH di Desa Katerban, Kecamatan Baron
Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I, menyerahkan langsung bantuan program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada warga penerima manfaat di Desa Katerban, Kecamatan Baron, pada 08 Juli 2025. Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan hunian yang layak, sehat, dan aman. Semoga bantuan ini dapat membawa keberkahan dan meningkatkan kualitas hidup para mustahik.
BERITA08/07/2025 | Red/Humas
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1446 H
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1446 H
Baznas Kabupaten Nganjuk mengucapkan Marhaban Ya Ramadhan. Semoga di bulan yang penuh berkah ini, kita diberikan kekuatan untuk menjalankan ibadah dengan ikhlas, mendapatkan ampunan, serta keberkahan dalam setiap langkah. Selamat menunaikan ibadah puasa 1 Ramadhan 1446 H / 1 Maret 2025 Mari jadikan Ramadhan sebagai momentum meningkatkan keimanan, kepedulian, dan berbagi kepada sesama.
BERITA01/03/2025 | Red/Humas
KEGIATAN SEKRETARIAT AMIL & AMILAT BAZNAS NGANJUK
KEGIATAN SEKRETARIAT AMIL & AMILAT BAZNAS NGANJUK
Optimalisasi Administrasi & Layanan Zakat Sekretariat BAZNAS Kabupaten Nganjuk terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas layanan dan administrasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Dalam rangka menjaga transparansi dan akuntabilitas, tim amil dan amilat BAZNAS Kabupaten Nganjuk aktif melakukan: Pengelolaan Administrasi dan Persiapan Layanan Penyusunan dan pengarsipan dokumen kelembagaan Koordinasi internal untuk optimalisasi pelayanan kepada mustahik Pemantauan serta evaluasi efektivitas program zakat Rekapitulasi dan Penyusunan Laporan Pendistribusian ZIS Rekap data penerima manfaat zakat secara berkala Validasi dan verifikasi laporan distribusi dana zakat ke berbagai program sosial dan pemberdayaan Penyusunan laporan transparansi keuangan untuk publik dan pemangku kepentingan Dengan pengelolaan yang profesional dan sistematis, kami memastikan bahwa dana zakat yang diamanahkan dapat tersalurkan dengan tepat sasaran, memberikan manfaat luas bagi masyarakat yang membutuhkan. Terus dukung BAZNAS Kabupaten Nganjuk dalam mengelola zakat yang lebih Amanah, Profesional, Integritas dan aKuntabel (APIK)!
BERITA19/02/2025 | Red/Humas
Baznas Nganjuk Gelar Kegiatan Rutinan Doa & Tahlil Bersama
Baznas Nganjuk Gelar Kegiatan Rutinan Doa & Tahlil Bersama
Nganjuk, 17 Februari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Nganjuk kembali menggelar kegiatan Doa & Tahlil Bersama sebagai bagian dari agenda rutin dalam memperkuat spiritualitas dan kebersamaan. Acara yang berlangsung pada Senin (17/02) ini dipimpin langsung oleh Ketua Baznas Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I. Dalam kesempatan tersebut, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I mengawali acara dengan menyampaikan sebuah kisah yang menggugah tentang keberanian dalam menghadapi aturan dan tantangan kehidupan. Namun, menurutnya, ada satu hal yang benar-benar harus ditakuti, yakni ketidakjujuran. Ia menegaskan bahwa ketidakjujuran bukan hanya berdampak pada diri sendiri, tetapi juga dapat menjadi contoh buruk yang akan diwarisi oleh anak cucu. "Kita boleh berani menghadapi aturan, tantangan, dan segala hal dalam hidup. Tapi satu hal yang harus kita takutkan adalah ketika kita tidak jujur. Sebab, jika kita tidak jujur, anak cucu kita akan meniru, dan itu akan menjadi warisan yang buruk bagi mereka," ungkapnya. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus dan staf Baznas Kabupaten Nganjuk yang turut serta dalam doa bersama. Melalui acara ini, Baznas berharap dapat terus menanamkan nilai-nilai kejujuran dan integritas dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam menjalankan amanah sebagai lembaga zakat maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Baznas Kabupaten Nganjuk berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat, baik dalam bidang sosial, ekonomi, maupun keagamaan. Kegiatan Doa & Tahlil Bersama ini menjadi salah satu wujud nyata dalam membangun kebersamaan dan meningkatkan kesadaran spiritual di tengah masyarakat. Tentang Baznas Kabupaten NganjukBaznas Kabupaten Nganjuk merupakan lembaga resmi yang berwenang mengelola zakat, infak, dan sedekah di wilayah Kabupaten Nganjuk. Dengan berbagai program sosial dan keagamaan, Baznas terus berupaya membantu masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat nilai-nilai keislaman.
BERITA17/02/2025 | Red/Humas
BAZNAS se-Jawa Timur Serentak Memperkuat Syiar dan Peran Media
BAZNAS se-Jawa Timur Serentak Memperkuat Syiar dan Peran Media
Surabaya 12/2/2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menggelar Pelatihan Kehumasan dan Jurnalisme Zakat bagi perwakilan BAZNAS kabupaten/kota se-Jawa Timur. Acara ini berlangsung di Ruang Pertemuan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, yang terletak di belakang Gedung Islamic Center, Jl. Raya Dukuh Kupang No. 122-124, Surabaya. Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat peran humas dalam menyebarluaskan informasi terkait zakat dan meningkatkan kualitas jurnalistik di lingkungan BAZNAS. Sebelum acara dimulai, BAZNAS Jawa Timur juga menyantuni anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa zakat tidak hanya tentang pengelolaan dana, tetapi juga tentang membangun kebahagiaan dan kesejahteraan masyarakat. Kemudian Ketua BAZNAS Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., dalam sambutannya menekankan pentingnya peran komunikasi dalam menyampaikan nilai-nilai zakat kepada masyarakat. “Terima kasih muzaki, terima kasih mustahik, wong cilik iso ngguyu,” ujarnya, mengingatkan bahwa kebahagiaan masyarakat kecil adalah tujuan utama pengelolaan zakat. Ia juga mengutip ayat ke-11 dari Surat Ad-Dhuha, yang berarti “Dan terhadap nikmat Tuhanmu, maka hendaklah kamu siarkan.” Hal ini menegaskan bahwa menyebarluaskan kebaikan adalah bagian dari syiar Islam. Dukungan terhadap acara ini juga disampaikan oleh Funding & Transaction Manager BRI Kaliasin, Lufy Nurlaili, SE. Dalam sambutannya, ia mengucapkan terima kasih atas kesempatan untuk berkontribusi dalam pelatihan ini. BRI, yang telah dipercaya oleh masyarakat selama 129 tahun, juga berkomitmen dalam mendukung program sosial melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS lewat Yayasan Baitul Maal (YBM) BRI. “Kami akan menyediakan kupon program buka puasa dan santunan bagi penyandang disabilitas sebagai bentuk kepedulian kami,” ungkapnya. Apresiasi terhadap kegiatan ini juga disampaikan oleh Kabag Bina Mental Spiritual Biro Kesra Pemprov Jatim, Dra. H. Siti Munawaroh, M.A. Ia menyampaikan bahwa pelatihan ini memiliki dampak besar dalam menggerakkan hati para muzakki untuk membantu masyarakat yang kurang mampu. Beliau juga berkesempatan untuk secara resmi membuka acara, menandai dimulainya rangkaian pelatihan yang diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur. Setelah pembukaan resmi, Wakil Ketua 1 BAZNAS Jatim, Drs. KH. Masnuh, M.A., menyampaikan materi mengenai kehumasan dan sejarah perjuangan Gus Dur dalam membangun narasi syiar Islam. Sementara itu, Wakil Ketua 2, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., menekankan bahwa peran BAZNAS dalam dunia jurnalistik semakin kuat berkat pemanfaatan teknologi informasi. “BAZNAS dikenal dari IT yang ada, jurnalismenya yang aktif, dan kini menggema di seluruh nusantara,” jelasnya. Ia juga menegaskan bahwa BAZNAS memiliki peran berbeda dengan Basarnas, meskipun sering disalahpahami oleh masyarakat awam. Wakil Ketua 3, Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., menyoroti pentingnya humas dan jurnalistik dalam menyebarluaskan berita yang sesuai dengan prinsip jurnalistik. “Dengan konsep humas yang baik, jurnalistik akan mengaktualisasi berita dan menyebarkannya ke berbagai portal informasi,” katanya. Ia juga mengungkapkan bahwa dampak positif dari pemberitaan BAZNAS Jatim telah menarik perhatian dari luar negeri, termasuk seorang tokoh kaya dari Italia yang tertarik membangun lembaga zakat serupa setelah membaca berita mengenai BAZNAS Jatim. Dalam sesi terakhir, Wakil Ketua 4, Dr. KH. Husnul Khuluq, MM., menegaskan bahwa jurnalistik tidak bisa dipisahkan dari kehidupan, terutama dalam era modern yang serba digital. “Berita harus mengandung fakta dan opini yang berimbang. Jurnalisme adalah alat utama dalam membangun kesadaran sosial dan menyebarkan kebenaran,” ungkapnya. Sesi ini kemudian diakhiri dengan paparan dari Ndari Rumi Widyawati, perwakilan Komunikasi Publik BAZNAS RI, yang menegaskan bahwa pelatihan ini adalah langkah awal menuju penguatan peran jurnalistik dalam syiar zakat. Bagaimana peran jurnalisme modern dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap zakat? Simak pembahasan mendalamnya dalam liputan berikutnya.
BERITA12/02/2025 | Red/Humas
Baznas Nganjuk Salurkan Bantuan Rumah Layak Huni dan Santunan Disabilitas
Baznas Nganjuk Salurkan Bantuan Rumah Layak Huni dan Santunan Disabilitas
Nganjuk, 10 Februari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Nganjuk kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program bantuan sosial. Kali ini, Baznas Nganjuk menyalurkan Bantuan Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) serta bantuan bagi penyandang disabilitas di beberapa desa di Kabupaten Nganjuk. Salah satu penerima bantuan RLHB adalah Bapak Muri, warga Dusun Karang Tengah, Desa Mojoagung, Kecamatan Prambon. Program ini bertujuan untuk memberikan hunian yang lebih layak dan sehat bagi masyarakat yang kurang mampu, sehingga mereka dapat hidup dengan lebih nyaman dan aman. Selain itu, Baznas juga menyalurkan bantuan kepada lima warga penyandang disabilitas di Kecamatan Pace. Bantuan disabilitas diberikan kepada Bapak Syawal dari Dusun Gajah Belor, Desa Plosoharjo, serta Bapak Subur, Muhammad Alii Sholikhuddin, Adelya Desi Fitria, dan Aini Pratiwi Mutiarasari yang berasal dari Dusun Mojorejo dan Dusun Pandanarum, Desa Plosoharjo. Bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Baznas terhadap kelompok rentan agar mereka mendapatkan dukungan yang layak untuk kehidupan sehari-hari. Ketua Baznas Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I., menyampaikan bahwa bantuan ini adalah bagian dari program sosial Baznas untuk mengurangi kesenjangan sosial di masyarakat. “Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung program-program Baznas dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi,” ujarnya. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua 2 Baznas Nganjuk, Dra. Hj. Suraya Khusnaniyati, M.HI., serta Ketua Pelaksana, Ahmad Dain Arif, S.Pd.I. Mereka didampingi oleh beberapa perangkat desa setempat yang turut membantu proses penyaluran bantuan. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan sinergi antara Baznas dan pemerintah desa dalam mendukung masyarakat kurang mampu. Baznas Nganjuk secara rutin menjalankan berbagai program sosial dan kemanusiaan yang menyasar masyarakat prasejahtera. Selain bantuan rumah layak huni dan santunan bagi penyandang disabilitas, Baznas juga aktif dalam program pendidikan, kesehatan, dan ekonomi berbasis zakat. Berbagai inisiatif ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi berbagai permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat Kabupaten Nganjuk. Dengan adanya kegiatan ini, Baznas Nganjuk kembali menegaskan perannya sebagai lembaga yang berperan aktif dalam menyejahterakan masyarakat. Diharapkan, kolaborasi antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat dapat terus ditingkatkan guna menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh warga Kabupaten Nganjuk.
BERITA11/02/2025 | Red/Humas
BAZNAS Nganjuk: Awali Pekan dengan Penuh Khidmat
BAZNAS Nganjuk: Awali Pekan dengan Penuh Khidmat
Nganjuk, 10 Februari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk kembali menggelar kegiatan rutinan tahlil dan doa bersama yang dihadiri oleh pimpinan, staf, serta mahasiswa dari Praktik Pengumpulan ZISWAF (PPZ). Acara ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I, yang sekaligus menyampaikan kultum dengan pesan-pesan religius yang mendalam. Dalam kultumnya, Dr. H. Zainal Arifin menegaskan bahwa segala aspek kehidupan manusia, termasuk rezeki, jodoh, dan kematian, telah ditetapkan oleh Allah SWT. Oleh karena itu, beliau mengingatkan agar tidak mengabaikan doa sebagai bentuk ikhtiar dan tawakal kepada-Nya. Beliau juga mengingatkan akan bahaya sifat sombong, karena kesombongan dapat menyebabkan dicabutnya derajat seseorang, sebagaimana sebaliknya, sikap rendah hati dapat meningkatkan derajat seseorang di hadapan Allah SWT. Lebih lanjut, beliau menyoroti pentingnya memahami konsep takdir dalam Islam. Menurut beliau, pandangan yang menyatakan bahwa manusia sepenuhnya menentukan takdirnya sendiri merupakan pemahaman dari kelompok Qodariyah dan Mu’tazilah yang tidak meyakini bahwa segala sesuatu telah ditentukan oleh Allah SWT. Pemikiran ini berujung pada munculnya berbagai aliran dalam Islam, salah satunya adalah kelompok Khawarij yang terlalu mendewakan akal manusia. Sebagai umat Islam, kita dianjurkan untuk mengikuti konsep berpikir Ahlussunnah wal Jama'ah yang menekankan keseimbangan antara usaha dan keyakinan bahwa hasil akhirnya ditentukan oleh Allah SWT. Beliau juga menyinggung peristiwa sejarah Perang Shiffin antara Khalifah Ali bin Abi Thalib dan Muawiyah bin Abi Sufyan, di mana muncul kelompok yang menolak hukum selain dari Allah dengan slogan “Laa hukma illa billah” (tidak ada hukum selain hukum Allah). Kegiatan tahlil dan doa bersama ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Nganjuk dalam memperkuat nilai-nilai spiritual dan kebersamaan di lingkungan kerja serta masyarakat. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, seluruh peserta dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memahami konsep ketauhidan dengan lebih baik.
BERITA10/02/2025 | Red/Humas
BAZNAS Nganjuk Monitoring RLHB Rumah Luluk Anifah di Kedungglugu
BAZNAS Nganjuk Monitoring RLHB Rumah Luluk Anifah di Kedungglugu
Nganjuk – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Pada Senin, 3 Februari 2025, tim BAZNAS Nganjuk melakukan monitoring terhadap pembangunan RLHB milik Luluk Anifah di Desa Kedungglugu, Kecamatan Gondang. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Pelaksana BAZNAS Nganjuk, Ahmad Dain Arif, S.Pd.I, serta didampingi staf bidang Pendistribusian & Pendayagunaan, Rina Sari, A.Md. TP. Turut hadir dalam acara tersebut mahasiswa Program Pendidikan Zakat (PPZ) dan Kepala Desa Kedungglugu, Sartono, yang memberikan apresiasi atas upaya BAZNAS dalam meningkatkan taraf hidup warganya. Dalam sambutannya, Ahmad Dain Arif menyampaikan bahwa program RLHB merupakan bentuk nyata kepedulian BAZNAS dalam mewujudkan hunian yang layak bagi masyarakat kurang mampu. “Kami berharap rumah ini dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi keluarga penerima manfaat,” ujarnya. Kepala Desa Kedungglugu, Sartono, menyambut baik langkah BAZNAS dan menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan lembaga zakat. “Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami. Semoga program seperti ini terus berlanjut demi kesejahteraan masyarakat,” katanya. Luluk Anifah, sebagai penerima manfaat, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS serta semua pihak yang telah membantu dalam pembangunan rumahnya. “Alhamdulillah, saya sangat terbantu. Semoga Allah membalas kebaikan semua pihak yang terlibat,” ucapnya penuh haru. Program RLHB BAZNAS Nganjuk sendiri telah berjalan secara berkelanjutan dengan sasaran warga kurang mampu yang membutuhkan hunian layak. Monitoring dilakukan secara berkala guna memastikan setiap rumah yang dibangun sesuai standar dan memberikan manfaat maksimal bagi penerima. Dengan adanya program ini, BAZNAS Nganjuk berharap semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati kehidupan yang lebih baik melalui bantuan rumah layak huni. Ke depan, kolaborasi antara BAZNAS, pemerintah desa, dan berbagai elemen masyarakat diharapkan semakin kuat untuk menciptakan lingkungan yang lebih sejahtera.
BERITA07/02/2025 | Red/Humas
BAZNAS Nganjuk Salurkan Modal Usaha kepada "Pedagang Kelontong"
BAZNAS Nganjuk Salurkan Modal Usaha kepada "Pedagang Kelontong"
Nganjuk, 5 Februari 2025 – BAZNAS Kabupaten Nganjuk kembali menyalurkan bantuan modal usaha untuk pelaku UMKM di Desa Sukoharjo, Kecamatan Wilangan. Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Ir. Hendro Djoko Soedarsono, M.Si., secara simbolis menyerahkan bantuan modal kepada seorang pedagang kelontong setempat dalam acara pentasyarufan yang digelar di Pendopo Desa Sukoharjo pada Rabu (5/2). Bantuan modal sebesar Rp 1 juta ini diberikan kepada seorang pedagang kelontong yang telah berjualan selama lebih dari lima tahun. Endro Joko Soedarsono menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk mendukung keberlangsungan usaha kecil di masyarakat agar lebih berkembang dan mandiri secara ekonomi. "Kami ingin para pedagang kecil seperti bapak dan ibu di sini bisa memanfaatkan modal ini untuk menambah stok barang dagangan dan memperluas usaha. Semoga bantuan ini membawa berkah dan manfaat yang besar," ujarnya. Pedagang kelontong penerima bantuan menyampaikan rasa terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Nganjuk. "Bantuan ini sangat membantu kami untuk menambah barang dagangan. Semoga BAZNAS terus membantu masyarakat kecil seperti kami," ungkapnya dengan penuh syukur. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program pemberdayaan ekonomi yang telah disampaikan sebelumnya oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I., dan didukung oleh Camat Wilangan Sutomo serta Kepala Desa Sukoharjo Harsono. Sutomo menilai bahwa penyaluran bantuan ini memberikan dampak positif bagi pelaku usaha kecil di Kecamatan Wilangan. "Kami sangat mendukung program ini dan berharap masyarakat dapat memanfaatkan modal usaha ini dengan baik," katanya. Dengan adanya program pemberdayaan ekonomi yang terus digalakkan BAZNAS Kabupaten Nganjuk, para pelaku UMKM seperti pedagang kelontong di Desa Sukoharjo diharapkan semakin berkembang dan mampu berkontribusi dalam memajukan perekonomian desa.
BERITA06/02/2025 | Red/Humas
Wakil Ketua I BAZNAS Nganjuk Serahkan Modal Usaha kepada Bakul Tempe Keliling
Wakil Ketua I BAZNAS Nganjuk Serahkan Modal Usaha kepada Bakul Tempe Keliling
Nganjuk, 5 Februari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk terus melanjutkan penyaluran bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM di Desa Sukoharjo, Kecamatan Wilangan. Pada Rabu (5/2), Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Muhammad Roissudin, M.Pd., secara simbolis menyerahkan bantuan modal kepada Didik Purwosantoso (43), seorang bakul tempe keliling yang telah berusaha selama lebih dari 5 tahun. Bertempat di Pendopo Desa Sukoharjo, penyerahan bantuan ini menjadi bagian dari program pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas yang dijalankan BAZNAS Kabupaten Nganjuk. Didik menerima bantuan modal sebesar Rp 1 juta yang bersumber dari dana zakat, infak, dan wakaf. Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Roissudin menyampaikan apresiasi atas kegigihan Didik dalam menjalankan usahanya. "Kami berharap bantuan ini dapat menjadi tambahan modal untuk meningkatkan kapasitas usaha Pak Didik. Semoga usahanya semakin berkembang dan membawa manfaat bagi keluarganya," ujarnya. Didik menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya. "Terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Nganjuk atas bantuan ini. Saya akan gunakan modal ini untuk membeli bahan baku dan memperluas pemasaran tempe saya," katanya. Sebelumnya, BAZNAS Kabupaten Nganjuk telah menyalurkan bantuan kepada 20 pelaku UMKM di Desa Sukoharjo. Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I., menekankan pentingnya penggunaan dana sesuai peruntukan untuk mendukung usaha yang lebih mandiri dan produktif. Camat Wilangan Sutomo, S.Sos., M.M., dan Kepala Desa Sukoharjo Harsono juga turut mengapresiasi inisiatif ini. Mereka berharap program pemberdayaan ekonomi ini dapat membawa dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat. Dengan adanya kolaborasi berbagai pihak, diharapkan pelaku UMKM seperti Didik Purwosantoso dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian wilayah Kecamatan Wilangan.
BERITA06/02/2025 | Red/Humas
Kades Sukoharjo Apresiasi Bantuan Modal dari BAZNAS untuk Pelaku UMKM
Kades Sukoharjo Apresiasi Bantuan Modal dari BAZNAS untuk Pelaku UMKM
Nganjuk, 5 Februari 2025 – Kepala Desa Sukoharjo, Harsono, menyampaikan apresiasi atas bantuan modal usaha yang disalurkan oleh BAZNAS Kabupaten Nganjuk kepada pelaku UMKM di desanya. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Pendopo Desa Sukoharjo pada Rabu (5/2) dengan dihadiri berbagai pihak, termasuk pimpinan BAZNAS Nganjuk dan Camat Wilangan. Harsono mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk perhatian besar terhadap pelaku usaha kecil yang membutuhkan dukungan untuk berkembang. "Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Nganjuk atas bantuan ini. Semoga benar-benar bermanfaat bagi masyarakat kami," ujarnya. Sebanyak 20 pelaku UMKM menerima bantuan modal sebesar Rp 1 juta per orang yang berasal dari dana zakat, infak, dan wakaf. Harsono berharap para penerima manfaat dapat menggunakan dana tersebut secara maksimal untuk mengembangkan usahanya. Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.P.d.I., menegaskan bahwa dana yang diberikan merupakan amanah yang harus digunakan dengan bijak. "Kami berharap bantuan ini digunakan sesuai peruntukannya untuk pengembangan usaha," pesannya. Camat Wilangan, Sutomo, S.Sos., M.M., yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi atas program BAZNAS yang dinilai memberikan dampak positif bagi masyarakat wilayahnya. "Semoga kerja sama ini dapat terus terjalin dan semakin banyak masyarakat yang terbantu," ujarnya. Kegiatan ini juga dihadiri mahasiswa PPZ yang mendapat kesempatan belajar langsung tentang mekanisme penyaluran zakat dan pengelolaan dana untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan bantuan modal yang disalurkan ini, diharapkan pelaku UMKM di Desa Sukoharjo dapat berkembang dan berkontribusi lebih besar dalam perekonomian desa dan wilayah sekitarnya.
BERITA06/02/2025 | Red/Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Nganjuk.

Lihat Daftar Rekening →