WhatsApp Icon
Wujudkan Hunian Layak, BAZNAS dan Dinas PRKPP Kabupaten Nganjuk Tasyarufkan Bantuan RTLH di Desa Kampungbaru

NGANJUK — Komitmen untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat terus ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk. Bekerja sama dengan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PRKPP) Kabupaten Nganjuk, BAZNAS menyerahkan bantuan sosial Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Anjarwati, warga Desa Kampungbaru, Kecamatan Tanjunganom, pada Rabu (12/8/2026). Penyerahan bantuan senilai Rp 20 juta tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I., bersama Kepala Dinas PRKPP Kabupaten Nganjuk, Mashudi Nurul Huda, S.STP., M.M. Kehadiran jajaran pimpinan ini disambut hangat oleh penerima manfaat beserta tokoh masyarakat setempat. Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, menyampaikan bahwa penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui program RTLH ini merupakan bentuk kepedulian nyata muzaki di Kabupaten Nganjuk. Bantuan ini diharapkan dapat memicu semangat gotong royong warga sekitar dalam proses pembangunan rumah Ibu Anjarwati. "Penyaluran bantuan ini merupakan amanah dari para muzaki yang kami wujudkan dalam bentuk hunian yang aman dan nyaman. Kami berharap bantuan sebesar 20 juta rupiah ini dapat memberikan kebahagiaan serta meningkatkan taraf hidup keluarga Ibu Anjarwati," ujar Zainal Arifin di lokasi kegiatan. Sementara itu, Kepala Dinas PRKPP Kabupaten Nganjuk, Mashudi Nurul Huda, mengapresiasi sinergi yang terjalin erat antara pemerintah daerah dan BAZNAS. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor seperti ini sangat efektif untuk mempercepat penanganan rumah tidak layak huni di kawasan Kabupaten Nganjuk. Raut keharuan dan kebahagiaan tampak jelas dari wajah Anjarwati saat menerima bantuan secara simbolis. Ia mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada BAZNAS, Dinas PRKPP, serta seluruh pihak yang telah peduli terhadap kondisi tempat tinggalnya. Program kolaboratif ini menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah dan lembaga amil zakat di tengah masyarakat yang membutuhkan. #BAZNASNganjukAPIK #RumahLayakHuni #KecamatanTanjunganom #Nganjuk #BAZNAS

13/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Puncak HUT IJTI Ke 28: Sinergi Ketua BAZNAS & Bupati Nganjuk Jadi Inspirasi Profesionalisme dan Kepedulian

NGANJUK – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pokja Nganjuk mencapai puncaknya pada Minggu, 9 Agustus 2026, Acara yang berlangsung khidmat dan meriah ini dihadiri langsung oleh Bupati Kabupaten Nganjuk Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md., S.E., S.H., M.M., M.B.A. serta Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I. Kehadiran dua tokoh sentral pembangunan di Nganjuk ini menegaskan bahwa peran jurnalis tidak hanya terbatas pada penyampaian informasi, tetapi juga sebagai pilar penting dalam mendorong transparansi, akuntabilitas, dan kepedulian sosial di masyarakat. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua IJTI Pokja Nganjuk Sofian Hanafi, seluruh anggota IJTI Pokja Nganjuk, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Nganjuk yang memberikan dukungan penuh terhadap eksistensi pers lokal. Dalam sambutannya, Bupati Nganjuk Kang Marhaen Djumadi menyampaikan apresiasi tinggi kepada IJTI atas kontribusinya dalam mengawal program-program pemerintah daerah. Beliau menekankan bahwa profesionalisme jurnalis adalah kunci terciptanya ekosistem demokrasi yang sehat dan pembangunan yang tepat sasaran. Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk Zainal Arifin, menyoroti aspek kepedulian sosial sebagai nilai tambah dari profesi jurnalis. Beliau mengajak para insan pers untuk tidak hanya meliput peristiwa, tetapi juga ikut menggerakkan filantropi Islam melalui literasi zakat yang mereka sebarkan. Acara puncak HUT IJTI ini juga diisi dengan berbagai kegiatan positif, termasuk penyerahan penghargaan kepada jurnalis berprestasi, serta aksi sosial berupa penyaluran bantuan kepada warga kurang mampu di sekitar lokasi acara. Kehadiran jajaran Forkopimda semakin memperkuat pesan bahwa keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat adalah tanggung jawab bersama yang didukung oleh kebebasan pers yang bertanggung jawab. Melalui momentum HUT IJTI kali ini, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Nganjuk, BAZNAS, dan organisasi pers diharapkan dapat terus tumbuh dan melahirkan karya-karya jurnalistik yang tidak hanya informatif, tetapi juga transformatif bagi kemajuan daerah kesejahteraan umat. #BAZNASNganjukAPIK #HUTIJTI #Bantuansosial #Nganjuk #BAZN

10/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
BAZNAS Bersama Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk Tasyarufkan Bantuan Rumah Tidak Layak Huni di Desa Ngadipiro

NGADIPIRO, WILANGAN – Dalam upaya nyata mewujudkan hunian layak bagi keluarga prasejahtera sekaligus mendukung ketahanan keluarga, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk berkolaborasi dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Nganjuk menggelar acara serah terima bantuan Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan pada Kamis, 06 Agustus 2026, bertempat di Desa Ngadipiro, Kecamatan Wilangan. Acara dipimpin langsung oleh dua pimpinan kunci, yaitu Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I. dan Kepala Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk Dra. Asti Widyartini, M.Si. Kehadiran simultan dari lembaga zakat dan dinas teknis kependudukan ini menegaskan bahwa perbaikan rumah bukan sekadar urusan fisik bangunan, melainkan bagian integral dari program penguatan kualitas hidup dan ketahanan keluarga (family resilience). Turut hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan dari Kecamatan Wilangan serta Perangkat Desa Ngadipiro, yang menjadi saksi nyata bergulirnya bantuan bagi warga setempat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I. menyampaikan bahwa bantuan RTLH ini merupakan wujud amanah dari dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat Nganjuk yang dikelola secara profesional. Beliau menekankan bahwa rumah yang layak huni adalah fondasi utama bagi terbentuknya keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.

Penyerahan bantuan secara simbolis ditandai dengan penyerahan kunci rumah atau plakat kepada perwakilan penerima manfaat di Desa Ngadipiro. Wajah haru dan senyum lega terpancar dari para mustahik yang kini memiliki harapan baru untuk menjalani kehidupan yang lebih layak dan bermartabat.

Melalui kolaborasi solid antara BAZNAS, Dinas PPKB, Pemerintah Kecamatan, dan Desa, program RTLH di Kecamatan Wilangan ini diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi desa-desa lain. Sinergi kebaikan ini membuktikan bahwa ketika semua pihak bergerak satu arah, mimpi memiliki rumah layak huni bagi warga kurang mampu bukanlah hal yang mustahil, melainkan kenyataan yang sedang diwujudkan bersama.

#BAZNASNganjukApik #DinasPPKB #RumahLayakHuni #Nganjuk #BAZNAS

07/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Survei Calon Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni BAZNAS Kabupaten Nganjuk di Desa Macanan

NGANJUK – Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk untuk menyalurkan bantuan secara tepat sasaran kembali dibuktikan melalui kegiatan survei langsung ke lokasi calon penerima manfaat program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 04 Agustus 2026, ini bertempat di Desa Macanan, dengan objek survei utama berupa rumah milik Bapak Kaswadi. Rombongan survei dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Nganjuk Muh. Roissudin, M.Pd. dan Ketua Pelaksana BAZNAS Kabupaten Nganjuk Ahmad Dain Arif, S.Pd. Kehadiran dua pimpinan kunci ini menegaskan bahwa setiap usulan bantuan RTLH tidak hanya didasarkan pada dokumen administratif, tetapi juga melalui observasi fisik dan kondisi sosial-ekonomi yang nyata di lapangan. Dalam kegiatan ini, tim BAZNAS juga didampingi oleh perangkat Desa Macanan untuk memastikan validitas data kependudukan dan status kepemilikan lahan. Rumah Bapak Kaswadi menjadi fokus penilaian karena kondisinya yang memprihatinkan dan dinilai membahayakan keselamatan penghuni. Tim survei melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap struktur bangunan, mulai dari fondasi, dinding, atap, hingga sistem sanitasi dan ventilasi udara. "Prinsip kami adalah 'Tepat Sasaran, Tepat Manfaat'. Kami turun langsung ke sini bukan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan untuk memahami kebutuhan riil Bapak Kaswadi. Apakah atapnya perlu diganti total? Apakah dindingnya butuh perkuatan? Data dari survei inilah yang akan menjadi dasar perhitungan anggaran bantuan agar renovasi bisa tuntas dan berkualitas," Jelas Bapak Muh. Roissudin. Setelah survei selesai, data yang diperoleh akan dibawa ke kantor pusat BAZNAS Kabupaten Nganjuk untuk dibahas dalam rapat pleno penetapan penerima manfaat. Jika disetujui, rencana teknis renovasi akan segera disusun untuk memastikan standar kelayakan huni terpenuhi. Melalui langkah-langkah verifikasi yang ketat dan humanis seperti di Desa Macanan ini, BAZNAS Kabupaten Nganjuk terus berupaya mewujudkan hunian yang layak, aman, dan nyaman bagi warga kurang mampu, sebagai wujud nyata kepedulian umat terhadap sesama. #BAZNASNganjukAPIK #RumahTidakLayakHuni #DesaMacanan #Nganjuk #BAZNAS

05/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Survei Calon Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni BAZNAS Kabupaten Nganjuk di Desa Tempelwetan

NGANJUK — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk terus mengukuhkan komitmennya dalam mendukung pengetasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah Kabupaten Nganjuk. Sebagai bagian dari implementasi program penataan hunian layak, BAZNAS Kabupaten Nganjuk melaksanakan survei dan verifikasi lapangan bagi calon penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Tempelwetan pada Selasa (04/08/2026). Kegiatan survei lapangan ini dipimpin secara langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Muh. Roissudin, M.Pd., didampingi oleh Ketua Pelaksana BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Ahmad Dain Arif, S.Pd. Pelaksanaan verifikasi ini turut dihadiri dan didampingi oleh jajaran Perangkat Desa Tempelwetan guna mengawal keabsahan data administrasi serta kondisi riil calon penerima di lapangan. Peninjauan kelayakan secara menyeluruh berfokus pada kediaman Bapak Didik Hantoro, salah satu warga Desa Tempelwetan yang terdaftar dalam usulan penerima program RTLH. Tim penilai BAZNAS melakukan evaluasi teknis terhadap kondisi fisik bangunan, mencakup tingkat kelayakan struktur atap, dinding, lantai, ketersediaan pencahayaan alami, hingga kelayakan sarana sanitasi dasar. "Survei kelayakan ini merupakan tahap krusial untuk memastikan bahwa pengelolaan dan penyaluran dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari para muzaki dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran kepada mustahik yang benar-benar membutuhkan," ujar Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Muh. Roissudin, M.Pd. Peninjauan mendalam dilakukan mulai dari ketahanan struktur bangunan hingga kebersihan sanitasi. Langkah ini diambil agar penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari para muzaki benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi penerima manfaat. Melalui langkah-langkah verifikasi yang ketat dan humanis seperti di Desa Tempelwetan ini, BAZNAS Kabupaten Nganjuk terus berkomitmen mewujudkan mimpi memiliki rumah layak huni bagi warga kurang mampu, sebagai wujud nyata keberkahan zakat bagi umat. #BAZNASNganjukAPIK #RumahTidakLayakHuni #DesaTempelwetan #Nganjuk #BAZNAS

05/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Nganjuk

Berita Terbaru

Survei Calon Penerima Rumah Layak Huni BAZNAS Kabupaten Nganjuk
Survei Calon Penerima Rumah Layak Huni BAZNAS Kabupaten Nganjuk
Nganjuk – Dalam rangka memastikan penyaluran bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tepat sasaran, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk kembali melaksanakan kegiatan survei lapangan terhadap calon penerima bantuan. Kali ini, tim BAZNAS mengunjungi rumah Bapak Pardi di Kelurahan Begadung, Kecamatan Nganjuk, pada Kamis, 5 Februari 2026. Kegiatan survei tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pelaksana BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Ahmad Dain Arif, S.Pd.I., didampingi Sekretaris BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Anang Wijiarto, S.Sos., serta sejumlah mahasiswa Program Pengabdian Zakat (PPZ) dari Universitas Syekh Wasil Kediri yang turut berpartisipasi dalam proses pendataan dan asesmen lapangan. Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan penilaian menyeluruh terhadap kondisi bangunan rumah Bapak Pardi, termasuk struktur bangunan, sanitasi, ventilasi, serta aspek kelayakan huni lainnya sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan oleh BAZNAS. Selain itu, tim juga berdialog langsung dengan keluarga untuk memahami kondisi sosial ekonomi dan kebutuhan mendesak yang mereka hadapi. Ahmad Dain Arif menegaskan bahwa survei ini merupakan bagian penting dari komitmen BAZNAS Kabupaten Nganjuk dalam menyalurkan dana zakat secara amanah dan transparan. “Kami ingin memastikan bahwa bantuan RTLH benar-benar menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan, sehingga dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup mereka,” ujarnya. Sementara itu, Anang Wijiarto menambahkan bahwa kolaborasi dengan mahasiswa PPZ Universitas Syekh Wasil Kediri tidak hanya memperkuat kapasitas pelaksanaan program, tetapi juga menjadi wujud sinergi antara lembaga zakat dan perguruan tinggi dalam pengembangan sumber daya manusia yang peduli terhadap isu-isu sosial kemasyarakatan. Kegiatan survei ini merupakan bagian dari rangkaian program Baznas Peduli RTLH tahun 2026 yang bertujuan untuk membantu masyarakat prasejahtera memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan sehat sejalan dengan visi pembangunan daerah dan semangat gotong royong dalam mewujudkan Kabupaten Nganjuk yang lebih sejahtera.
BERITA05/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
BAZNAS Nganjuk Survei Calon Penerima Bantuan Biaya Hidup Dhuafa di Kelurahan Ringinanom Kecamatan Nganjuk
BAZNAS Nganjuk Survei Calon Penerima Bantuan Biaya Hidup Dhuafa di Kelurahan Ringinanom Kecamatan Nganjuk
Nganjuk – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk kembali menunjukkan komitmennya dalam menyalurkan zakat secara tepat sasaran melalui kegiatan survei lapangan calon penerima bantuan biaya hidup dhuafa. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 4 Februari 2026, di Kelurahan Ringinanom, Kecamatan Nganjuk. Tim survei yang dipimpin langsung oleh Ketua Pelaksana BAZNAS Nganjuk, Ahmad Dain Arif, S.Pd.I., bersama mahasiswa Program Pengembangan Zakat (PPZ) dari Universitas Syekh Wasil Kediri, mengunjungi tiga rumah warga yang telah diidentifikasi sebagai calon penerima bantuan. Ketiga keluarga tersebut adalah Ibu Dami, Ibu Nyani, dan Pak Dasi—semuanya merupakan warga prasejahtera yang tinggal di wilayah Ringinanom. Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan pendataan mendalam terkait kondisi sosial ekonomi, kesehatan, kepemilikan aset, serta kebutuhan pokok sehari-hari para calon mustahik. Proses ini bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan biaya hidup dari zakat benar-benar disalurkan kepada mereka yang paling membutuhkan dan memenuhi kriteria syariah sebagai mustahik dhuafa. “Survei ini merupakan bagian penting dari prinsip amanah dan transparansi dalam pengelolaan zakat. Kami ingin memastikan setiap rupiah zakat yang terkumpul memberikan manfaat maksimal bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Ahmad Dain Arif usai kegiatan. Kehadiran mahasiswa PPZ dari Universitas Syekh Wasil juga menjadi bagian dari sinergi antara lembaga zakat dan perguruan tinggi dalam membangun sistem pengelolaan zakat yang profesional dan berbasis data. Mereka tidak hanya membantu proses pendataan, tetapi juga belajar langsung tentang implementasi nilai-nilai zakat dalam pemberdayaan masyarakat. Warga setempat menyambut baik kedatangan tim BAZNAS. “Alhamdulillah, kami merasa diperhatikan. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban hidup kami,” ungkap Ibu Nyani dengan haru. Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam rangkaian program bantuan biaya hidup dhuafa BAZNAS Nganjuk tahun 2026, yang diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan mustahik di wilayah Kabupaten Nganjuk.
BERITA04/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
BAZNAS Nganjuk Survei Calon Penerima Bantuan Jamban Sehat Kelurahan Ringinanom Kecamatan Nganjuk
BAZNAS Nganjuk Survei Calon Penerima Bantuan Jamban Sehat Kelurahan Ringinanom Kecamatan Nganjuk
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program sanitasi berbasis zakat. Kali ini, tim BAZNAS Nganjuk melaksanakan survei lapangan calon penerima Bantuan Jamban Sehat di Kelurahan Ringinanom, Kecamatan Nganjuk. Survei dilakukan di dua rumah warga, yaitu rumah Ibu Sukati dan Bapak Basir, yang keduanya beralamat di Kelurahan Ringinanom. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Pelaksana BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Ahmad Dain Arif, S.Pd.I., bersama mahasiswa Program Pengembangan Zakat (PPZ) dari Universitas Syekh Wasil Kediri. Tim melakukan observasi dan pendataan mendalam terkait kondisi sanitasi di kedua rumah, termasuk ketersediaan fasilitas MCK (Mandi, Cuci, Kakus), akses air bersih, serta dampak lingkungan dari ketiadaan jamban layak. Hasil survei ini akan menjadi dasar pertimbangan teknis dan sosial dalam pelaksanaan program bantuan pembangunan jamban sehat yang akan dibiayai dari dana zakat. Ahmad Dain Arif menjelaskan bahwa program jamban sehat merupakan bagian dari upaya BAZNAS Nganjuk dalam mendukung percepatan bebas buang air sembarangan di wilayah Kabupaten Nganjuk. “Sanitasi yang baik adalah hak dasar setiap warga. Melalui zakat, kami ingin memastikan keluarga prasejahtera juga memiliki akses terhadap fasilitas jamban yang layak, aman, dan sehat. Mahasiswa PPZ Universitas Syekh Wasil turut aktif dalam proses verifikasi dan dokumentasi lapangan, sebagai bentuk implementasi pembelajaran sekaligus kontribusi nyata dalam pengelolaan zakat berbasis pemberdayaan masyarakat. Dengan program ini, BAZNAS Kabupaten Nganjuk tidak hanya menyalurkan bantuan fisik, tetapi juga menanamkan kesadaran akan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai bagian dari kesejahteraan umat. Penyaluran bantuan jamban sehat diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi kesehatan keluarga mustahik dan lingkungan sekitarnya.
BERITA04/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
BAZNAS Nganjuk Survei Calon Penerima Bantuan di Kelurahan Kedondong Kecamatan Bagor
BAZNAS Nganjuk Survei Calon Penerima Bantuan di Kelurahan Kedondong Kecamatan Bagor
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk kembali menunjukkan komitmennya dalam menyalurkan zakat secara tepat sasaran melalui kegiatan survei lapangan calon penerima bantuan. Kali ini, tim BAZNAS Nganjuk menyambangi Kelurahan Kedondong dan Desa Patranrejo di Kecamatan Bagor untuk melakukan verifikasi kondisi calon mustahik. Survei tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pelaksana BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Ahmad Dain Arif, S.Pd.I., yang didampingi oleh mahasiswa Program Pengembangan Zakat (PPZ) dari Universitas Syekh Wasil Kediri. Tim mengunjungi dua rumah warga yang diajukan sebagai calon penerima bantuan, yaitu rumah Ibu Tutik Andayani di Kelurahan Kedondong dan rumah Bapak Suwaji di Desa Patranrejo. Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan pendataan mendalam terkait kondisi sosial ekonomi, kelayakan hunian, serta kebutuhan mendesak keluarga. Ahmad Dain Arif menegaskan bahwa survei lapangan merupakan langkah penting dalam memastikan bahwa bantuan zakat benar-benar disalurkan kepada mereka yang berhak dan paling membutuhkan. “Kami tidak hanya mengandalkan usulan dari masyarakat atau aparat desa, tetapi juga turun langsung untuk melihat kondisi riil di lapangan. Ini bagian dari prinsip amanah dan transparansi dalam pengelolaan zakat,” ujar Ahmad Dain Arif. Mahasiswa PPZ dari Universitas Syekh Wasil Kediri turut aktif dalam proses pendataan dan observasi, sebagai bentuk implementasi pembelajaran sekaligus kontribusi nyata dalam pemberdayaan umat melalui lembaga zakat. Kegiatan ini mencerminkan sinergi antara lembaga zakat, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam upaya mewujudkan kesejahteraan sosial di Kabupaten Nganjuk. BAZNAS Nganjuk berkomitmen untuk terus menjalankan program-program yang responsif terhadap kebutuhan mustahik, baik dalam bentuk bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), jamban sehat, alat bantu kesehatan, maupun program pemberdayaan lainnya.
BERITA04/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Survei Calon Penerima Bantuan Rumah Layak Huni Baznas Kabupaten Nganjuk
Survei Calon Penerima Bantuan Rumah Layak Huni Baznas Kabupaten Nganjuk
Nganjuk – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu melalui program Bantuan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Pada kesempatan kali ini, tim BAZNAS Kabupaten Nganjuk melakukan survei lapangan di rumah Ibu Katijah dan Ibu Paikem di Desa Patranrejo, Kecamatan Berbek. Survei tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pelaksana BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Ahmad Dain Arif, S.Pd.I., yang didampingi oleh mahasiswa Program Pengembangan Zakat (PPZ) dari Universitas Syekh Wasil Kediri. Kunjungan ini bertujuan untuk memverifikasi kondisi riil kedua rumah calon penerima bantuan, sekaligus menyerap informasi terkait kebutuhan dasar hunian yang layak bagi keluarga tersebut. Dalam kunjungannya, Ahmad Dain Arif menyampaikan bahwa survei ini merupakan bagian penting dari proses seleksi yang transparan dan akuntabel, guna memastikan bahwa bantuan RTLH tepat sasaran kepada warga prasejahtera yang benar-benar membutuhkan. “Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah zakat yang terkumpul digunakan secara optimal untuk memberikan manfaat nyata bagi mustahik,” ujarnya. Kehadiran mahasiswa PPZ dari Universitas Syekh Wasil Kediri juga menjadi bagian dari sinergi antara lembaga zakat dan perguruan tinggi dalam upaya penguatan kapasitas pengelolaan zakat serta pemberdayaan masyarakat berbasis riset dan pengabdian. BAZNAS Kabupaten Nganjuk berharap melalui program RTLH ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat prasejahtera, sekaligus mewujudkan visi pembangunan sosial yang inklusif dan berkeadilan di wilayah Kabupaten Nganjuk.
BERITA02/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Menggapai Ridha-Nya, Istiqomah Doa Bersama  BAZNAS Kabupaten Nganjuk Setiap hari Senin
Menggapai Ridha-Nya, Istiqomah Doa Bersama BAZNAS Kabupaten Nganjuk Setiap hari Senin
Setiap hari Senin pagi, suasana kantor BAZNAS Kabupaten Nganjuk dipenuhi khidmat dan kekhusyukan dalam kegiatan rutin bertajuk “Menggapai Ridha-Nya: Istiqomah Doa Bersama”. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I., yang senantiasa menekankan pentingnya memulai pekan dengan doa, muhasabah, dan kebersamaan dalam ikhtiar menggapai ridha Ilahi. Doa bersama ini diikuti secara istiqomah oleh seluruh amil dan amilat BAZNAS Kabupaten Nganjuk, serta para mahasiswa Program Pengembangan Zakat (PPZ) dari Universitas Syekh Wasil Kediri. Dalam setiap pertemuan, suasana spiritual sangat terasa menjadi momentum untuk memperkuat niat, membersihkan hati, dan menyelaraskan langkah dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf demi kemaslahatan umat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga wahana penguatan nilai-nilai akhlak, integritas, dan semangat pelayanan publik yang berlandaskan iman dan takwa. Dengan istiqomahnya doa bersama ini, BAZNAS Kabupaten Nganjuk berkomitmen untuk terus menjadi lembaga amil zakat yang profesional, transparan, dan berkah senantiasa berjalan di jalan Allah SWT menuju ridha-Nya.
BERITA02/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Ketua BAZNAS Bersama Bupati Kabupaten Nganjuk Salurkan Bantuan Sosial RTLH Di Kecamatan Tanjunganom
Ketua BAZNAS Bersama Bupati Kabupaten Nganjuk Salurkan Bantuan Sosial RTLH Di Kecamatan Tanjunganom
Komitmen Pemerintah Kabupaten Nganjuk bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk dalam membantu masyarakat kurang mampu terus berlanjut melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kali ini, bantuan disalurkan kepada salah satu warga prasejahtera di Dusun Sumberwaru Desa Banjaranyar, Kecamatan Tanjunganom. Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Bupati Nganjuk, Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md., S.E., S.H., M.M., M.B.A., bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I., pada Kamis (30/1/2026). Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Suraya Khusnaniyati; Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PRKPP) Kabupaten Nganjuk, Mashudi Nurul Huda, S.STP., M.M. Camat Tanjunganom, Johansyah Setiawan, S.E. serta perangkat Desa Banjaranyar. Bantuan sebesar Rp10 juta seluruhnya bersumber dari zakat yang dihimpun BAZNAS Kabupaten Nganjuk. Dana tersebut digunakan untuk memperbaiki struktur bangunan yang rusak, termasuk atap bocor, dinding retak, sehingga penghuni dapat tinggal dalam kondisi yang lebih aman, sehat, dan nyaman. Bupati Marhaen Djumadi menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga zakat dalam menangani persoalan kemiskinan dan perumahan. “Program RTLH ini adalah bentuk konkret kehadiran negara di tengah masyarakat. Kami mengapresiasi BAZNAS yang terus aktif menyalurkan zakat untuk kemaslahatan umat. Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud amanah para muzaki yang disalurkan kepada mustahik yang benar-benar membutuhkan. “Zakat bukan hanya ibadah, tapi juga instrumen sosial ekonomi yang mampu menggerakkan keadilan dan kesejahteraan. Alhamdulillah, hari ini kita bisa menyaksikan manfaat nyata dari zakat yang dihimpun. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sinergis antara Pemerintah Kabupaten Nganjuk dan BAZNAS Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, diharapkan semakin banyak rumah tidak layak huni di Kabupaten Nganjuk yang dapat diperbaiki.
BERITA30/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Ketua BAZNAS Bersama Bupati Kabupaten Nganjuk Salurkan Bantuan Sosial RTLH Di Kecamatan Ngronggot
Ketua BAZNAS Bersama Bupati Kabupaten Nganjuk Salurkan Bantuan Sosial RTLH Di Kecamatan Ngronggot
Komitmen pemerintah daerah dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk dalam mewujudkan hunian layak bagi warga kurang mampu kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kali ini, bantuan disalurkan kepada Ibu Sumiati di Dusun Dingin, Desa Ngronggot, Kecamatan Ngronggot. Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan langsung oleh Bupati Nganjuk, Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md., S.E., S.H., M.M., M.B.A., bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I., pada Kamis (30/1/2026). Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dra. Hj. Suraya Khusnaniyati,M.Hi. Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PRKPP) Mashudi Nurul Huda, S.STP., M.M. Camat Ngronggot, Mohamad Makrup, S.Sos., serta Kepala Desa Ngronggot, M. Kholid Z Arifin. Bantuan sebesar Rp20 juta yang seluruhnya bersumber dari dana zakat yang dihimpun BAZNAS Kabupaten Nganjuk, dialokasikan untuk perbaikan rumah Ibu Sumiati agar menjadi layak huni. Rumah yang sebelumnya mengalami kerusakan pada struktur atap, dinding, dan lantai. Bupati Marhaen Djumadi menyampaikan apresiasi tinggi kepada BAZNAS Kabupaten Nganjuk atas sinergi yang terjalin dalam membantu masyarakat prasejahtera. “Program RTLH ini adalah wujud nyata gotong royong antara pemerintah dan lembaga zakat dalam menanggulangi kemiskinan ekstrem dan mempercepat pembangunan sosial di tingkat desa. Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari misi BAZNAS dalam mendayagunakan zakat untuk pemberdayaan umat. Alhamdulillah, hari ini kita bisa menyaksikan bagaimana zakat yang diamanahkan oleh para muzaki dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh mustahik. Ini bukan sekadar bantuan fisik, tapi juga bentuk kehadiran negara dan kepedulian sesama. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program kolaboratif antara Pemerintah Kabupaten Nganjuk dan BAZNAS dalam mendukung percepatan pencapaian khususnya di bidang perumahan layak dan pengentasan kemiskinan. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian.
BERITA30/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Komitmen Bersama Bupati dan BAZNAS Nganjuk: Optimalisasi Potensi Zakat ASN sebagai Penggerak Ekonomi Umat
Komitmen Bersama Bupati dan BAZNAS Nganjuk: Optimalisasi Potensi Zakat ASN sebagai Penggerak Ekonomi Umat
Kolaborasi strategis antara Pemerintah Kabupaten Nganjuk dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk memasuki fase konkret dalam upaya mengoptimalkan potensi zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai penggerak ekonomi umat. Dalam pertemuan yang dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Nganjuk Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I., kedua belah pihak menyepakati sinergi penuh untuk memaksimalkan pengumpulan dan pendayagunaan zakat ASN demi kesejahteraan masyarakat Nganjuk yang lebih luas dan berkelanjutan.Bupati Nganjuk Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md., S.E., S.H., M.M., M.B.A. menegaskan komitmen kuat Pemkab Nganjuk dengan pernyataan lugas: "Kita support sepenuhnya, nanti monggo dijadwalkan teknisnya lewat Kesra juga bisa." Pernyataan ini menunjukkan kesiapan pemerintah daerah membuka jalur koordinasi resmi melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) guna mempercepat implementasi program optimalisasi zakat ASN secara terstruktur dan terukur.Lebih lanjut, Bupati Marhaen menekankan filosofi dasar program zakat yang berorientasi pada rakyat. "Program BAZNAS adalah untuk rakyat Nganjuk," tegasnya. Ia mengajak seluruh elemen untuk bersinergi mendukung program kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang maksimal, karena zakat bukan hanya kewajiban syariat tetapi juga instrumen nyata pemerataan ekonomi yang menyentuh lapisan masyarakat paling rentan.Dengan komitmen bersama ini, potensi zakat ASN Nganjuk yang mencapai puluhan miliar rupiah per tahun diharapkan dapat tersalurkan secara profesional melalui program produktif seperti modal usaha mikro, beasiswa pendidikan, dan layanan kesehatan bagi mustahik. Kolaborasi Bupati dan BAZNAS Nganjuk ini menjadi bukti nyata bahwa zakat, ketika dikelola dengan transparan dan kolaboratif, mampu menjadi mesin penggerak ekonomi umat yang berdampak langsung bagi kesejahteraan rakyat Nganjuk.
BERITA29/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Ketua BAZNAS Bersama Bupati Kabupaten Nganjuk Salurkan Bantuan Sosial RTLH
Ketua BAZNAS Bersama Bupati Kabupaten Nganjuk Salurkan Bantuan Sosial RTLH
Nganjuk – Sebagai wujud nyata komitmen pemerintah daerah dan lembaga zakat dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, Bupati Kabupaten Nganjuk, Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md., S.E., S.H., M.M., M.B.A., bersama Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I., menyalurkan bantuan sosial program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Ibu Lamiyem di Dusun Ndodol, Desa Klodan, Kecamatan Ngetos, Kamis (29/1/2026). Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung di kediaman Ibu Lamiyem yang sebelumnya tergolong sebagai rumah tidak layak huni. Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PRKPP) dengan BAZNAS Kabupaten Nganjuk dalam rangka percepatan penanganan perumahan layak bagi keluarga prasejahtera. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua I BAZNASbNganjuk, Muh. Roissudin, M.Pd., Kepala Dinas PRKPP, Mashudi Nurul Huda, S.STP., M.M., jajaran Forkopimcam Kecamatan Ngetos, serta Kepala Desa Klodan. Kehadiran para pejabat daerah dan tokoh masyarakat. Bupati Marhaen Djumadi menyampaikan bahwa program RTLH bukan hanya sekadar membangun fisik rumah, tetapi juga membangun harapan dan martabat keluarga penerima manfaat. Hari ini, kita buktikan bahwa pemerintah hadir untuk rakyat. Rumah yang layak adalah hak dasar setiap warga negara, dan kami terus berupaya memastikan tidak ada satu pun warga Nganjuk yang tinggal di rumah yang membahayakan. Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, menjelaskan bahwa bantuan RTLH ini bersumber dari dana zakat yang dihimpun oleh BAZNAS dan dialokasikan untuk program sosial kemanusiaan. Alhamdulillah, amanah para muzaki bisa tersalurkan tepat sasaran. Ini adalah bentuk ibadah sosial yang menyentuh langsung kebutuhan saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kolaborasi yang terus diperkuat antara pemerintah, BAZNAS, dan masyarakat, diharapkan semakin banyak keluarga kurang mampu yang dapat merasakan manfaat langsung dari program-program pemberdayaan sosial.
BERITA29/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
BAZNAS Nganjuk Survei Calon Penerima Bantuan di Kelurahan Cangkringan Kecamatan Nganjuk
BAZNAS Nganjuk Survei Calon Penerima Bantuan di Kelurahan Cangkringan Kecamatan Nganjuk
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk kembali menunjukkan komitmennya dalam menyalurkan zakat secara tepat sasaran melalui kegiatan survei lapangan calon penerima bantuan. Kali ini, tim BAZNAS mengunjungi rumah Ibu Dwi Patmawati di Kelurahan Cangkringan, Kecamatan Nganjuk, pada Rabu (28/1/2026). Survei tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dra. Hj. Suraya Khusnaniyati, M.Hi., yang didampingi oleh mahasiswa Program Pengembangan Zakat (PPZ) dari Universitas Syekh Wasil Kediri. Kunjungan ini bertujuan untuk memverifikasi kondisi riil calon penerima bantuan guna memastikan bahwa bantuan yang akan diberikan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Dalam kesempatan tersebut, Ibu Suraya menyampaikan bahwa proses survei merupakan langkah penting dalam menjaga akuntabilitas dan transparansi penyaluran zakat. “Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah zakat yang terkumpul dari para muzaki digunakan secara amanah dan tepat sasaran, terutama bagi mereka yang benar-benar layak menerima,” ujarnya. Sementara itu, kehadiran mahasiswa PPZ Universitas Syekh Wasil Kediri tidak hanya memberikan dukungan teknis dalam pendataan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembelajaran lapangan dalam pengelolaan zakat berbasis komunitas. Mereka turut berinteraksi langsung dengan keluarga Ibu Dwi Patmawati untuk memahami kondisi sosial-ekonomi dan kebutuhan mendesak yang dihadapi. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program pemberdayaan sosial BAZNAS Kabupaten Nganjuk, yang terus berupaya memperkuat sinergi antara lembaga zakat, perguruan tinggi, dan masyarakat demi terwujudnya kesejahteraan umat yang berkelanjutan.
BERITA28/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
BAZNAS Kabupaten Nganjuk Survei Calon Penerima Bantuan di Kecamatan Loceret
BAZNAS Kabupaten Nganjuk Survei Calon Penerima Bantuan di Kecamatan Loceret
Dalam rangka memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk melaksanakan survei lapangan terhadap calon penerima bantuan di Kecamatan Loceret, Rabu (28/1/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dra. Hj. Suraya Khusnaniyati, M.Hi., dan didampingi oleh mahasiswa Program Pengembangan Zakat (PPZ) dari Universitas Syekh Wasil Kediri. Tim survei mengunjungi dua lokasi utama dalam kegiatan tersebut. Lokasi pertama adalah kediaman Bapak Edy Santoso di Desa Sukorejo, sedangkan lokasi kedua adalah rumah Ibu Mamik Ekowati di Desa Sekaran. Kunjungan ini bertujuan untuk memverifikasi kondisi sosial-ekonomi calon mustahik, mengevaluasi kelayakan penerimaan bantuan, serta memastikan bahwa program bantuan BAZNAS Kabupaten Nganjuk benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Dalam kesempatan tersebut, Dra. Hj. Suraya Khusnaniyati menekankan pentingnya pendekatan humanis dan transparan dalam proses seleksi penerima bantuan. “Kami tidak hanya melihat data administratif, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk merasakan dan memahami kondisi riil para calon penerima. Ini bagian dari komitmen kami agar zakat dan dana sosial lainnya benar-benar bermanfaat bagi yang berhak,” ujarnya. Keikutsertaan mahasiswa PPZ Universitas Syekh Wasil Kediri dalam kegiatan ini juga menjadi bagian dari sinergi antara lembaga zakat dan perguruan tinggi dalam membangun kapasitas sumber daya manusia yang peduli terhadap pengelolaan zakat yang profesional dan berkelanjutan. Survei lapangan seperti ini merupakan langkah awal dalam rangkaian program bantuan sosial BAZNAS Kabupaten Nganjuk, termasuk di antaranya bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pemberdayaan ekonomi, dan pendampingan sosial spiritual. Dengan pendekatan partisipatif dan akurat, BAZNAS Kabupaten Nganjuk berkomitmen untuk terus hadir sebagai garda terdepan dalam mewujudkan kesejahteraan umat melalui pengelolaan zakat yang amanah dan transparan.
BERITA28/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Monitoring  Mahasiswa PPZ  Universitas Syekh Wasil selama Praktik di BAZNAS Kabupaten Nganjuk
Monitoring Mahasiswa PPZ Universitas Syekh Wasil selama Praktik di BAZNAS Kabupaten Nganjuk
Sebagai wujud komitmen menjamin kualitas pembelajaran lapangan, tim dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri melakukan kunjungan monitoring intensif terhadap mahasiswa peserta Praktik Pengelolaan ZISWAF (PPZ) yang tengah menjalani magang di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk, Selasa (27/1/2026). Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Wakil Dekan FEBI UIN Syekh Wasil Kediri, Prof. Dr. Hj. Naning Fatmawatie, M.M., didampingi Dr. M. Wildan Fawa'id, M.E.I. selaku Koordinator Program PPZ, serta Julfiana Evarini, S.E. selaku Dosen Pembimbing Lapangan. Rombongan diterima hangat oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I. beserta jajaran pengurus di Kantor BAZNAS setempat. Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban, para dosen berdialog langsung dengan 12 mahasiswa PPZ yang tersebar di empat divisi strategis: Penghimpunan, Pendistribusian-Pendayagunaan, Administrasi Keuangan, dan Humas-IT. Prof. Naning Fatmawatie menegaskan bahwa monitoring lapangan merupakan bagian tak terpisahkan dari sistem penjaminan mutu pendidikan di FEBI. Kami tidak hanya menitipkan mahasiswa, tetapi hadir secara langsung untuk memastikan transfer ilmu berjalan optimal, ujarnya. "Melalui PPZ, mahasiswa belajar bagaimana mengelola amanah zakat dengan prinsip amanah, transparan, profesional, dan akuntabel nilai-nilai yang tidak cukup diajarkan di ruang kelas. Dr. Zainal Arifin menyampaikan apresiasi tinggi atas keterlibatan aktif mahasiswa PPZ dalam program strategis BAZNAS Nganjuk. Mereka bukan sekadar peserta magang, tetapi menjadi bagian dari tim kerja kami, Mahasiswa telah berkontribusi nyata dalam digitalisasi pendataan asnaf, penyusunan laporan keuangan. Kegiatan monitoring ini menegaskan komitmen UIN Syekh Wasil Kediri dan BAZNAS Nganjuk dalam membangun ekosistem zakat yang berkelanjutan melalui sinergi pendidikan dan praktik lapangan sebuah langkah strategis mewujudkan visi Indonesia Bebas Mustahik pada 2030.
BERITA27/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Zakat untuk Kemanusiaan, Simbolis Pemberangkatan Bantuan Bencana ke Aceh Dan Sumatra
Zakat untuk Kemanusiaan, Simbolis Pemberangkatan Bantuan Bencana ke Aceh Dan Sumatra
Nganjuk, 26 Januari 2026 - Dalam wujud nyata solidaritas kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk menggelar kegiatan simbolis pemberangkatan bantuan bencana untuk saudara-saudara yang terdampak musibah di wilayah Aceh dan Sumatra, serta dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dari jajaran BAZNAS tingkat provinsi maupun kabupaten. Turut hadir dalam acara tersebut Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., yang memberikan apresiasi tinggi atas gerakan cepat dan responsif BAZNAS Kabupaten Nganjuk dalam menyalurkan zakat untuk kemanusiaan. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa zakat bukan hanya ibadah vertikal, tetapi juga instrumen sosial yang mampu menjadi penyangga ketahanan umat di tengah ujian. “Zakat adalah kekuatan umat. Ketika saudara kita di Aceh dan Sumatra sedang tertimpa musibah, maka kewajiban kita adalah hadir baik dalam doa maupun aksi nyata. Inilah wujud Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Acara juga dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifan, M.Pd.I., yang menyampaikan rasa syukur atas antusiasme masyarakat Nganjuk dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi. Menurutnya, bantuan yang diberangkatkan hari ini merupakan hasil pengelolaan zakat dari para muzaki (pembayar zakat) di Kabupaten Nganjuk yang dengan ikhlas menitipkan amanahnya untuk disalurkan kepada mustahik (penerima zakat) yang membutuhkan, termasuk korban bencana alam. “Alhamdulillah, hari ini kita bisa mengirimkan paket bantuan berupa logistik, perlengkapan keluarga, dan kebutuhan dasar lainnya. Ini adalah bukti bahwa zakat yang dikelola secara amanah mampu menjadi penolong di saat sulit,” kata Zainal Arifan. Melalui gerakan “Zakat untuk Kemanusiaan”, BAZNAS Kabupaten Nganjuk tidak hanya menyalurkan bantuan materi, tetapi juga meneguhkan nilai-nilai persaudaraan, empati, dan kebersamaan dalam menghadapi ujian hidup. Semoga setiap tetes keringat, doa, dan rupiah zakat yang dikirimkan menjadi cahaya harapan.
BERITA26/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
BAZNAS Kabupaten Nganjuk Survei Dhuafa di  Desa Jatikalen Kecamatan Jatikalen
BAZNAS Kabupaten Nganjuk Survei Dhuafa di Desa Jatikalen Kecamatan Jatikalen
Nganjuk – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk kembali menunjukkan komitmennya dalam memastikan penyaluran zakat tepat sasaran melalui kegiatan survei dhuafa di Desa Jatikalen, Kecamatan Jatikalen, pada Kamis, 22 Januari 2026. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I., didampingi Ketua Pelaksana, Ahmad Dain Arif, S.Pd.I., serta sejumlah mahasiswa Program Pengembangan Zakat (PPZ) dari Universitas Syekh Wasil Kediri. Survei ini merupakan bagian dari upaya sistematis BAZNAS Nganjuk dalam mengidentifikasi dan memverifikasi kondisi sosial ekonomi mustahik (penerima zakat) di wilayah binaan. Dengan pendekatan berbasis data dan partisipatif, tim survei menyambangi rumah-rumah warga kurang mampu untuk mengumpulkan informasi terkait kondisi tempat tinggal, akses layanan dasar, mata pencaharian, serta kebutuhan mendesak yang belum terpenuhi. Dr. H. Zainal Arifin dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa akurasi data mustahik menjadi fondasi utama dalam perencanaan program zakat yang berkeadilan dan berkelanjutan. “Kami tidak ingin zakat hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi menjadi pemicu transformasi sosial bagi keluarga dhuafa. Oleh karena itu, pendataan yang akurat dan valid sangat penting. Sementara itu, Ahmad Dain Arif menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa PPZ Universitas Syekh Wasil Kediri dalam survei ini juga bertujuan untuk memperkuat sinergi antara lembaga zakat dan perguruan tinggi dalam pengembangan ekosistem zakat yang profesional dan berbasis riset. “Mahasiswa bukan hanya belajar di lapangan, tetapi juga membantu kami memperluas jangkauan dan ketelitian pendataan. Kegiatan survei di Desa Jatikalen mendapat sambutan positif dari aparat desa setempat, yang siap mendukung proses verifikasi dan pendampingan lanjutan bagi keluarga dhuafa yang teridentifikasi. Hasil survei ini nantinya akan menjadi dasar penyusunan intervensi program BAZNAS Kabupaten Nganjuk, baik dalam bentuk bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi, maupun pendidikan dan kesehatan.
BERITA23/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Respon Cepat Bupati Nganjuk dan Ketua BAZNAS atas berita Viral Mbh Sumiati
Respon Cepat Bupati Nganjuk dan Ketua BAZNAS atas berita Viral Mbh Sumiati
Nganjuk – Menyikapi pemberitaan yang sedang viral di media sosial mengenai kondisi memprihatinkan Ibu Sumiati warga Dusun Dingin, Desa Ngronggot, Kecamatan Ngronggot, Pemerintah Kabupaten Nganjuk bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk segera mengambil langkah cepat dan humanis. Tak menunggu lama, tim gabungan langsung turun ke lokasi pada Kamis, 22 Januari 2026, untuk memberikan penanganan langsung dan komprehensif. Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I., didampingi Wakil Ketua I BAZNAS, Moh. Roissudin, M.Pd. Sementara dari jajaran Pemerintah Kabupaten Nganjuk, hadir Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PRKPP) Kabupaten Nganjuk, Mashudi Nurul Huda, S.STP., M.M., Camat Ngronggot Mohammad Makrop, S.Sos., serta Kepala Desa Ngronggot. Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi yang dialami Ibu Sumiati. “Kami tidak bisa diam ketika ada warga Nganjuk yang membutuhkan uluran tangan. BAZNAS hadir bukan hanya sebagai lembaga pengelola zakat, tetapi juga sebagai bagian dari sistem perlindungan sosial berbasis nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan,” ujar Zainal Arifin. Di sisi lain, Kepala Dinas PRKPP Kabupaten Nganjuk, Mashudi Nurul Huda, menjelaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan tim teknis untuk segera melakukan assessment terhadap kondisi rumah dan lingkungan tempat tinggal Ibu Sumiati.Ini adalah komitmen Bupati Nganjuk untuk memastikan tidak ada warganya yang tinggal di hunian tidak layak,” tegasnya. Camat Ngronggot, Mohammad Makrop, menambahkan bahwa pihak kecamatan telah melakukan pendataan awal dan akan terus memantau perkembangan kondisi keluarga tersebut. “Kami berterima kasih atas respon cepat Bupati dan BAZNAS. Ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir di tengah rakyat. Langkah cepat dan kolaboratif antara Pemkab Nganjuk dan BAZNAS Kabupaten Nganjuk ini menuai apresiasi luas dari masyarakat.komitmen kuat pemerintah daerah dan lembaga zakat dalam mewujudkan keadilan sosial serta perlindungan bagi warga yang paling rentan.
BERITA22/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Survei Calon Penerima Rumah Layak Huni BAZNAS Kabupaten Nganjuk
Survei Calon Penerima Rumah Layak Huni BAZNAS Kabupaten Nganjuk
Gondang, 21 Januari 2026 — Tim BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Nganjuk kembali melakukan survei lapangan terhadap calon penerima bantuan program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kali ini, tim mendatangi kediaman Bapak Purwanto di Dusun Sumberagung, RT 004/RW 001, Desa Sumberagung, Kecamatan Gondang. Survei tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pelaksana BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Ahmad Dain Arif, S.Pd., yang didampingi oleh mahasiswa Program Pengabdian Zakat (PPZ) dari Universitas Syekh Wasil Kediri. Kunjungan ini merupakan bagian dari proses verifikasi dan validasi data untuk memastikan bahwa bantuan RTLH disalurkan kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan dan memenuhi kriteria sebagai mustahik zakat. Rumah milik Bapak Purwanto terlihat mengalami kerusakan cukup serius, baik pada struktur atap maupun dinding yang sebagian besar terbuat dari bambu dan kayu lapuk. Kondisi tersebut dinilai tidak layak huni dan berpotensi membahayakan penghuninya, terutama saat musim hujan tiba. Ahmad Dain Arif menegaskan komitmen BAZNAS Kabupaten Nganjuk dalam mewujudkan hunian yang layak bagi masyarakat kurang mampu. “Kami tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga memastikan bahwa setiap rupiah zakat yang terkumpul digunakan secara amanah, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata. Mahasiswa PPZ dari Universitas Syekh Wasil Kediri turut aktif dalam proses survei dengan melakukan pendokumentasian visual, wawancara mendalam dengan keluarga Bapak Purwanto, serta pencatatan kondisi sosial-ekonomi rumah tangga. Kolaborasi antara lembaga zakat dan perguruan tinggi ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan berbasis data akurat. RTLH tahun 2026. BAZNAS Kabupaten Nganjuk berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan programnya demi mengentaskan kemiskinan ekstrem dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dhuafa melalui pendekatan zakat yang holistik dan berkelanjutan. Kunjungan survei ini bukan hanya simbolis, namun menjadi langkah konkret dalam membangun keadilan sosial dan mempererat solidaritas umat melalui penyaluran zakat yang tepat guna.
BERITA21/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Survei Calon Penerima Rumah Layak Huni BAZNAS Kabupaten Nganjuk
Survei Calon Penerima Rumah Layak Huni BAZNAS Kabupaten Nganjuk
Baron, 21 Januari 2026 — Tim BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Nganjuk melaksanakan kegiatan survei lapangan terhadap calon penerima bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Dusun Sambikenceng, Desa Katerban, Kecamatan Baron. Salah satu rumah yang menjadi fokus peninjauan adalah milik Ibu Suyatmi, warga RT 001/RW 010 yang kondisi kediamannya dinilai sangat membutuhkan perbaikan. Kegiatan survei ini dipimpin langsung oleh Ketua Pelaksana BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Ahmad Dain Arif, S.Pd., yang didampingi oleh mahasiswa Program Pengabdian Zakat (PPZ) dari Universitas Syekh Wasil Kediri. Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan validitas data, mengevaluasi kondisi fisik bangunan, serta menggali informasi lebih mendalam mengenai latar belakang sosial-ekonomi keluarga penerima manfaat. Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Dain Arif menyampaikan bahwa proses seleksi penerima bantuan RTLH dilakukan secara transparan dan berkeadilan, dengan mempertimbangkan aspek kelayakan, urgensi, serta prinsip-prinsip zakat yang benar. “Kami hadir langsung ke lapangan untuk memastikan bahwa bantuan ini tepat sasaran dan benar-benar dirasakan oleh mereka yang paling membutuhkan. Sementara itu, tim mahasiswa PPZ turut berperan aktif dalam mendokumentasikan kondisi rumah, melakukan wawancara dengan keluarga Ibu Suyatmi, serta membantu proses verifikasi administratif. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini juga merupakan bagian dari sinergi antara lembaga zakat dan perguruan tinggi dalam membangun kapasitas pengelolaan zakat yang profesional dan berk Dalam program rehabilitasi RTLH tahun 2026. BAZNAS Kabupaten Nganjuk berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program-program sosialnya, termasuk di bidang Rumah layak huni, sebagai wujud nyata keberpihakan terhadap mustahik dhuafa di wilayah Nganjuk. Kegiatan survei ini diharapkan menjadi langkah awal yang strategis dalam mempercepat penyaluran bantuan RTLH, sekaligus memperkuat kolaborasi antara BAZNAS, pemerintah desa, akademisi, dan masyarakat demi terwujudnya kesejahteraan sosial yang inklusif dan berkeadilan.
BERITA21/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Survei Calon Penerima Rumah Layak Huni BAZNAS Kabupaten Nganjuk
Survei Calon Penerima Rumah Layak Huni BAZNAS Kabupaten Nganjuk
Dalam upaya memastikan penyaluran bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tepat sasaran, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk kembali menggelar survei lapangan. Kali ini, tim survei mendatangi kediaman Mbah Waris di Desa Ngringin, Kecamatan Lengkong, pada Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Pelaksana BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Ahmad Dain Arif, S.Pd., yang didampingi oleh mahasiswa Program Pengembangan Zakat (PPZ) dari Syekh Wasil. Kunjungan tersebut bertujuan untuk melakukan verifikasi dan penilaian kondisi rumah serta latar belakang sosial ekonomi calon penerima bantuan. Tim survei mencatat berbagai aspek teknis, seperti kondisi struktur bangunan, sanitasi, ventilasi, serta akses terhadap fasilitas dasar lainnya. Selain itu, tim juga berdialog langsung dengan Mbah Waris untuk memahami kebutuhan dan tantangan yang dihadapi dalam kesehariannya. Ahmad Dain Arif menegaskan bahwa BAZNAS Kabupaten Nganjuk berkomitmen untuk menyalurkan zakat secara amanah dan transparan, terutama kepada kelompok masyarakat yang paling membutuhkan. “Kami hadir bukan hanya untuk melihat fisik rumah, tetapi juga untuk memahami perjuangan hidup para mustahik seperti Mbah Waris. Insyaallah, bantuan RTLH ini akan menjadi bagian dari ikhtiar kita bersama untuk meringankan beban saudara-saudara kita. Kehadiran mahasiswa PPZ dari Syekh Wasil dalam kegiatan ini juga menjadi bagian penting dari proses edukasi dan penguatan kapasitas generasi muda dalam pengelolaan zakat. Mereka tidak hanya mengamati proses survei, tetapi juga turut berinteraksi langsung dengan warga, belajar tentang realitas sosial di lapangan, serta memperdalam pemahaman tentang prinsip-prinsip distribusi zakat yang adil dan berkelanjutan. Kegiatan survei di rumah Mbah Waris merupakan wujud nyata sinergi antara lembaga zakat, akademisi, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan kemanusiaan yang inklusif. BAZNAS Kabupaten Nganjuk berharap, melalui program RTLH, dapat memberikan hunian yang layak, aman, dan bermartabat bagi para lansia dan keluarga prasejahtera di pelosok Nganjuk.
BERITA20/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Survei Calon Penerima Rumah Layak Huni BAZNAS Kabupaten Nganjuk
Survei Calon Penerima Rumah Layak Huni BAZNAS Kabupaten Nganjuk
Dalam rangka menyalurkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) secara tepat sasaran, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk kembali melaksanakan kegiatan survei lapangan. Kali ini, tim survei mengunjungi kediaman Ibu Supiah di Desa Ngringin, Kecamatan Lengkong, pada Selasa, 20 Januari 2026. Survei tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pelaksana BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Ahmad Dain Arif, S.Pd.I., yang didampingi oleh mahasiswa Program Pengembangan Zakat (PPZ) dari Syekh Wasil. Kunjungan ini bertujuan untuk memverifikasi kondisi rumah dan memastikan bahwa calon penerima benar-benar memenuhi kriteria sebagai keluarga prasejahtera yang membutuhkan perbaikan tempat tinggal. Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Dain Arif menyampaikan komitmen BAZNAS Kabupaten Nganjuk untuk terus mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui program-program berbasis zakat, salah satunya adalah bantuan RTLH. “Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah zakat yang terkumpul digunakan secara amanah dan memberikan manfaat nyata bagi mustahik,” ujarnya. Tim survei melakukan penilaian menyeluruh terhadap struktur bangunan, sanitasi, ventilasi, serta kondisi sosial ekonomi keluarga Ibu Supiah. Mahasiswa PPZ yang turut serta dalam kegiatan ini juga berkesempatan belajar langsung tentang proses pendistribusian zakat di lapangan, sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga zakat dan institusi pendidikan dalam pengembangan sumber daya manusia yang peduli terhadap pemberdayaan umat. Kegiatan survei ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Nganjuk dalam mendukung percepatan pencapaian target pembangunan daerah, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi dan tokoh masyarakat setempat. Dengan semangat gotong royong dan keberpihakan kepada kaum dhuafa, BAZNAS Kabupaten Nganjuk berharap program RTLH dapat terus memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat kurang mampu di wilayah Kabupaten Nganjuk.
BERITA20/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Nganjuk.

Lihat Daftar Rekening →