WhatsApp Icon
Wujudkan Hunian Layak, BAZNAS dan Dinas PRKPP Kabupaten Nganjuk Tasyarufkan Bantuan RTLH di Desa Kampungbaru

NGANJUK — Komitmen untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat terus ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk. Bekerja sama dengan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PRKPP) Kabupaten Nganjuk, BAZNAS menyerahkan bantuan sosial Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Anjarwati, warga Desa Kampungbaru, Kecamatan Tanjunganom, pada Rabu (12/8/2026). Penyerahan bantuan senilai Rp 20 juta tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I., bersama Kepala Dinas PRKPP Kabupaten Nganjuk, Mashudi Nurul Huda, S.STP., M.M. Kehadiran jajaran pimpinan ini disambut hangat oleh penerima manfaat beserta tokoh masyarakat setempat. Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, menyampaikan bahwa penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui program RTLH ini merupakan bentuk kepedulian nyata muzaki di Kabupaten Nganjuk. Bantuan ini diharapkan dapat memicu semangat gotong royong warga sekitar dalam proses pembangunan rumah Ibu Anjarwati. "Penyaluran bantuan ini merupakan amanah dari para muzaki yang kami wujudkan dalam bentuk hunian yang aman dan nyaman. Kami berharap bantuan sebesar 20 juta rupiah ini dapat memberikan kebahagiaan serta meningkatkan taraf hidup keluarga Ibu Anjarwati," ujar Zainal Arifin di lokasi kegiatan. Sementara itu, Kepala Dinas PRKPP Kabupaten Nganjuk, Mashudi Nurul Huda, mengapresiasi sinergi yang terjalin erat antara pemerintah daerah dan BAZNAS. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor seperti ini sangat efektif untuk mempercepat penanganan rumah tidak layak huni di kawasan Kabupaten Nganjuk. Raut keharuan dan kebahagiaan tampak jelas dari wajah Anjarwati saat menerima bantuan secara simbolis. Ia mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada BAZNAS, Dinas PRKPP, serta seluruh pihak yang telah peduli terhadap kondisi tempat tinggalnya. Program kolaboratif ini menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah dan lembaga amil zakat di tengah masyarakat yang membutuhkan. #BAZNASNganjukAPIK #RumahLayakHuni #KecamatanTanjunganom #Nganjuk #BAZNAS

13/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Puncak HUT IJTI Ke 28: Sinergi Ketua BAZNAS & Bupati Nganjuk Jadi Inspirasi Profesionalisme dan Kepedulian

NGANJUK – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pokja Nganjuk mencapai puncaknya pada Minggu, 9 Agustus 2026, Acara yang berlangsung khidmat dan meriah ini dihadiri langsung oleh Bupati Kabupaten Nganjuk Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md., S.E., S.H., M.M., M.B.A. serta Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I. Kehadiran dua tokoh sentral pembangunan di Nganjuk ini menegaskan bahwa peran jurnalis tidak hanya terbatas pada penyampaian informasi, tetapi juga sebagai pilar penting dalam mendorong transparansi, akuntabilitas, dan kepedulian sosial di masyarakat. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua IJTI Pokja Nganjuk Sofian Hanafi, seluruh anggota IJTI Pokja Nganjuk, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Nganjuk yang memberikan dukungan penuh terhadap eksistensi pers lokal. Dalam sambutannya, Bupati Nganjuk Kang Marhaen Djumadi menyampaikan apresiasi tinggi kepada IJTI atas kontribusinya dalam mengawal program-program pemerintah daerah. Beliau menekankan bahwa profesionalisme jurnalis adalah kunci terciptanya ekosistem demokrasi yang sehat dan pembangunan yang tepat sasaran. Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk Zainal Arifin, menyoroti aspek kepedulian sosial sebagai nilai tambah dari profesi jurnalis. Beliau mengajak para insan pers untuk tidak hanya meliput peristiwa, tetapi juga ikut menggerakkan filantropi Islam melalui literasi zakat yang mereka sebarkan. Acara puncak HUT IJTI ini juga diisi dengan berbagai kegiatan positif, termasuk penyerahan penghargaan kepada jurnalis berprestasi, serta aksi sosial berupa penyaluran bantuan kepada warga kurang mampu di sekitar lokasi acara. Kehadiran jajaran Forkopimda semakin memperkuat pesan bahwa keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat adalah tanggung jawab bersama yang didukung oleh kebebasan pers yang bertanggung jawab. Melalui momentum HUT IJTI kali ini, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Nganjuk, BAZNAS, dan organisasi pers diharapkan dapat terus tumbuh dan melahirkan karya-karya jurnalistik yang tidak hanya informatif, tetapi juga transformatif bagi kemajuan daerah kesejahteraan umat. #BAZNASNganjukAPIK #HUTIJTI #Bantuansosial #Nganjuk #BAZN

10/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
BAZNAS Bersama Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk Tasyarufkan Bantuan Rumah Tidak Layak Huni di Desa Ngadipiro

NGADIPIRO, WILANGAN – Dalam upaya nyata mewujudkan hunian layak bagi keluarga prasejahtera sekaligus mendukung ketahanan keluarga, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk berkolaborasi dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Nganjuk menggelar acara serah terima bantuan Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan pada Kamis, 06 Agustus 2026, bertempat di Desa Ngadipiro, Kecamatan Wilangan. Acara dipimpin langsung oleh dua pimpinan kunci, yaitu Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I. dan Kepala Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk Dra. Asti Widyartini, M.Si. Kehadiran simultan dari lembaga zakat dan dinas teknis kependudukan ini menegaskan bahwa perbaikan rumah bukan sekadar urusan fisik bangunan, melainkan bagian integral dari program penguatan kualitas hidup dan ketahanan keluarga (family resilience). Turut hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan dari Kecamatan Wilangan serta Perangkat Desa Ngadipiro, yang menjadi saksi nyata bergulirnya bantuan bagi warga setempat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I. menyampaikan bahwa bantuan RTLH ini merupakan wujud amanah dari dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat Nganjuk yang dikelola secara profesional. Beliau menekankan bahwa rumah yang layak huni adalah fondasi utama bagi terbentuknya keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.

Penyerahan bantuan secara simbolis ditandai dengan penyerahan kunci rumah atau plakat kepada perwakilan penerima manfaat di Desa Ngadipiro. Wajah haru dan senyum lega terpancar dari para mustahik yang kini memiliki harapan baru untuk menjalani kehidupan yang lebih layak dan bermartabat.

Melalui kolaborasi solid antara BAZNAS, Dinas PPKB, Pemerintah Kecamatan, dan Desa, program RTLH di Kecamatan Wilangan ini diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi desa-desa lain. Sinergi kebaikan ini membuktikan bahwa ketika semua pihak bergerak satu arah, mimpi memiliki rumah layak huni bagi warga kurang mampu bukanlah hal yang mustahil, melainkan kenyataan yang sedang diwujudkan bersama.

#BAZNASNganjukApik #DinasPPKB #RumahLayakHuni #Nganjuk #BAZNAS

07/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Survei Calon Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni BAZNAS Kabupaten Nganjuk di Desa Macanan

NGANJUK – Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk untuk menyalurkan bantuan secara tepat sasaran kembali dibuktikan melalui kegiatan survei langsung ke lokasi calon penerima manfaat program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 04 Agustus 2026, ini bertempat di Desa Macanan, dengan objek survei utama berupa rumah milik Bapak Kaswadi. Rombongan survei dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Nganjuk Muh. Roissudin, M.Pd. dan Ketua Pelaksana BAZNAS Kabupaten Nganjuk Ahmad Dain Arif, S.Pd. Kehadiran dua pimpinan kunci ini menegaskan bahwa setiap usulan bantuan RTLH tidak hanya didasarkan pada dokumen administratif, tetapi juga melalui observasi fisik dan kondisi sosial-ekonomi yang nyata di lapangan. Dalam kegiatan ini, tim BAZNAS juga didampingi oleh perangkat Desa Macanan untuk memastikan validitas data kependudukan dan status kepemilikan lahan. Rumah Bapak Kaswadi menjadi fokus penilaian karena kondisinya yang memprihatinkan dan dinilai membahayakan keselamatan penghuni. Tim survei melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap struktur bangunan, mulai dari fondasi, dinding, atap, hingga sistem sanitasi dan ventilasi udara. "Prinsip kami adalah 'Tepat Sasaran, Tepat Manfaat'. Kami turun langsung ke sini bukan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan untuk memahami kebutuhan riil Bapak Kaswadi. Apakah atapnya perlu diganti total? Apakah dindingnya butuh perkuatan? Data dari survei inilah yang akan menjadi dasar perhitungan anggaran bantuan agar renovasi bisa tuntas dan berkualitas," Jelas Bapak Muh. Roissudin. Setelah survei selesai, data yang diperoleh akan dibawa ke kantor pusat BAZNAS Kabupaten Nganjuk untuk dibahas dalam rapat pleno penetapan penerima manfaat. Jika disetujui, rencana teknis renovasi akan segera disusun untuk memastikan standar kelayakan huni terpenuhi. Melalui langkah-langkah verifikasi yang ketat dan humanis seperti di Desa Macanan ini, BAZNAS Kabupaten Nganjuk terus berupaya mewujudkan hunian yang layak, aman, dan nyaman bagi warga kurang mampu, sebagai wujud nyata kepedulian umat terhadap sesama. #BAZNASNganjukAPIK #RumahTidakLayakHuni #DesaMacanan #Nganjuk #BAZNAS

05/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Survei Calon Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni BAZNAS Kabupaten Nganjuk di Desa Tempelwetan

NGANJUK — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk terus mengukuhkan komitmennya dalam mendukung pengetasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah Kabupaten Nganjuk. Sebagai bagian dari implementasi program penataan hunian layak, BAZNAS Kabupaten Nganjuk melaksanakan survei dan verifikasi lapangan bagi calon penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Tempelwetan pada Selasa (04/08/2026). Kegiatan survei lapangan ini dipimpin secara langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Muh. Roissudin, M.Pd., didampingi oleh Ketua Pelaksana BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Ahmad Dain Arif, S.Pd. Pelaksanaan verifikasi ini turut dihadiri dan didampingi oleh jajaran Perangkat Desa Tempelwetan guna mengawal keabsahan data administrasi serta kondisi riil calon penerima di lapangan. Peninjauan kelayakan secara menyeluruh berfokus pada kediaman Bapak Didik Hantoro, salah satu warga Desa Tempelwetan yang terdaftar dalam usulan penerima program RTLH. Tim penilai BAZNAS melakukan evaluasi teknis terhadap kondisi fisik bangunan, mencakup tingkat kelayakan struktur atap, dinding, lantai, ketersediaan pencahayaan alami, hingga kelayakan sarana sanitasi dasar. "Survei kelayakan ini merupakan tahap krusial untuk memastikan bahwa pengelolaan dan penyaluran dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari para muzaki dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran kepada mustahik yang benar-benar membutuhkan," ujar Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Muh. Roissudin, M.Pd. Peninjauan mendalam dilakukan mulai dari ketahanan struktur bangunan hingga kebersihan sanitasi. Langkah ini diambil agar penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari para muzaki benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi penerima manfaat. Melalui langkah-langkah verifikasi yang ketat dan humanis seperti di Desa Tempelwetan ini, BAZNAS Kabupaten Nganjuk terus berkomitmen mewujudkan mimpi memiliki rumah layak huni bagi warga kurang mampu, sebagai wujud nyata keberkahan zakat bagi umat. #BAZNASNganjukAPIK #RumahTidakLayakHuni #DesaTempelwetan #Nganjuk #BAZNAS

05/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Nganjuk

Berita Terbaru

Rakorda BAZNAS Jawa Timur
Rakorda BAZNAS Jawa Timur
Segenap Pimpinan BAZNAS Kabupaten Nganjuk mengucapkan "Selamat dan Sukses Atas Terselenggaranya Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) BAZNAS Se-Jawa Timur Tahun 2025"Semoga Melalui RAKORDA ini, sinergi antar BAZNAS di Jawa Timur semakin kuat dan solid dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat yang amanah dan profesional.
BERITA09/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Unboxing Daging DAM, Pengecekan dan pendataan Penerima Manfaat
Unboxing Daging DAM, Pengecekan dan pendataan Penerima Manfaat
Kegiatan unboxing daging DAM berlangsung dengan penuh semangat dan keteraturan di kantor BAZNAS Kabupaten Nganjuk. Tim panitia dengan cermat membuka kotak-kotak berisi daging beku yang telah dikemas secara higienis, memastikan kondisinya tetap terjaga selama distribusi. Setiap kemasan diperiksa satu per satu untuk menjamin kualitas dan berat sesuai standar sebelum disalurkan kepada penerima manfaat. Proses ini dilakukan secara transparan dan diawasi langsung oleh pimpinan BAZNAS Kabupaten Nganjuk guna menjaga akuntabilitas dan kepercayaan Setelah unboxing dan pengecekan selesai, tim pendataan langsung melakukan verifikasi terhadap daftar penerima manfaat berdasarkan data yang telah disusun sebelumnya. Nama, alamat, serta jumlah anggota keluarga dicocokkan dengan dokumen pendukung untuk memastikan tepat sasaran. Alhamdulillah, daging siap disalurkan! Semoga berkah dan membawa kebahagiaan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan.
BERITA08/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Sosialisasi Tupoksi UPZ Desa/Kelurahan Kecamatan Baron
Sosialisasi Tupoksi UPZ Desa/Kelurahan Kecamatan Baron
Sosialisasi Tupoksi UPZ Desa/Kelurahan Kecamatan Baron Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan Baron menggelar Sosialisasi Tugas, Pokok, dan Fungsi (Tupoksi) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa/Kelurahan se-Kecamatan Baron . Kegiatan ini berlangsung di Kantor Kecamatan Baron , Senin 06 Oktober 2025 Acara dibuka oleh Kepala Kecamatan Baron, Gunawan Wibisono, S.STP. , Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I. , serta Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Muhammad Roissudin, M.Pd. Turut hadir para pengurus UPZ, perangkat desa/kelurahan, serta masyarakat tokoh dari seluruh wilayah Kecamatan Baron. Dalam berbagai hal, Kepala Kecamatan Baron menyampaikan bahwa keberadaan UPZ memiliki peran strategis dalam mendekatkan layanan zakat kepada masyarakat. “UPZ bukan sekadar lembaga formalitas, melainkan garda terdepan dalam memastikan zakat dikelola secara amanah, transparan, dan tepat sasaran,” ujar Gunawan Wibisono. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa/kelurahan dan lembaga zakat. “Zakat adalah instrumen penting dalam pemerataan ekonomi umat. Dengan pengelolaan yang baik melalui UPZ, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Muhammad Roissudin, dalam paparannya menjelaskan secara rinci mekanisme operasional UPZ, termasuk tata cara pengumpulan, pencatatan, penyetoran, pelaporan zakat sesuai dengan regulasi nasional dan Dasar hukumnya. Sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pengurus UPZ dalam menjalankannya, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun sistem zakat yang Amanah, Profesional Integritas dan, Akuntabel, di wilayah Kecamatan Baron. Dengan semangat “Zakat Untuk Kesejahteraan Umat”, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan wilayah Baron menjadi masyarakat yang tidak hanya taat berzakat, tetapi juga mandiri dan sejahtera.
BERITA07/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Sosialisasi Tupoksi UPZ Desa/Kelurahan Kecamatan Tanjunganom
Sosialisasi Tupoksi UPZ Desa/Kelurahan Kecamatan Tanjunganom
Sosialisasi Tupoksi UPZ Desa/Kelurahan Digelar di Kantor Kecamatan Tanjunganom BAZNAS Kabupaten Nganjuk Bekerjasama dengan Kecamatan Tanjunganom menggelar Sosialisasi Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa/Kelurahan di Aula Kantor Kecamatan Tanjunganom. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kecamatan Tanjunganom, Bapak Johansyah Setiawan, S.E., Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I., dan Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Nganjuk, Bapak Muhammad Roissudin, M.Pd., serta seluruh pengurus UPZ se-Kecamatan Tanjunganom. Acara berlangsung pada Senin, 06 Oktober 2025, dimulai pukul 09.00 WIB. Bertempat di Aula Kantor Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk. Sosialisasi ini digelar guna meningkatkan kapasitas pengurus UPZ dalam menjalankan tugas sesuai regulasi, memperluas jangkauan pengumpulan zakat, serta memastikan penyaluran tepat sasaran bagi mustahik Dalam sambutannya, Bapak Johansyah Setiawan menyampaikan bahwa keberadaan UPZ di tingkat desa/kelurahan sangat strategis dalam memperkuat sistem pengelolaan zakat secara terstruktur dan berkelanjutan. Ia berharap UPZ dapat menjadi mitra pemerintah dalam pemberdayaan ekonomi umat melalui zakat. Ketua BAZNAS Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.i, menekankan pentingnya integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat. Menurutnya, UPZ bukan hanya bertugas mengumpulkan zakat, tetapi juga menjadi ujung tombak edukasi zakat di masyarakat. Sebagai pemateri utama, Bapak Muhammad Roissudin, M.Pd., menyampaikan dasar hukum Baznas, dasar hukum pembentukan dan pengelolaan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) beliau juga tak lupa memapaparkan teknis mengenai tata cara pengumpulan, pencatatan, pelaporan, serta koordinasi UPZ dengan BAZNAS Kabupaten. Ia juga menjelaskan alur zakat dari muzaki (pembayar zakat) hingga sampai kepada mustahik (penerima zakat) sesuai ketentuan syariah dan regulasi nasional. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di wilayah Kecamatan Tanjunganom demi terwujudnya kesejahteraan umat yang berkelanjutan.
BERITA06/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Ucapan HUT TNI Ke 80
Ucapan HUT TNI Ke 80
Selamat Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia. Terima kasih atas dedikasi dan pengorbanan TNI dalam menjaga keutuhan NKRI, mengayomi rakyat, serta memastikan kedaulatan bangsa tetap tegak berdiri. Semoga TNI selalu menjadi garda terdepan yang profesional, modern, dan tangguh dalam menghadapi setiap tantangan. Di usia ke-80 ini, TNI bukan hanya merayakan masa lalu, tetapi menatap masa depan dengan tekad baru: menjadi kekuatan pertahanan yang berkelas dunia, tetap rendah hati, dan selalu setia kepada konstitusi serta amanat rakyat. TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju
BERITA04/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Survei Calon Penerima Rumah Layak Huni BAZNAS Kabupaten Nganjuk
Survei Calon Penerima Rumah Layak Huni BAZNAS Kabupaten Nganjuk
Pada hari ini, bertempat di kediaman Bapak Nuptri Suhendik di Desa Sumberurip, Kecamatan Berbek, telah dilaksanakan kegiatan survei lapangan sebagai bagian dari proses verifikasi dan penilaian kelayakan calon penerima bantuan program Rumah Layak Huni. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ibu Dra. Suraya Khusnaniyati, M.Hi, selaku Wakil Ketua II, bersama Bapak Ahmad Dain Arif, S.Pd.I, selaku Kepala Pelaksana. Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan observasi langsung terhadap kondisi bangunan rumah, meliputi struktur dinding, atap, lantai, ventilasi, sanitasi, serta ketersediaan fasilitas dasar lainnya. Hasil observasi menunjukkan bahwa rumah Bapak Nuptri berada dalam kondisi yang memprihatinkan dinding mengalami retak-retak, atap bocor, lantai belum diplester, dan fasilitas MCK belum memadai. Selain observasi fisik, tim juga melakukan wawancara mendalam dengan Bapak Nuptri untuk memahami kondisi sosial ekonomi keluarga, mata pencaharian, jumlah tanggungan, serta riwayat kepemilikan lahan. Dari hasil wawancara diketahui bahwa Bapak Nuptri merupakan warga kurang mampu yang bekerja sebagai buruh harian lepas, Rumah yang ditempati saat ini merupakan warisan keluarga yang belum pernah direnovasi secara signifikan sejak puluhan tahun lalu.. Kegiatan survei ini berlangsung dengan lancar dan penuh kekeluargaan. Ibu Dra. Suraya Khusnaniyati, M.Hi menekankan komitmen lembaga untuk terus memprioritaskan bantuan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, sementara Bapak Ahmad Dain Arif, S.Pd.I menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan kerja sama dari pihak keluarga selama proses survei. Hasil survei ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam penetapan penerima bantuan tahap selanjutnya, dengan harapan dapat segera direalisasikan demi mewujudkan hunian yang layak dan bermartabat bagi keluarga Bapak Nuptri Suhendik.
BERITA03/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
BAZNAS Salurkan Bantuan Sosial Dalam Rangka HUT TNI Ke 80
BAZNAS Salurkan Bantuan Sosial Dalam Rangka HUT TNI Ke 80
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (HUT TNI) ke-80, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk menyalurkan bantuan sosial sebagai wujud kepedulian dan sinergi antara lembaga zakat dengan TNI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Kegiatan penyaluran bantuan sosial ini berlangsung di Subdenpom Nganjuk dan dihadiri langsung oleh Pak Lettu Cpm Warwan, perwakilan TNI dari Subdenpom Nganjuk, serta Sekretaris BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Bapak Anang Wijiarto, S.Sos. Kehadiran kedua tokoh tersebut menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat solidaritas sosial dan gotong royong di tengah masyarakat. Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako yang ditujukan kepada keluarga dhuafa, lansia, dan masyarakat prasejahtera di sekitar wilayah Nganjuk. Penyaluran ini sebagai bentuk apresiasi terhadap pengabdian TNI selama 80 tahun dalam menjaga kedaulatan, keutuhan, dan ketahanan bangsa. Dalam sambutannya, Lettu Cpm Warwan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kolaborasi ini. “Kami sangat menghargai kehadiran BAZNAS di Subdenpom Nganjuk dalam rangka HUT TNI. Ini membuktikan bahwa TNI tidak hanya kuat di medan tugas, tetapi juga erat bersama rakyat dalam setiap upaya kemanusiaan. Terima kasih atas kepercayaan dan kerja sama yang luar biasa,” ujarnya. Sementara itu, Bapak Anang Wijiarto, S.Sos menyampaikan, “Melalui momentum HUT TNI ke-80 ini, BAZNAS Kabupaten Nganjuk ingin menunjukkan bahwa sinergi antara lembaga zakat dan TNI dapat menjadi kekuatan besar dalam mewujudkan kesejahteraan sosial. Semoga bantuan ini membawa manfaat nyata dan menjadi berkah bagi penerimanya.” Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk perayaan HUT TNI, tetapi juga simbol kedekatan TNI dengan rakyat serta komitmen bersama dalam membangun masyarakat Nganjuk yang lebih peduli, tangguh, dan sejahtera.
BERITA03/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Koordinasi BAZNAS Kabupaten Nganjuk Untuk Pembentukan UPZ
Koordinasi BAZNAS Kabupaten Nganjuk Untuk Pembentukan UPZ
Dalam rangka memperkuat sistem pengelolaan zakat di tingkat kecamatan dan mendekatkan layanan zakat kepada masyarakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk menginisiasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di dua wilayah strategis, yaitu Kecamatan Baron dan Kecamatan Tanjunganom. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Nganjuk dalam meningkatkan efektivitas pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat secara profesional, transparan, dan akuntabel sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Dengan terbentuknya UPZ di Kecamatan Baron dan Kecamatan Tanjunganom, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat, memperluas jangkauan program pemberdayaan mustahik, serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga zakat dalam mewujudkan kesejahteraan umat dan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Nganjuk.
BERITA02/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Ketua BAZNAS Bersama Bapak Bupati Salurkan Bantuan Sosial RTLH di Desa Kampungbaru, Kecamatan Tanjunganom
Ketua BAZNAS Bersama Bapak Bupati Salurkan Bantuan Sosial RTLH di Desa Kampungbaru, Kecamatan Tanjunganom
Ketua Baznas Kabupaten Nganjuk Bersama Bapak Bupati Salurkan Bantuan Sosial RTLH di Desa Kampungbaru Kecamatan Tanjunganom Dalam langkah nyata mewujudkan kesejahteraan rakyat dan mengentaskan kemiskinan ekstrem, Pemerintah Kabupaten Nganjuk bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk meresmikan bantuan program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Kampungbaru, Kecamatan Tanjunganom, Rabu (01/Oktober/2025). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Nganjuk Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md., S.E., M.M., M.B.A. dan Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd., serta sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat setempat. Program RTLH ini merupakan wujud kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan lembaga zakat dalam memastikan hak dasar warga atas hunian yang layak dan sehat. Bantuan yang disalurkan berupa dana puluhan juta rupiah yang bersumber dari CSR dan BAZNAS, Dalam sambutannya, Bupati Marhaen Djumadi. Jangan lelah untuk membantu, kita tidak sendirian, pemerintah bersama Baznas, swasta, dan Masyarakat, pelaksanaan teknis penyaluran diserahkan kepada pemerintah desa. Sementara itu, Ketua BAZNAS Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd., menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari amanah umat. Bantuan RTLH ini bersumber dari zakat, infak, dan sedekah. Alhamdulillah, yang terkumpul dari masyarakat Nganjuk kembali mengalir kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Acara ditutup dengan penyerahan secara simbolis. Langkah ini menjadi bukti konkret sinergi antara pemerintah dan BAZNAS dalam membangun Nganjuk yang lebih adil, inklusif, dan berkeadilan sosial.
BERITA02/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Selamat Hari Batik Nasional 2025
Selamat Hari Batik Nasional 2025
Selamat Hari Batik Nasional 2025 Di pagi yang tenang, saat sinar matahari pertama menyentuh permukaan kain yang masih basah oleh malam, terhampar keindahan yang tak pernah pudar, Hari ini, 2 Oktober 2025, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional bukan hanya sebagai momen nostalgia, tetapi sebagai panggilan untuk merawat, menghidupkan, dan mewariskan kekayaan budaya yang menjadi napas peradaban Nusantara. Tahun ini, kita mengusung tema Batik Merawit sebuah ungkapan yang menyatukan dua makna luhur. Merawit dalam bahasa Jawa berarti menganyam dengan halus, menggambarkan proses membatik yang penuh ketelitian, kesabaran, dan cinta. Di sisi lain, merawit juga mengandung akar kata merawat mengingatkan kita bahwa batik bukan sekadar motif, melainkan warisan hidup yang harus terus dijaga keberlangsungannya. Dalam setiap goresan canting, dalam setiap tetes malam yang mengalir, tersimpan doa para perajin ibu-ibu di pedalaman, generasi muda yang kembali ke akar, hingga pelukis kain yang menjadikan batik sebagai medium ekspresi kontemporer. Mereka adalah penjaga nyala yang tak pernah padam, yang menjaga agar batik tetap bernapas dalam denyut zaman. Batik Merawit juga menjadi ajakan untuk melestarikan secara berkelanjutan dari penggunaan bahan alami, teknik pewarnaan ramah lingkungan, hingga pemberdayaan komunitas perajin. Kita diajak untuk tidak hanya memakai batik, tetapi memahami cerita di baliknya, menghargai prosesnya, dan turut menjaga ekosistem budayanya. Di tengah arus globalisasi yang kencang, batik menjadi jangkar identitas. Ia mengingatkan kita bahwa keindahan sejati lahir dari ketekunan, kearifan lokal, dan harmoni dengan alam. Maka, mari kita rayakan Hari Batik Nasional 2025 bukan hanya dengan mengenakan batik, tetapi dengan tindakan nyata mendukung perajin lokal, mengedukasi generasi muda, dan menjadikan batik sebagai bagian dari gaya hidup yang berkelanjutan dan penuh makna.
BERITA02/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Pengoptimalisasian ZIS BAZNAS Gandeng Bupati Nganjuk
Pengoptimalisasian ZIS BAZNAS Gandeng Bupati Nganjuk
Dalam upaya memperkuat tata kelola zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) di wilayah Kabupaten Nganjuk, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I., menggelar pertemuan strategis bersama Bupati Nganjuk, Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md., S.E., S.H., M.M., M.B.A. Koordinasi tersebut fokus pada optimalisasi sistem pengumpulan, distribusi, serta pelaporan dana ZIS agar lebih transparan, akuntabel, dan berdampak langsung bagi mustahik. Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Bupati Nganjuk ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peran Baznas sebagai lembaga resmi pengelola zakat. Bupati Marhaen Djumadi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan Baznas untuk memastikan bahwa dana ZIS tidak hanya terkumpul secara maksimal, tetapi juga tersalurkan tepat sasaran Sesuai Prinsip 3A(Aman Syar'i, Aman Regulasi dan Aman NKRI) “Zakat bukan sekadar kewajiban ibadah, tapi juga instrumen penting dalam pemerataan ekonomi dan penguatan jaring pengaman sosial di masyarakat,” ujar Bupati Marhaen Djumadi. Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Nganjuk akan terus mendorong inovasi dalam sistem pelaporan digital yang memungkinkan masyarakat memantau alur dana ZIS secara real-time. Di sisi lain, Ketua Baznas Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Bupati. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi kunci dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga zakat. “Kami sedang menyempurnakan sistem berbasis teknologi informasi untuk mempercepat proses pengumpulan dan distribusi, sekaligus meminimalkan potensi kesalahan administratif,” jelasnya. Langkah strategis ini juga sejalan dengan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Pengelolaan Zakat yang tengah dalam proses finalisasi. Perbup tersebut diharapkan dapat menjadi landasan hukum yang kuat bagi Baznas dalam menjalankan tugasnya secara profesional dan berkelanjutan. Koordinasi antara pimpinan daerah dan lembaga zakat ini mencerminkan komitmen bersama dalam membangun ekosistem filantropi Islam yang modern, transparan, dan berkelanjutan sekaligus memperkuat peran zakat sebagai pilar ekonomi umat di Kabupaten Nganjuk.
BERITA26/09/2025 | Red/Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
IPARI Gandeng Baznas Kabupaten Nganjuk Santuni Dhuafa Berbagi Paket Sembako
IPARI Gandeng Baznas Kabupaten Nganjuk Santuni Dhuafa Berbagi Paket Sembako
Nganjuk – Dalam rangka mewujudkan kesalehan sosial, Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Nganjuk bersama Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Nganjuk memberikan santunan berbagi paket sembako untuk Dhuafa. Kamis (18/09). Kegiatan ini dilaksanakan di Aula IPARI Kecamatan Lengkong, Hadir dalam kegiatan ini Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk, Abdul Rahman, S.Ag., M.Pd.I,. Ketua Baznas Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifi, M.Pd.I., dan Para Kepala Seksi dan Penyelenggara, Kepala KUA Kecamatan Lengkong, Penyuluh Agama Islam Se-Kabupaten Nganjuk dan dan masyarakat penerima paket bantuan. Dalam sambutan Kepala Kantor, Abdul Rahman, S.Ag., M.Pd.I,.menyampaikan terima kasih kepada Baznas dan IPARi Kabupaten Nganjuk sehingga kegiatan berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan ini berjalan dengan baik juga bertepatan dengan Maulid Nabi SAW, sehingga memberi manfaat sebesar-besarnya serta seluas-luasnya kepada masyarakat dengan cinta dan kasih sayang kepada sesama. "Saya ucapkan terima kasih kepada Baznas Kabupaten Nganjuk yang telah berkolaborasi dengan IPARI sehingga kegiatan pada hari ini dapat kita laksanakan. Terima kasih kepada teman-teman pengurus IPARI dan keluarga besar Kemenag Kabupaten Nganjuk, sehingga program keagamaan bisa berjalan dengan baik untuk berbagi sembako kepada dhuafa yang ada di Kecamatan Lengkong," ujar Abdul Rahman, S.Ag., M.Pd.I,. Selain itu, Kakankemenag juga mengatakan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk mendukung penuh program yang dijalankan Baznas ini dan berharap program ini bisa dilakukan secara berkelanjutan dan terus bisa memberikan manfaat kepada sesama yang kurang beruntung. “Mudah - mudahan program ini bisa terus berkelanjutan dan bisa bermanfaat,” pungkas Abdul Rahman, S.Ag., M.Pd.I,. Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I mengucapkan terima kasih banyak kepada penyuluh yang sudah bekerja sama untuk mensukseskan Kegiatan ini. Mudah –mudahan program yang baik ini bisa di teruskan untuk membantu fakir miskin. "Kolaborasi dengan IPARI ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS dalam melayani dan memudahkan muzaki dan mengajak masyarakat untuk selalu bersinergi dengan Baznas Kabupaen Nganjuk," ujar Zainal. Sementara itu, Menurut Ketua IPARI Kabupaten Nganjuk, menjelaskan bahwa program ini sesuai dengan himbauan Menteri Agama RI dan Kanwil serta Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS yang telah bekerja sama dengan baik sehingga kegiatan berbagi paket sembako dapat terlaksana. "Semoga apa yang kita lakukan hari ini mendapat pahala dari Allah SWT. Kami juga berharap kerja sama ini terus terjalin ke depannya.
BERITA19/09/2025 | Red/Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Januar Arief Kades  " Slank"  Desa Kemlokolegi Kecamatan Baron Nganjuk
Januar Arief Kades " Slank" Desa Kemlokolegi Kecamatan Baron Nganjuk
*Berkah Berzakat ke BAZNAS: Pengalaman Spiritual Kades Kemlokolegi. Di balik kaos oblong, celana jeans, dan sepatu kets yang ia kenakan, siapa sangka sosok ini adalah sosok pemimpin humble, egaliter, meski Ia Orang nomor satu di Desa Kemlokolegi, Kecamatan Baron. Nyaris tidak tampak dari sisi penampilanya yang santai. Sosok bernama lengkap Januar Arief Gunawan, S.Pd., lebih akrab dipanggil warga sebagai “Kades Slank” karena penampilannya yang santai dan jauh dari kesan hedon sebagai pejabat formal. Namun di balik kesederhanaan itu, tersimpan kisah inspiratif tentang pengalaman Spiritual karena keistiqomahan berzakat dan meraih banyak keberkahan hidup yang ia rasakan. Siang itu, jarum jam menunjukkan pukul 11.00 wib, kami janjian da bertandang ke kantornya yang sederhana. Baru lima menit duduk membuka pembicaraan, ponselnya tak henti berdering. “Ngapunten, saya angkat dulu, ini kebetulan warga saya ada yang kecelakaan. Ini janji sama pihak PJR,” ujarnya sambil tersenyum ramah. Sikapnya yang cepat tanggap pada masyarakat membuatnya dicintai warga. Ia bukan hanya kepala desa, tetapi juga sahabat tempat warganya mengadu. Meski dikenal santai, Kades Arief ternyata sangat serius dan Istiqomah soal zakat. Ia rutin membayarkan zakatnya ke kantor BAZNAS setiap bulan. Kesaksian itu diakui salah satu pimpinan BAZNAS “Saya tidak menduga pak, jika beliau itu kades yang rutin membayar zakat tiap bulan, karena orangnya santai dan ora ndayani jika seorang Kades” tutur H. Soraya Khusnaniyati, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Nganjuk. Sikap dermawan ini seolah menjadi komitmen pribadi bagi Arief untuk menunaikan kewajiban sekaligus berbagi keberkahan kepada sesama. Kepada kami, Kades Arief bercerita bagaimana hidupnya banyak berubah sejak rutin menunaikan zakat. “Saya benar-benar merasakan manfaatnya setelah rutin membayar zakat, rasanya semua urusan selalu dimudahkan,” ungkapnya. Pernah suatu hari, ia sangat membutuhkan sejumlah uang, dan saya fokus aja pada rutinitas biasa“MasyaAllah, tidak disangka, tiba-tiba ada seseorang yang lama berutang kepada saya dan bahkan saya sudah lupa, dia membayar hutangnya persis sejumlah yang saya butuhkan,” imbuhnya penuh rasa syukur. Pesan itu menjadi gema sekaligus panggilan bagi banyak pihak agar zakat bukan hanya kewajiban pribadi sebagia Muslim, tapi gerak bersama yang membangun kesejahteraan masyarakat secara luas. Kades Arif bukanlah sosok yang lahir dalam kemapanan, Mantan guru olahraga honorer di SD Kemlokolegi 2 ini mengawali kariernya dari bawah sehingga kepribadian sebagai pendidik menjadi modal Sosial dlam melayani Masyarakat. Kini, sebagai kepala desa periode 2019–2027, ia tetap menjaga kesederhanaan. “Setiap ada persoalan tiba-tiba mendapatkan solusi yang tidak disangka-sangka. Jalan kemudahan itu saya rasakan saat membutuhkan keuangan untuk keluarga. Tiba-tiba ada saja rezeki yang tak terduga, sehingga tidak terasa entah mengapa ternyata semua masalah dapat tuntas dengan mudah, semua berkat berzakat” ujarnya. Bagi warga, Kades "slank" Arif adalah pemimpin yang hadir menyatu bersama rakyat kapanpun di dibutuhkan i hadir . “Nek sing sambat warga negara wes gak kesuwean tas tess pak,” ujar Pak Wo (Kamituwo) salah satu perangkat desa yang mendampingi kami survei rumah warga penerima bantuan sanitasi dan jamban sehat. Sosoknya yang ramah membuat warga tak sungkan menyampaikan keluhan langsung kepadanya. “Nek butuh opo-opo langsung nyang Pak Wo nggih, mbah,” seloroh seorang warga yang kami temui. Di tengah kesibukannya memimpin desa, Arief memberi teladan bahwa kesalehan sosial bisa berjalan beriringan dengan kepedulian pada rakyat. Keistiqamahan berzakat menjadi bukti bahwa amal yang tampak sederhana dapat menghadirkan berkah besar bagi kehidupan. Ia adalah potret pemimpin yang tidak hanya melayani, tetapi juga menginspirasi. Terakhir Ia mengajak semua masyarakat, " Ayo kita bayarkan Zakat kita melalui BAZNAS InsyaAllah berkahnya tak terbatas "pungaskasnya.
BERITA18/09/2025 | Red/Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
*Penyaluran Sembako kepada Warga Miskin di Kecamatan Tanjung Anom *
*Penyaluran Sembako kepada Warga Miskin di Kecamatan Tanjung Anom *
Nganjuk — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk menyalurkan paket sembako kepada puluhan warga miskin di Kecamatan Tanjung Anom, Ahad (14/9/2025). Penyaluran sembako ini berlangsung di Masjid Nurul Huda, Desa Tanjung Anom, dan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan peluncuran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di 16 desa se-Kecamatan Tanjung Anom. Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Nganjuk, Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk H. Zainal Arifin, Camat Tanjung Anom Johansyah Setiawan, SE, Ketua Takmir Masjid Nurul Huda H. Syamsudin Al Ali, jajaran Forkopimda Kabupaten Nganjuk, serta para tokoh masyarakat. Kehadiran pejabat daerah dan pengurus BAZNAS ini memperlihatkan dukungan penuh pemerintah terhadap program pemberdayaan masyarakat berbasis zakat. Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, H. Zainal Arifin, menegaskan bahwa pembentukan UPZ di tingkat desa merupakan implementasi hasil Rakornas BAZNAS 2025 yang merekomendasikan pembentukan UPZ Desa sebagai upaya mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo untuk kesejahteraan masyarakat. “UPZ harus mampu menjaga kepercayaan muzakki melalui pengelolaan dana yang jelas, pelaporan keuangan yang terbuka, dan program penyaluran yang tepat sasaran,” ujarnya di hadapan undangan. Zainal juga menekankan pentingnya kolaborasi antara UPZ Desa dengan pemerintah desa, camat, dan organisasi masyarakat agar manfaat zakat, infak, dan sedekah benar-benar dirasakan warga. “Ketika sistem koleksi dan distribusi ZIS dikelola dengan baik di tingkat desa, maka distribusi kesejahteraan menjadi lebih merata — masyarakat tidak perlu jauh, tidak ada birokrasi panjang,” tambahnya. Senada, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Muhammad Roissudin, M.Pd., berharap pendirian UPZ Desa mampu mendongkrak perolehan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). “Jika perolehan ZIS meningkat akan memperluas manfaat untuk program kesehatan, pendidikan, dan sosial,” ujarnya. Menurutnya, dengan adanya UPZ di 16 desa se-Kecamatan Tanjung Anom, pelayanan zakat semakin dekat dan mudah diakses oleh masyarakat. Selain meluncurkan UPZ, BAZNAS Kabupaten Nganjuk juga menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga miskin yang hadir di Masjid Nurul Huda. Penyaluran sembako ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menjadi simbol kepedulian sosial BAZNAS. Tampak para penerima manfaat menerima paket sembako dengan senyum dan rasa syukur. Dengan dibentuknya UPZ Desa dan penyaluran sembako secara langsung, BAZNAS Kabupaten Nganjuk menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel. Langkah ini sekaligus menjadi contoh sinergi antara lembaga zakat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan yang berkeadilan di Kabupaten Nganjuk.
BERITA15/09/2025 | Red/Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Peresmian UPZ  Desa di Kecamatan Tanjung Anom
Peresmian UPZ Desa di Kecamatan Tanjung Anom
Nganjuk —Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro secara resmi melounching pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Masjid Nurul Huda, Desa Tanjung Anom, pada Ahad, 14 September 2025. Acara ini juga dihadiri jajaran Ketua dan pimpinan BAZNAS Kabupaten Nganjuk, jajaran Forkopimda Kabupaten Nganjuk dan Pimpinan Takmir Masjid Nurul Huda. Trima kasih setinggi-tinggi kepada Jajaran Pimpinan BAZNAS terus melakukan Upaya peningkatan layanan kepada Masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan." UPZ Desa diharpakma mampu meningalkan layanan pengumpulan dan Distribusi, Jika pengumpulan Maksimal maka penerima manfaat juga akanaebih luas " Tegasnya. Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk H. Zainal Arifin menegaskan pembentukan UPZ Desa merupakan Rekomendasi hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025. Salah satu rekomendasi Rakornas adalah mendirikan UPZ di tingkat desa sebagai upaya mendukung Asta Cita Presiden Prabowo untuk kesejahteraan masyarakat. "Pembentukan UPZ di desa bukan hanya soal pengumpulan zakat, tetapi juga soal transparansi dan akuntabilitas lembaga zakat kepada masyarakat" ujarnya. Lebih lanjut, Ia juga menambahkan UPZ adalah kepanjangan tangan BAZNAS di level Desa sehingga diharapkaan mampu menjalankan fungsi-fungsi Pengumpulan, Pengelolaan dan memperluas manfaat bagi Masyarakat. “UPZ harus mampu menjaga kepercayaan muzakki melalui pengelolaan dana yang jelas, pelaporan keuangan yang terbuka, dan program penyaluran yang tepat sasaran,” ujarnya saat mendampingi Wakil Bupati menyerahkan plakat UPZ Desa dan bantuan Sembako bagi Warga Miskin. Wakil Ketua 2 Bidang pengumpulan Muhammad Roissudin, M. Pd menyoroti pentingnya kolaborasi antara UPZ desa dengan pemerintah desa, camat, dan organisasi masyarakat agar manfaat dari zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan secara langsung oleh warga, terutama dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan sosial. “Ketika sistem koleksi dan distribusi ZIS dikelola dengan baik di tingkat desa, maka distribusi kesejahteraan menjadi lebih merata — masyarakat tidak perlu jauh, tidak ada birokrasi panjang,” Imbuhnya. Lebih lanjut Ia berharap pendirian UPZ Desa mampu mendongkrak perolehan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Ia mengatakan, “Jika perolehan ZIS meningkat akan memperluas manfaat untuk program kesehatan, pendidikan, dan sosial.” pungkasnya. Dengan dibentuknya UPZ 16 Desa di kecamatan Tanjung Anom, diharapkan pelayanan dan distribusi zakat menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat setempat, serta meningkatkan keterlibatan masyarakat desa dalam pengelolaan zakat secara langsung.(red)
BERITA15/09/2025 | Red/Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
BAZNAS Kabupaten Nganjuk Salurkan Bantuan Biaya Pengobatan untuk ibu Istianingsih
BAZNAS Kabupaten Nganjuk Salurkan Bantuan Biaya Pengobatan untuk ibu Istianingsih
Nganjuk 11 September 2025 BAZNAS Nganjuk Salurkan Bantuan Biaya Pengobatan. Dalam upaya meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi krisis kesehatan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk kembali menyalurkan bantuan biaya pengobatan kepada warga yang membutuhkan. Kali ini, bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Ibu Isti Ningsih, warga Desa Lambangkuning, Kecamatan Kertosono, yang sedang menjalani perawatan medis. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, H. Zainal Arifin, didampingi oleh perangkat desa setempat dan staf BAZNAS. Acara berlangsung di rumah Ibu Isti Ningsih, yang tampak penuh rasa syukur dan terharu atas kepedulian dari pihak BAZNAS. "Alhamdulillah, saya sangat bersyukur karena mendapatkan bantuan ini. Biaya pengobatan yang cukup besar menjadi beban bagi keluarga, namun dengan adanya bantuan ini, saya bisa melanjutkan perawatan tanpa harus khawatir terlalu banyak," ujar Ibu Isti Ningsih dengan suara bergetar. Bantuan yang diserahkan tidak hanya berupa dana tunai, tetapi juga dilengkapi dengan paket sembako dan perlengkapan kesehatan sebagai bentuk dukungan. Selain itu, BAZNAS juga memberikan motivasi agar ibu Isti tetap sabar dan optimis dalam menjalani proses penyembuhan. H. Zainal Arifin menyampaikan bahwa program layanan kesehatan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mewujudkan pelayanan sosial yang merata dan berkelanjutan. "Kita tidak hanya membantu secara finansial, tetapi juga ingin memberikan harapan dan kepercayaan diri bagi para penerima manfaat. Semoga bantuan ini bisa menjadi jalan pintas menuju kesembuhan dan kesejahteraan," ujarnya. Perangkat Desa Lambangkuning turut mengapresiasi kegiatan ini, dan berharap program serupa dapat terus dilakukan secara rutin guna membantu warga lain yang membutuhkan. Mereka juga mengajak seluruh masyarakat untuk aktif berkontribusi melalui zakat, infak, dan sedekah demi mewujudkan masyarakat yang lebih peduli dan saling membantu. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara lembaga sosial, pemerintah desa, dan masyarakat dapat menciptakan dampak positif bagi kehidupan warga, terutama dalam hal akses terhadap layanan kesehatan yang layak. #Desalambangkuning #Kec.Kertosono #APIK #BAZNASNGANJUK
BERITA09/09/2025 | Red/Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Bupati Nganjuk Raih Penghargaan BAZNAS Award 2025
Bupati Nganjuk Raih Penghargaan BAZNAS Award 2025
Bupati Nganjuk, H. Marhaen Djumadi, berhasil meraih penghargaan bergengsi pada ajang *BAZNAS Award 2025* kategori Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Republik Indonesia Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, pada 26–29 Agustus 2025. Penganugerahan penghargaan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Nganjuk dalam mendukung penguatan gerakan zakat di daerah. Apresiasi ini juga mencerminkan sinergi yang terjalin antara BAZNAS Kabupaten Nganjuk dengan pemerintah daerah. Dukungan penuh dari Bupati Marhaen Djumadi dinilai telah menjadi kunci berkembangnya layanan zakat di wilayah Nganjuk. Rakornas BAZNAS 2025 mengusung tema “Menguatkan BAZNAS Mendukung Astacita”. Tema tersebut menegaskan posisi BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat resmi negara dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Fokus utama kegiatan adalah penguatan peran zakat untuk pemberdayaan umat dan pengentasan kemiskinan. Rakornas juga menjadi wadah penyelarasan strategi pengelolaan zakat di seluruh Indonesia. Dalam forum ini, seluruh peserta berkomitmen menjadikan zakat sebagai instrumen penting pembangunan berkelanjutan. Kehadiran berbagai tokoh nasional mempertegas pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah. Dengan begitu, zakat diharapkan benar-benar mampu menghadirkan keberkahan bagi seluruh lapisan masyarakat. Acara pembukaan Rakornas turut dihadiri Ketua BAZNAS RI beserta jajaran pimpinan. Hadir pula Menteri Agama RI dan Menteri Pemberdayaan Perempuan. Selain itu, para Ketua dan pimpinan BAZNAS dari provinsi serta kabupaten/kota di seluruh Indonesia juga mengikuti kegiatan ini. Momentum tersebut menunjukkan besarnya dukungan pemerintah dan masyarakat terhadap gerakan zakat. Rakornas menjadi ruang silaturahmi, konsolidasi, dan koordinasi nasional bagi pengelola zakat. Semua elemen hadir dengan membawa semangat untuk memperkuat tata kelola zakat yang lebih transparan dan profesional. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah strategis dalam mewujudkan cita-cita besar Indonesia sejahtera. Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I, menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama. Ia menyampaikan terima kasih kepada Bupati Marhaen Djumadi atas dukungan yang telah diberikan. Menurutnya, tanpa komitmen dari kepala daerah, BAZNAS Nganjuk tidak dapat berkembang pesat. Dukungan tersebut terlihat dari fasilitasi, kebijakan, hingga dorongan moral kepada seluruh pengurus. Zainal Arifin menilai penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan layanan zakat di Nganjuk. Komitmen ini sejalan dengan visi BAZNAS dalam menghadirkan manfaat bagi mustahik dan masyarakat luas. Dengan penghargaan tersebut, Nganjuk diharapkan menjadi teladan daerah lain. Dalam forum Rakornas, pimpinan BAZNAS Kabupaten Nganjuk hadir secara langsung. Selain Ketua, hadir juga Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Mohammad Roissudin, M.Pd. Kehadiran mereka menjadi simbol komitmen memperkuat sinergi antara pusat dan daerah. Forum ini memberikan kesempatan untuk menyelaraskan program dan strategi pengumpulan serta penyaluran zakat. Para peserta berdiskusi tentang inovasi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan zakat. Kehadiran BAZNAS Nganjuk menunjukkan kesiapan daerah untuk berperan aktif dalam gerakan zakat nasional. Dengan begitu, Nganjuk semakin diperhitungkan dalam jejaring zakat Indonesia. Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani, turut memberikan apresiasi terhadap peran BAZNAS. Dalam sambutannya, ia menyebut zakat sebagai bagian penting dalam membangun kekuatan rakyat. Menurut Muzani, kekuatan bangsa tidak hanya diukur dari militer dan kepolisian. Rakyat yang sehat, bekerja, terbebas dari hutang, dan sejahtera juga merupakan indikator utama. Ia menegaskan bahwa BAZNAS adalah bagian dari tanggung jawab negara dalam mewujudkan keadilan sosial. Kehadiran zakat diyakini mampu mengurangi kesenjangan ekonomi masyarakat. Dengan begitu, peran BAZNAS semakin relevan dengan tujuan pembangunan nasional. Muzani menambahkan, Rakornas BAZNAS 2025 merupakan upaya memperkuat peran zakat dalam mendukung Astacita. Ia menjelaskan, menurut konstitusi, negara bertanggung jawab terhadap fakir miskin, anak terlantar, kesehatan rakyat, dan usaha kecil. BAZNAS hadir sebagai salah satu pelaksana amanah konstitusi tersebut. Melalui zakat, negara hadir dalam bentuk nyata di tengah masyarakat. Ia menilai peran BAZNAS semakin krusial dalam mendukung kesejahteraan bangsa. Rakornas ini sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi dengan berbagai pihak. Dengan demikian, zakat diharapkan menjadi instrumen penting menuju Indonesia merdeka dan sejahtera. Penghargaan yang diterima Bupati Nganjuk diharapkan menjadi motivasi bagi daerah lain. Komitmen kepala daerah terhadap zakat akan mempercepat upaya pemberdayaan masyarakat. Dukungan pemerintah daerah mampu memperluas jangkauan layanan BAZNAS di berbagai lini. Masyarakat juga semakin teredukasi tentang pentingnya zakat sebagai kewajiban sekaligus solusi sosial. Penghargaan tersebut membuktikan bahwa kerja sama daerah dengan BAZNAS memberikan hasil nyata. Dengan sinergi ini, keberadaan zakat semakin dirasakan manfaatnya oleh mustahik. Hal ini juga menunjukkan bahwa zakat mampu menjadi penggerak pembangunan daerah. Selain Bupati Nganjuk, penghargaan serupa juga diterima oleh Gubernur Jawa Timur dan Bupati Ngawi. Keduanya dinilai memiliki komitmen yang sama dalam mendukung gerakan zakat nasional. Dengan penghargaan itu, semakin banyak daerah yang terinspirasi memperkuat sinergi zakat. Pemerintah pusat menilai penghargaan ini sebagai wujud apresiasi dan motivasi bagi kepala daerah. Dukungan dari pemimpin daerah menjadi kunci keberhasilan pengelolaan zakat. BAZNAS berharap penghargaan ini dapat meningkatkan semangat kolaborasi antarwilayah. Dengan demikian, gerakan zakat semakin kuat dan memberi manfaat luas bagi kesejahteraan umat.
BERITA29/08/2025 | Red/Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Menguatkan BAZNAS, Mendukung Astacita: Pimpinan BAZNAS Nganjuk Hadir di Rakornas 2025
Menguatkan BAZNAS, Mendukung Astacita: Pimpinan BAZNAS Nganjuk Hadir di Rakornas 2025
Jakarta – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Republik Indonesia Tahun 2025 yang berlangsung pada 26–29 Agustus 2025 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta. Rakornas kali ini mengangkat tema “Menguatkan BAZNAS Mendukung Astacita”, dengan fokus memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat resmi negara dalam mendukung agenda pembangunan nasional, pemberdayaan umat, dan pengentasan kemiskinan. Dari BAZNAS Kabupaten Nganjuk, hadir Ketua BAZNAS, Bapak Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I, dan Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Bapak Mohammad Roissudin, M.Pd. Kehadiran pimpinan BAZNAS Kabupaten Nganjuk menjadi wujud komitmen dalam memperkuat koordinasi dan sinergi program zakat antara pusat dan daerah. Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H, Zainal Arifin, M.Pd.I, menegaskan pentingnya Rakornas sebagai wadah penyelarasan strategi pengelolaan zakat di seluruh Indonesia. “Rakornas ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan visi dan program BAZNAS, sehingga zakat benar-benar mampu menghadirkan keberkahan dan solusi bagi masyarakat, khususnya mustahik,” ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, H. Ahmad Muzani, turut memberikan apresiasi kepada BAZNAS yang dinilai telah membantu negara dalam melindungi fakir miskin dan masyarakat yang membutuhkan kehadiran negara. “Negara ini akan kuat, bukan hanya tentaranya yang kuat, bukan hanya polisinya yang kuat, tapi juga rakyatnya harus sehat, punya pekerjaan, terbebas dari hutang, dan hidup sejahtera. BAZNAS bagian dari tanggung jawab itu,” tegas Muzani. Ia menambahkan bahwa Rakornas BAZNAS 2025 merupakan upaya menguatkan peran BAZNAS dalam mendukung Astacita menuju Indonesia merdeka dan sejahtera. “Menurut UUD, yang bertanggung jawab mengurus fakir miskin, anak terlantar, kesehatan rakyat, dan usaha kecil adalah negara. BAZNAS hadir sebagai bagian dari pelaksana amanah itu,” jelasnya. Dengan adanya Rakornas ini, diharapkan peran BAZNAS, baik di tingkat pusat maupun daerah, semakin kokoh dalam mendukung pembangunan nasional yang berkeadilan dan berkelanjutan.
BERITA28/08/2025 | Red/Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
PROGRAM NGANJUK MAKMUR BAZNAS KABUPATEN NGANJUK, PENTASYARUFAN BANTUAN MODAL BAGI UMKM
PROGRAM NGANJUK MAKMUR BAZNAS KABUPATEN NGANJUK, PENTASYARUFAN BANTUAN MODAL BAGI UMKM
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dengan menyalurkan bantuan modal usaha kepada 80 pedagang kecil di Pasar Wage Nganjuk. Penyerahan bantuan ini digelardi Aula BAZNAS Kabupaten Nganjuk. (Rabu, 27/08/2025).Modal Uang tunai diserahkan langsung kepada Masing-masing pedagang sebesar Rp 1 juta.Dengan suntikan modal ini diharapkan dapat menjadi dorongan untuk meningkatkan usaha mereka.Sebelumnya, pada Selasa, 10 Desember 2024, BAZNAS Kabupaten Nganjuk telah menyerahkan bantuan secara simbolis dalam acara Rapat Kerja. Penyerahan tersebut menandai dimulainya proses distribusi bantuan modal usaha kepada pedagang-pedagang kecil yang terdaftar. BAZNAS berharap, dengan adanya bantuan tersebut, para pelaku UMKM di Pasar Wage dapat memperbaiki dan mengembangkan usaha mereka, serta meningkatkan kualitas layanan kepada pembeli.Ketua BAZNAS Kab. Nganjuk yang diwakili oleh Waka II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dra. Hj. Suraya Kusnaniyati, M.H.I dalam kesempatan tersebut menekankan agar bantuan ini digunakan dengan bijak. “Bantuan ini harus benar-benar digunakan untuk modal usaha, tidak untuk kepentingan lain, apalagi untuk membayar hutang,” ungkapnya. Pesan ini menjadi penting mengingat banyaknya pengusaha kecil yang masih terkendala dalam pengelolaan modal yang baik dan benar.Para penerima bantuan menyambut baik inisiatif dari BAZNAS tersebut. Salah satu pedagang, Siti Rahmawati, mengungkapkan bahwa bantuan ini sangat membantu usaha dagangnya. "Saya akan menggunakan modal ini untuk membeli barang dagangan baru yang lebih variatif, supaya pelanggan semakin tertarik," ujarnya. Harapannya, dengan tambahan modal ini, usaha yang dijalankannya bisa berkembang dan memberikan penghasilan yang lebih stabil.Selain meningkatkan usaha pedagang, penyaluran bantuan modal ini diharapkan dapat memperkuat perekonomian di Kabupaten Nganjuk secara keseluruhan. Dengan meningkatnya daya beli masyarakat dan kualitas layanan yang lebih baik, diharapkan terjadi perputaran ekonomi yang lebih cepat di tingkat pasar tradisional. Ini juga dapat berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.Baznas Kabupaten Nganjuk menargetkan untuk terus memberikan dukungan kepada pelaku UMKM, terutama di sektor perdagangan. Dengan bantuan yang disalurkan, diharapkan akan muncul lebih banyak peluang usaha baru dan kemajuan bagi pedagang kecil yang ada di wilayah Kabupaten Nganjuk. Ke depan, BAZNAS juga berencana untuk menambah jumlah penerima bantuan untuk menjangkau lebih banyak pelaku usaha yang membutuhkan dukungan serupa.
BERITA28/08/2025 | Red/Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
BAZNAS  Serahkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan Marbot Masjid tahab III
BAZNAS Serahkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan Marbot Masjid tahab III
Nganjuk – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan tahab 3 kepada para pegiat (Marbot ) masjid dan musholla se-Kabupaten Nganjuk. Acara berlangsung di aula BAZNAS Kabupaten Nganjuk dengan dihadiri puluhan penerima manfaat. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Kasi Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Yudistira, S.Sos., Wakil Ketua I Muhammad Roissudin, M.Pd., serta Wakil Ketua II Hj. Sorraya Khusnaniati. Para peserta menerima secara simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan yang dibiayai penuh oleh BAZNAS. Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Zainal, menyampaikan apresiasi kepada para Marbot yang pejuang pemakmur masjid yang selama ini istiqomah dalam niat dan keikhlasan mereka. “Semoga para pejuang pemakmur masjid istiqomah niat ikhlas merawat dan memakmurkan masjid,” ujarnya. Wakil Ketua II BAZNAS Nganjuk, Hj. Soraya, menyampaikan bahwa pada kesempatan ini sebanyak 50 marbot masjid menerima kartu BPJS Ketenagakerjaan. “Secara keseluruhan, jumlah marbot masjid yang sudah mendapatkan kartu ini telah mencapai 500 orang, dan beberapa di antaranya sudah ada yang mengklaim karena meninggal dunia,” ungkapnya. Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan, Yudistira, menjelaskan bahwa premi asuransi peserta dibayarkan penuh oleh BAZNAS melalui dua skema, yakni skema kecelakaan kerja dan kematian. “Jika meninggal, kami membayar asuransi sekali sebesar Rp42 juta, dan ahli waris mendapatkan biaya pendidikan hingga sarjana,” jelasnya. Wakil Ketua I BAZNAS Nganjuk, Muhammad Roissudin, M.Pd., mengajak masyarakat khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk membayarkan zakatnya melalui BAZNAS. “UU Nomor 23 Tahun 2011 menegaskan bahwa zakat bagi ASN, PNS, atau PPPK dibayarkan melalui lembaga resmi pemerintah,” tegasnya. Program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi pegiat masjid ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kepastian perlindungan bagi mereka yang setiap hari mengabdikan diri di rumah ibadah. Selain itu, BAZNAS Nganjuk berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Kabupaten Nganjuk, sekaligus sebagai wujud kolaborasi antara BAZNAS dan BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan layanan sosial berbasis perlindungan tenaga kerja bagi para pengelola masjid dan musholla.
BERITA14/08/2025 | Red/Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Nganjuk.

Lihat Daftar Rekening →