WhatsApp Icon
Wujudkan Hunian Layak, BAZNAS dan Dinas PRKPP Kabupaten Nganjuk Tasyarufkan Bantuan RTLH di Desa Kampungbaru

NGANJUK — Komitmen untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat terus ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk. Bekerja sama dengan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PRKPP) Kabupaten Nganjuk, BAZNAS menyerahkan bantuan sosial Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Anjarwati, warga Desa Kampungbaru, Kecamatan Tanjunganom, pada Rabu (12/8/2026). Penyerahan bantuan senilai Rp 20 juta tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I., bersama Kepala Dinas PRKPP Kabupaten Nganjuk, Mashudi Nurul Huda, S.STP., M.M. Kehadiran jajaran pimpinan ini disambut hangat oleh penerima manfaat beserta tokoh masyarakat setempat. Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, menyampaikan bahwa penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui program RTLH ini merupakan bentuk kepedulian nyata muzaki di Kabupaten Nganjuk. Bantuan ini diharapkan dapat memicu semangat gotong royong warga sekitar dalam proses pembangunan rumah Ibu Anjarwati. "Penyaluran bantuan ini merupakan amanah dari para muzaki yang kami wujudkan dalam bentuk hunian yang aman dan nyaman. Kami berharap bantuan sebesar 20 juta rupiah ini dapat memberikan kebahagiaan serta meningkatkan taraf hidup keluarga Ibu Anjarwati," ujar Zainal Arifin di lokasi kegiatan. Sementara itu, Kepala Dinas PRKPP Kabupaten Nganjuk, Mashudi Nurul Huda, mengapresiasi sinergi yang terjalin erat antara pemerintah daerah dan BAZNAS. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor seperti ini sangat efektif untuk mempercepat penanganan rumah tidak layak huni di kawasan Kabupaten Nganjuk. Raut keharuan dan kebahagiaan tampak jelas dari wajah Anjarwati saat menerima bantuan secara simbolis. Ia mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada BAZNAS, Dinas PRKPP, serta seluruh pihak yang telah peduli terhadap kondisi tempat tinggalnya. Program kolaboratif ini menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah dan lembaga amil zakat di tengah masyarakat yang membutuhkan. #BAZNASNganjukAPIK #RumahLayakHuni #KecamatanTanjunganom #Nganjuk #BAZNAS

13/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Puncak HUT IJTI Ke 28: Sinergi Ketua BAZNAS & Bupati Nganjuk Jadi Inspirasi Profesionalisme dan Kepedulian

NGANJUK – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pokja Nganjuk mencapai puncaknya pada Minggu, 9 Agustus 2026, Acara yang berlangsung khidmat dan meriah ini dihadiri langsung oleh Bupati Kabupaten Nganjuk Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md., S.E., S.H., M.M., M.B.A. serta Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I. Kehadiran dua tokoh sentral pembangunan di Nganjuk ini menegaskan bahwa peran jurnalis tidak hanya terbatas pada penyampaian informasi, tetapi juga sebagai pilar penting dalam mendorong transparansi, akuntabilitas, dan kepedulian sosial di masyarakat. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua IJTI Pokja Nganjuk Sofian Hanafi, seluruh anggota IJTI Pokja Nganjuk, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Nganjuk yang memberikan dukungan penuh terhadap eksistensi pers lokal. Dalam sambutannya, Bupati Nganjuk Kang Marhaen Djumadi menyampaikan apresiasi tinggi kepada IJTI atas kontribusinya dalam mengawal program-program pemerintah daerah. Beliau menekankan bahwa profesionalisme jurnalis adalah kunci terciptanya ekosistem demokrasi yang sehat dan pembangunan yang tepat sasaran. Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk Zainal Arifin, menyoroti aspek kepedulian sosial sebagai nilai tambah dari profesi jurnalis. Beliau mengajak para insan pers untuk tidak hanya meliput peristiwa, tetapi juga ikut menggerakkan filantropi Islam melalui literasi zakat yang mereka sebarkan. Acara puncak HUT IJTI ini juga diisi dengan berbagai kegiatan positif, termasuk penyerahan penghargaan kepada jurnalis berprestasi, serta aksi sosial berupa penyaluran bantuan kepada warga kurang mampu di sekitar lokasi acara. Kehadiran jajaran Forkopimda semakin memperkuat pesan bahwa keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat adalah tanggung jawab bersama yang didukung oleh kebebasan pers yang bertanggung jawab. Melalui momentum HUT IJTI kali ini, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Nganjuk, BAZNAS, dan organisasi pers diharapkan dapat terus tumbuh dan melahirkan karya-karya jurnalistik yang tidak hanya informatif, tetapi juga transformatif bagi kemajuan daerah kesejahteraan umat. #BAZNASNganjukAPIK #HUTIJTI #Bantuansosial #Nganjuk #BAZN

10/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
BAZNAS Bersama Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk Tasyarufkan Bantuan Rumah Tidak Layak Huni di Desa Ngadipiro

NGADIPIRO, WILANGAN – Dalam upaya nyata mewujudkan hunian layak bagi keluarga prasejahtera sekaligus mendukung ketahanan keluarga, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk berkolaborasi dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Nganjuk menggelar acara serah terima bantuan Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan pada Kamis, 06 Agustus 2026, bertempat di Desa Ngadipiro, Kecamatan Wilangan. Acara dipimpin langsung oleh dua pimpinan kunci, yaitu Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I. dan Kepala Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk Dra. Asti Widyartini, M.Si. Kehadiran simultan dari lembaga zakat dan dinas teknis kependudukan ini menegaskan bahwa perbaikan rumah bukan sekadar urusan fisik bangunan, melainkan bagian integral dari program penguatan kualitas hidup dan ketahanan keluarga (family resilience). Turut hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan dari Kecamatan Wilangan serta Perangkat Desa Ngadipiro, yang menjadi saksi nyata bergulirnya bantuan bagi warga setempat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I. menyampaikan bahwa bantuan RTLH ini merupakan wujud amanah dari dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat Nganjuk yang dikelola secara profesional. Beliau menekankan bahwa rumah yang layak huni adalah fondasi utama bagi terbentuknya keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.

Penyerahan bantuan secara simbolis ditandai dengan penyerahan kunci rumah atau plakat kepada perwakilan penerima manfaat di Desa Ngadipiro. Wajah haru dan senyum lega terpancar dari para mustahik yang kini memiliki harapan baru untuk menjalani kehidupan yang lebih layak dan bermartabat.

Melalui kolaborasi solid antara BAZNAS, Dinas PPKB, Pemerintah Kecamatan, dan Desa, program RTLH di Kecamatan Wilangan ini diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi desa-desa lain. Sinergi kebaikan ini membuktikan bahwa ketika semua pihak bergerak satu arah, mimpi memiliki rumah layak huni bagi warga kurang mampu bukanlah hal yang mustahil, melainkan kenyataan yang sedang diwujudkan bersama.

#BAZNASNganjukApik #DinasPPKB #RumahLayakHuni #Nganjuk #BAZNAS

07/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Survei Calon Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni BAZNAS Kabupaten Nganjuk di Desa Macanan

NGANJUK – Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk untuk menyalurkan bantuan secara tepat sasaran kembali dibuktikan melalui kegiatan survei langsung ke lokasi calon penerima manfaat program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 04 Agustus 2026, ini bertempat di Desa Macanan, dengan objek survei utama berupa rumah milik Bapak Kaswadi. Rombongan survei dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Nganjuk Muh. Roissudin, M.Pd. dan Ketua Pelaksana BAZNAS Kabupaten Nganjuk Ahmad Dain Arif, S.Pd. Kehadiran dua pimpinan kunci ini menegaskan bahwa setiap usulan bantuan RTLH tidak hanya didasarkan pada dokumen administratif, tetapi juga melalui observasi fisik dan kondisi sosial-ekonomi yang nyata di lapangan. Dalam kegiatan ini, tim BAZNAS juga didampingi oleh perangkat Desa Macanan untuk memastikan validitas data kependudukan dan status kepemilikan lahan. Rumah Bapak Kaswadi menjadi fokus penilaian karena kondisinya yang memprihatinkan dan dinilai membahayakan keselamatan penghuni. Tim survei melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap struktur bangunan, mulai dari fondasi, dinding, atap, hingga sistem sanitasi dan ventilasi udara. "Prinsip kami adalah 'Tepat Sasaran, Tepat Manfaat'. Kami turun langsung ke sini bukan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan untuk memahami kebutuhan riil Bapak Kaswadi. Apakah atapnya perlu diganti total? Apakah dindingnya butuh perkuatan? Data dari survei inilah yang akan menjadi dasar perhitungan anggaran bantuan agar renovasi bisa tuntas dan berkualitas," Jelas Bapak Muh. Roissudin. Setelah survei selesai, data yang diperoleh akan dibawa ke kantor pusat BAZNAS Kabupaten Nganjuk untuk dibahas dalam rapat pleno penetapan penerima manfaat. Jika disetujui, rencana teknis renovasi akan segera disusun untuk memastikan standar kelayakan huni terpenuhi. Melalui langkah-langkah verifikasi yang ketat dan humanis seperti di Desa Macanan ini, BAZNAS Kabupaten Nganjuk terus berupaya mewujudkan hunian yang layak, aman, dan nyaman bagi warga kurang mampu, sebagai wujud nyata kepedulian umat terhadap sesama. #BAZNASNganjukAPIK #RumahTidakLayakHuni #DesaMacanan #Nganjuk #BAZNAS

05/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Survei Calon Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni BAZNAS Kabupaten Nganjuk di Desa Tempelwetan

NGANJUK — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk terus mengukuhkan komitmennya dalam mendukung pengetasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah Kabupaten Nganjuk. Sebagai bagian dari implementasi program penataan hunian layak, BAZNAS Kabupaten Nganjuk melaksanakan survei dan verifikasi lapangan bagi calon penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Tempelwetan pada Selasa (04/08/2026). Kegiatan survei lapangan ini dipimpin secara langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Muh. Roissudin, M.Pd., didampingi oleh Ketua Pelaksana BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Ahmad Dain Arif, S.Pd. Pelaksanaan verifikasi ini turut dihadiri dan didampingi oleh jajaran Perangkat Desa Tempelwetan guna mengawal keabsahan data administrasi serta kondisi riil calon penerima di lapangan. Peninjauan kelayakan secara menyeluruh berfokus pada kediaman Bapak Didik Hantoro, salah satu warga Desa Tempelwetan yang terdaftar dalam usulan penerima program RTLH. Tim penilai BAZNAS melakukan evaluasi teknis terhadap kondisi fisik bangunan, mencakup tingkat kelayakan struktur atap, dinding, lantai, ketersediaan pencahayaan alami, hingga kelayakan sarana sanitasi dasar. "Survei kelayakan ini merupakan tahap krusial untuk memastikan bahwa pengelolaan dan penyaluran dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari para muzaki dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran kepada mustahik yang benar-benar membutuhkan," ujar Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Muh. Roissudin, M.Pd. Peninjauan mendalam dilakukan mulai dari ketahanan struktur bangunan hingga kebersihan sanitasi. Langkah ini diambil agar penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari para muzaki benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi penerima manfaat. Melalui langkah-langkah verifikasi yang ketat dan humanis seperti di Desa Tempelwetan ini, BAZNAS Kabupaten Nganjuk terus berkomitmen mewujudkan mimpi memiliki rumah layak huni bagi warga kurang mampu, sebagai wujud nyata keberkahan zakat bagi umat. #BAZNASNganjukAPIK #RumahTidakLayakHuni #DesaTempelwetan #Nganjuk #BAZNAS

05/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Nganjuk

Berita Terbaru

Acara peduli Disabilitas di gelar di kantor BAZNAS Nganjuk, dihadiri  Tri Wahju Kuntjoro, S.Sos, M.M Asisten Pemerintahan dan Kesra dan jajaran Pimpinan BAZNAS
Acara peduli Disabilitas di gelar di kantor BAZNAS Nganjuk, dihadiri Tri Wahju Kuntjoro, S.Sos, M.M Asisten Pemerintahan dan Kesra dan jajaran Pimpinan BAZNAS
Nganjuk, 7 Agustus 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kelompok disabilitas dengan menggelar kegiatan "BAZNAS Nganjuk Berbagi Bersama Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni)", Rabu (7/8). Kegiatan yang digelar di Kantor BAZNAS Nganjuk ini dihadiri oleh 64 anggota Pertuni dari berbagai kecamatan di Kabupaten Nganjuk. Turut hadir dalam acara tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Nganjuk, Tri Wahju Kuntjoro, S.Sos., M.M. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas peran nyata BAZNAS dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam bidang kesejahteraan sosial. “Saya mengucapkan terima kasih atas kontribusi nyata BAZNAS terhadap program Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Kegiatan hari ini merupakan wujud kepedulian terhadap kelompok disabilitas, khususnya tuna netra,” ujar mantan Kepala Dinas Perhubungan tersebut. Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, H. Zainal Arifin, M.Pd.I., dalam sambutannya menegaskan bahwa BAZNAS akan terus memperluas manfaat kepada seluruh elemen masyarakat. “BAZNAS berharap bisa terus menjadi lembaga yang hadir untuk semua lapisan masyarakat. Mari bersama-sama kita galakkan membayar zakat melalui BAZNAS, karena salah satu fungsinya adalah meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat,” tegasnya. Dalam kegiatan ini, seluruh anggota Pertuni yang hadir mendapatkan paket bantuan yang terdiri atas sembako, uang santunan, dan bingkisan kebutuhan harian. Kegiatan ini merupakan bagian dari program BAZNAS Peduli, yang bertujuan menjangkau kelompok rentan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya zakat sebagai instrumen sosial ekonomi. Para anggota Pertuni menyambut kegiatan ini dengan antusias dan penuh haru. Salah satu anggota, Bapak Sunaryo, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS karena telah memperhatikan kelompok tuna netra yang selama ini jarang tersentuh bantuan serupa. “Kami sangat bersyukur atas perhatian ini. Semoga BAZNAS terus istiqomah membantu kaum disabilitas,” ujarnya. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi sarana silaturahmi antara Pemerintah Kabupaten Nganjuk, BAZNAS, dan komunitas penyandang disabilitas. BAZNAS berharap ke depan dapat terus meningkatkan sinergi dengan berbagai pihak untuk memperluas cakupan penerima manfaat dan membangun masyarakat yang lebih inklusif. Dengan kegiatan ini, BAZNAS Nganjuk kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga zakat yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) melalui penguatan peran zakat di sektor kesejahteraan sosial.
BERITA07/08/2025 | Red/Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Pemanfaatan Pekarangan Lestari (P2L) Hidroponik “Pengembangan ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)
Pemanfaatan Pekarangan Lestari (P2L) Hidroponik “Pengembangan ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)
Nganjuk, 20 Mei 2025 – BAZNAS Kabupaten Nganjuk berkomitmen terus mendukung pengembangan ekonomi bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). BAZNAS juga bekerjasama dengan sejumlah OPD atau Perangkat daerah dalam rangka memastikan bantuan kepada pelaku UMKM tepat sasaran.BAZNAS senantiasa terus mendukung program-program Pemerintah seperti pemberdayaan ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), beberapa program BAZNAS dalam pengembangan ekonomi antara lain pemberian modal usaha dan alat usaha serta Pemanfaatan Pekarangan Lestari (P2L) Hidroponik“Pengembangan ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu program BAZNAS Kab.Nganjuk “ kata Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I Ketua BAZNAS Kab.Nganjuk , Selasa (20/05/2025).Untuk mensukseskan program Nganjuk Makmur tersebut, Baznas menggandeng organisasi yang konsen dalam bidang pengembangan ekonomi, salah satunya yang mempunyai beberapa binaan UMKM bantuan modal usaha diserahkan Baznas pada kegiatan Sosialisasi UMKM dan P2l dengan tema “Penyerahan Bantuan Hidroponik dan Modal Usaha UMKM kurang Mampu" BAZNAS Kab.Nganjukprogram pemberdayaan ekonomi bagi UMKM, ini sangat bagus sehingga Baznas mendorong program tersebut dengan memberikan bantuan modal usaha.Isna Sofiani, Plt Dinas Pertanian mengatakan pihaknya siap bermitra dengan Baznas dalam program pengembangan Pemanfaatan Perkarangan Lestari (P2L) Hidroponik dan ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), sehingga diharapkan para ibu-ibu pelaku UMKM bisa lebih semangat untuk berwira usaha agar bisa menjadi perempuan mandiri dan tangguh secara ekonomi.“terimasih atas supportnya dari BAZNAS Kab. Nganjuk semoga kerjasama ini terus berlanjut dan bisa menjadi penyemangat dalam Pemanfaatan Pekarangan Lestari (P2L) Hidroponik dan UMKM” kata Isna Sofiani.BAZNAS Kabupaten Nganjuk memiliki 5 program unggulan yaitu Nganjuk Cerdas (Bantuan pendidikan, Nganjuk Taqwa (Bantuan sarana keagamaan), Nganjuk Makmur (Bantuan Modal dan alat usaha), Nganjuk sehat (bantuan kesehatan atau non medis bagi mustahik), dan Nganjuk peduli (bantuan bagi korban bencana).
BERITA06/08/2025 | Red/Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Rapat Koordinasi Pelaksaan Program Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting dalam Rangka Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting
Rapat Koordinasi Pelaksaan Program Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting dalam Rangka Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk menyatakan komitmen kuatnya dalam mendukung upaya penanganan stunting di Kabupaten Nganjuk melalui partisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi Pelaksaan Program Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting dalam Rangka Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting yang melibatkan seluruh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB). Forum strategis yang diselenggarakan menjadi wadah konsolidasi lintas sektor dalam menyinergikan program-program percepatan penurunan stunting. BAZNAS Kabupaten Nganjuk hadir sebagai mitra strategis dengan pendekatan berbasis zakat dan pemberdayaan masyarakat. Dalam pemaparannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I, menegaskan pentingnya kolaborasi antara lembaga zakat dan sektor kesehatan dalam mengintervensi masalah stunting dari hulu hingga hilir. “Stunting bukan hanya persoalan gizi, tetapi juga kemiskinan struktural. Zakat bisa hadir sebagai solusi langsung dengan mendukung pemenuhan gizi anak, pemberdayaan ibu hamil dan menyusui, serta edukasi keluarga. Inilah bentuk zakat yang produktif dan berdampak,” ujarnya. BAZNAS Kabupaten Nganjuk telah menjalankan sejumlah program yang mendukung pencegahan stunting, seperti: Pemberian bantuan paket gizi untuk ibu hamil, balita, dan keluarga kurang mampu Program sanitasi dan air bersih Edukasi kesehatan keluarga Pendampingan keluarga rentan di wilayah kantong kemiskinan Program rumah layak huni BAZNAS Kabupaten Nganjuk Dalam Sambutan nya Bapak Bupati, Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md., S.E., S.H., M.H., M.B.A., menyambut baik inisiatif BAZNAS Kabupaten Nganjuk dan mendorong agar sinergi ini diperluas ke seluruh wilayah Kabupaten Nganjuk. “Kolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Nganjuk memberikan nilai tambah dalam penanganan stunting. Tidak hanya dari sisi bantuan langsung, tapi juga dari pendekatan kultural dan sosial berbasis komunitas,” terangnya. Rapat Koordinasi Pelaksaan Program Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting dalam Rangka Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting ini menghasilkan beberapa poin penting untuk ditindaklanjuti bersama, termasuk pemetaan wilayah prioritas stunting, integrasi program bantuan gizi berbasis zakat, dan penguatan komunikasi publik dalam kampanye pencegahan stunting. Dengan semangat Zakat untuk Kesehatan dan Kesejahteraan, BAZNAS Kabupaten Nganjuk akan terus berperan aktif dalam membangun generasi Nganjuk yang sehat, kuat, dan bebas stunting.
BERITA01/08/2025 | Red/Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
Penyerahan Bantuan Modal Usaha UMKM bagi 27 pelaku usaha mikro oleh BAZNAS Kabupaten Nganjuk
Penyerahan Bantuan Modal Usaha UMKM bagi 27 pelaku usaha mikro oleh BAZNAS Kabupaten Nganjuk
Pada hari Kamis, 17 Juli 2025 Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Nganjuk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan menyelenggarakan kegiatan Penyerahan Bantuan Modal Usaha UMKM Bergulir 2025. Acara ini berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh penerima manfaat.Sebanyak 27 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terpilih menjadi penerima bantuan dalam program ini. Bantuan modal usaha ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi mereka untuk meningkatkan produktivitas usaha, memperluas jangkauan pasar, serta mendorong kemandirian ekonomi keluarga.Program ini merupakan salah satu bentuk nyata upaya optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Dengan adanya bantuan ini, penerima bantuan dapat memanfaatkan modal usaha ini dengan sebaik-baiknya dan turut memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.Semoga program ini menjadi langkah awal yang penuh berkah dalam membangun ekonomi umat yang lebih kuat dan berdaya saing di Kabupaten Nganjuk.
BERITA18/07/2025 | Red/Humas BAZNAS Kab. Nganjuk
BAZNAS Provinsi Jawa Timur Salurkan Beasiswa SKSS Melalui BAZNAS Kabupaten Nganjuk untuk 7 Mahasiswa
BAZNAS Provinsi Jawa Timur Salurkan Beasiswa SKSS Melalui BAZNAS Kabupaten Nganjuk untuk 7 Mahasiswa
Nganjuk – Pada Selasa, 16 Juli 2025, BAZNAS Provinsi melalui BAZNAS Kabupaten Nganjuk menggelar acara penyaluran bantuan beasiswa SKSS (Satu Keluarga Satu Sarjana). Acara ini berlangsung di Aula lantai 2 BAZNAS Kabupaten Nganjuk dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk para penerima beasiswa, dosen, dan pengurus BAZNAS. Sebanyak 7 mahasiswa menerima beasiswa tersebut, terdiri dari 2 mahasiswa dari STKIP PGRI Nganjuk dan 4 mahasiswa dari UPDN Nganjuk dan 1 mahasiswa dari STAIM Ngelawak Kertosono. Program ini merupakan salah satu upaya BAZNAS untuk mendukung pendidikan tinggi dan meringankan beban biaya kuliah bagi mahasiswa yang berprestasi namun kurang mampu secara ekonomi. Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I, dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi kepada BAZNAS Provinsi atas dukungan dan bantuan yang telah diberikan. Ia juga memberikan motivasi kepada para mahasiswa penerima beasiswa. "Beasiswa ini adalah bentuk nyata dari komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Manfaatkanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Rajinlah belajar dan disiplin dalam menuntut ilmu. Kesuksesan kalian adalah kebanggaan bagi kami semua," ujar Drs. H. Zainal Arifin. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dra. Hj. Suraya Kusnaniyati, M.H.I, turut menyampaikan pengenalan tentang BAZNAS kepada para hadirin. Ia menjelaskan bahwa BAZNAS memiliki berbagai program yang dirancang untuk membantu masyarakat, termasuk program pendidikan, kesehatan, dan pengembangan ekonomi. "BAZNAS bukan hanya lembaga yang fokus pada zakat, namun juga berperan dalam berbagai inisiatif sosial. Beasiswa SKSS ini adalah salah satu contohnya, yang bertujuan untuk mengurangi kesenjangan dalam akses pendidikan," kata Dra. Hj. Suraya Kusnaniyati, M.H.I. Salah satu mahasiswa penerima beasiswa dari UPDN Diponegoro Nganjuk, Habib Kholid, juga menyampaikan rasa terima kasihnya. "Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Provinsi Jawa Timur atas bantuan ini. Bantuan ini sangat membantu kami dalam meringankan biaya kuliah dan memungkinkan kami untuk fokus pada studi kami tanpa beban finansial yang berat," ujar Kholid. Acara penyaluran beasiswa SKSS ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus berprestasi dan memanfaatkan peluang yang diberikan dengan sebaik-baiknya. Dengan adanya dukungan ini, diharapkan akan lebih banyak mahasiswa yang dapat menyelesaikan pendidikan mereka dan berkontribusi positif bagi masyarakat di masa depan.
BERITA17/07/2025 | Red/Humas
BAZNAS Kabupaten Nganjuk Serahkan Bantuan RTLH di Desa Katerban, Kecamatan Baron
BAZNAS Kabupaten Nganjuk Serahkan Bantuan RTLH di Desa Katerban, Kecamatan Baron
Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I, menyerahkan langsung bantuan program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada warga penerima manfaat di Desa Katerban, Kecamatan Baron, pada 08 Juli 2025. Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan hunian yang layak, sehat, dan aman. Semoga bantuan ini dapat membawa keberkahan dan meningkatkan kualitas hidup para mustahik.
BERITA08/07/2025 | Red/Humas
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1446 H
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1446 H
Baznas Kabupaten Nganjuk mengucapkan Marhaban Ya Ramadhan. Semoga di bulan yang penuh berkah ini, kita diberikan kekuatan untuk menjalankan ibadah dengan ikhlas, mendapatkan ampunan, serta keberkahan dalam setiap langkah. Selamat menunaikan ibadah puasa 1 Ramadhan 1446 H / 1 Maret 2025 Mari jadikan Ramadhan sebagai momentum meningkatkan keimanan, kepedulian, dan berbagi kepada sesama.
BERITA01/03/2025 | Red/Humas
KEGIATAN SEKRETARIAT AMIL & AMILAT BAZNAS NGANJUK
KEGIATAN SEKRETARIAT AMIL & AMILAT BAZNAS NGANJUK
Optimalisasi Administrasi & Layanan Zakat Sekretariat BAZNAS Kabupaten Nganjuk terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas layanan dan administrasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Dalam rangka menjaga transparansi dan akuntabilitas, tim amil dan amilat BAZNAS Kabupaten Nganjuk aktif melakukan: Pengelolaan Administrasi dan Persiapan Layanan Penyusunan dan pengarsipan dokumen kelembagaan Koordinasi internal untuk optimalisasi pelayanan kepada mustahik Pemantauan serta evaluasi efektivitas program zakat Rekapitulasi dan Penyusunan Laporan Pendistribusian ZIS Rekap data penerima manfaat zakat secara berkala Validasi dan verifikasi laporan distribusi dana zakat ke berbagai program sosial dan pemberdayaan Penyusunan laporan transparansi keuangan untuk publik dan pemangku kepentingan Dengan pengelolaan yang profesional dan sistematis, kami memastikan bahwa dana zakat yang diamanahkan dapat tersalurkan dengan tepat sasaran, memberikan manfaat luas bagi masyarakat yang membutuhkan. Terus dukung BAZNAS Kabupaten Nganjuk dalam mengelola zakat yang lebih Amanah, Profesional, Integritas dan aKuntabel (APIK)!
BERITA19/02/2025 | Red/Humas
Baznas Nganjuk Gelar Kegiatan Rutinan Doa & Tahlil Bersama
Baznas Nganjuk Gelar Kegiatan Rutinan Doa & Tahlil Bersama
Nganjuk, 17 Februari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Nganjuk kembali menggelar kegiatan Doa & Tahlil Bersama sebagai bagian dari agenda rutin dalam memperkuat spiritualitas dan kebersamaan. Acara yang berlangsung pada Senin (17/02) ini dipimpin langsung oleh Ketua Baznas Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I. Dalam kesempatan tersebut, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I mengawali acara dengan menyampaikan sebuah kisah yang menggugah tentang keberanian dalam menghadapi aturan dan tantangan kehidupan. Namun, menurutnya, ada satu hal yang benar-benar harus ditakuti, yakni ketidakjujuran. Ia menegaskan bahwa ketidakjujuran bukan hanya berdampak pada diri sendiri, tetapi juga dapat menjadi contoh buruk yang akan diwarisi oleh anak cucu. "Kita boleh berani menghadapi aturan, tantangan, dan segala hal dalam hidup. Tapi satu hal yang harus kita takutkan adalah ketika kita tidak jujur. Sebab, jika kita tidak jujur, anak cucu kita akan meniru, dan itu akan menjadi warisan yang buruk bagi mereka," ungkapnya. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus dan staf Baznas Kabupaten Nganjuk yang turut serta dalam doa bersama. Melalui acara ini, Baznas berharap dapat terus menanamkan nilai-nilai kejujuran dan integritas dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam menjalankan amanah sebagai lembaga zakat maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Baznas Kabupaten Nganjuk berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat, baik dalam bidang sosial, ekonomi, maupun keagamaan. Kegiatan Doa & Tahlil Bersama ini menjadi salah satu wujud nyata dalam membangun kebersamaan dan meningkatkan kesadaran spiritual di tengah masyarakat. Tentang Baznas Kabupaten NganjukBaznas Kabupaten Nganjuk merupakan lembaga resmi yang berwenang mengelola zakat, infak, dan sedekah di wilayah Kabupaten Nganjuk. Dengan berbagai program sosial dan keagamaan, Baznas terus berupaya membantu masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat nilai-nilai keislaman.
BERITA17/02/2025 | Red/Humas
BAZNAS se-Jawa Timur Serentak Memperkuat Syiar dan Peran Media
BAZNAS se-Jawa Timur Serentak Memperkuat Syiar dan Peran Media
Surabaya 12/2/2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menggelar Pelatihan Kehumasan dan Jurnalisme Zakat bagi perwakilan BAZNAS kabupaten/kota se-Jawa Timur. Acara ini berlangsung di Ruang Pertemuan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, yang terletak di belakang Gedung Islamic Center, Jl. Raya Dukuh Kupang No. 122-124, Surabaya. Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat peran humas dalam menyebarluaskan informasi terkait zakat dan meningkatkan kualitas jurnalistik di lingkungan BAZNAS. Sebelum acara dimulai, BAZNAS Jawa Timur juga menyantuni anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa zakat tidak hanya tentang pengelolaan dana, tetapi juga tentang membangun kebahagiaan dan kesejahteraan masyarakat. Kemudian Ketua BAZNAS Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., dalam sambutannya menekankan pentingnya peran komunikasi dalam menyampaikan nilai-nilai zakat kepada masyarakat. “Terima kasih muzaki, terima kasih mustahik, wong cilik iso ngguyu,” ujarnya, mengingatkan bahwa kebahagiaan masyarakat kecil adalah tujuan utama pengelolaan zakat. Ia juga mengutip ayat ke-11 dari Surat Ad-Dhuha, yang berarti “Dan terhadap nikmat Tuhanmu, maka hendaklah kamu siarkan.” Hal ini menegaskan bahwa menyebarluaskan kebaikan adalah bagian dari syiar Islam. Dukungan terhadap acara ini juga disampaikan oleh Funding & Transaction Manager BRI Kaliasin, Lufy Nurlaili, SE. Dalam sambutannya, ia mengucapkan terima kasih atas kesempatan untuk berkontribusi dalam pelatihan ini. BRI, yang telah dipercaya oleh masyarakat selama 129 tahun, juga berkomitmen dalam mendukung program sosial melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS lewat Yayasan Baitul Maal (YBM) BRI. “Kami akan menyediakan kupon program buka puasa dan santunan bagi penyandang disabilitas sebagai bentuk kepedulian kami,” ungkapnya. Apresiasi terhadap kegiatan ini juga disampaikan oleh Kabag Bina Mental Spiritual Biro Kesra Pemprov Jatim, Dra. H. Siti Munawaroh, M.A. Ia menyampaikan bahwa pelatihan ini memiliki dampak besar dalam menggerakkan hati para muzakki untuk membantu masyarakat yang kurang mampu. Beliau juga berkesempatan untuk secara resmi membuka acara, menandai dimulainya rangkaian pelatihan yang diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur. Setelah pembukaan resmi, Wakil Ketua 1 BAZNAS Jatim, Drs. KH. Masnuh, M.A., menyampaikan materi mengenai kehumasan dan sejarah perjuangan Gus Dur dalam membangun narasi syiar Islam. Sementara itu, Wakil Ketua 2, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., menekankan bahwa peran BAZNAS dalam dunia jurnalistik semakin kuat berkat pemanfaatan teknologi informasi. “BAZNAS dikenal dari IT yang ada, jurnalismenya yang aktif, dan kini menggema di seluruh nusantara,” jelasnya. Ia juga menegaskan bahwa BAZNAS memiliki peran berbeda dengan Basarnas, meskipun sering disalahpahami oleh masyarakat awam. Wakil Ketua 3, Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., menyoroti pentingnya humas dan jurnalistik dalam menyebarluaskan berita yang sesuai dengan prinsip jurnalistik. “Dengan konsep humas yang baik, jurnalistik akan mengaktualisasi berita dan menyebarkannya ke berbagai portal informasi,” katanya. Ia juga mengungkapkan bahwa dampak positif dari pemberitaan BAZNAS Jatim telah menarik perhatian dari luar negeri, termasuk seorang tokoh kaya dari Italia yang tertarik membangun lembaga zakat serupa setelah membaca berita mengenai BAZNAS Jatim. Dalam sesi terakhir, Wakil Ketua 4, Dr. KH. Husnul Khuluq, MM., menegaskan bahwa jurnalistik tidak bisa dipisahkan dari kehidupan, terutama dalam era modern yang serba digital. “Berita harus mengandung fakta dan opini yang berimbang. Jurnalisme adalah alat utama dalam membangun kesadaran sosial dan menyebarkan kebenaran,” ungkapnya. Sesi ini kemudian diakhiri dengan paparan dari Ndari Rumi Widyawati, perwakilan Komunikasi Publik BAZNAS RI, yang menegaskan bahwa pelatihan ini adalah langkah awal menuju penguatan peran jurnalistik dalam syiar zakat. Bagaimana peran jurnalisme modern dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap zakat? Simak pembahasan mendalamnya dalam liputan berikutnya.
BERITA12/02/2025 | Red/Humas
Baznas Nganjuk Salurkan Bantuan Rumah Layak Huni dan Santunan Disabilitas
Baznas Nganjuk Salurkan Bantuan Rumah Layak Huni dan Santunan Disabilitas
Nganjuk, 10 Februari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Nganjuk kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program bantuan sosial. Kali ini, Baznas Nganjuk menyalurkan Bantuan Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) serta bantuan bagi penyandang disabilitas di beberapa desa di Kabupaten Nganjuk. Salah satu penerima bantuan RLHB adalah Bapak Muri, warga Dusun Karang Tengah, Desa Mojoagung, Kecamatan Prambon. Program ini bertujuan untuk memberikan hunian yang lebih layak dan sehat bagi masyarakat yang kurang mampu, sehingga mereka dapat hidup dengan lebih nyaman dan aman. Selain itu, Baznas juga menyalurkan bantuan kepada lima warga penyandang disabilitas di Kecamatan Pace. Bantuan disabilitas diberikan kepada Bapak Syawal dari Dusun Gajah Belor, Desa Plosoharjo, serta Bapak Subur, Muhammad Alii Sholikhuddin, Adelya Desi Fitria, dan Aini Pratiwi Mutiarasari yang berasal dari Dusun Mojorejo dan Dusun Pandanarum, Desa Plosoharjo. Bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Baznas terhadap kelompok rentan agar mereka mendapatkan dukungan yang layak untuk kehidupan sehari-hari. Ketua Baznas Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I., menyampaikan bahwa bantuan ini adalah bagian dari program sosial Baznas untuk mengurangi kesenjangan sosial di masyarakat. “Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung program-program Baznas dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi,” ujarnya. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua 2 Baznas Nganjuk, Dra. Hj. Suraya Khusnaniyati, M.HI., serta Ketua Pelaksana, Ahmad Dain Arif, S.Pd.I. Mereka didampingi oleh beberapa perangkat desa setempat yang turut membantu proses penyaluran bantuan. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan sinergi antara Baznas dan pemerintah desa dalam mendukung masyarakat kurang mampu. Baznas Nganjuk secara rutin menjalankan berbagai program sosial dan kemanusiaan yang menyasar masyarakat prasejahtera. Selain bantuan rumah layak huni dan santunan bagi penyandang disabilitas, Baznas juga aktif dalam program pendidikan, kesehatan, dan ekonomi berbasis zakat. Berbagai inisiatif ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi berbagai permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat Kabupaten Nganjuk. Dengan adanya kegiatan ini, Baznas Nganjuk kembali menegaskan perannya sebagai lembaga yang berperan aktif dalam menyejahterakan masyarakat. Diharapkan, kolaborasi antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat dapat terus ditingkatkan guna menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh warga Kabupaten Nganjuk.
BERITA11/02/2025 | Red/Humas
BAZNAS Nganjuk: Awali Pekan dengan Penuh Khidmat
BAZNAS Nganjuk: Awali Pekan dengan Penuh Khidmat
Nganjuk, 10 Februari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk kembali menggelar kegiatan rutinan tahlil dan doa bersama yang dihadiri oleh pimpinan, staf, serta mahasiswa dari Praktik Pengumpulan ZISWAF (PPZ). Acara ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I, yang sekaligus menyampaikan kultum dengan pesan-pesan religius yang mendalam. Dalam kultumnya, Dr. H. Zainal Arifin menegaskan bahwa segala aspek kehidupan manusia, termasuk rezeki, jodoh, dan kematian, telah ditetapkan oleh Allah SWT. Oleh karena itu, beliau mengingatkan agar tidak mengabaikan doa sebagai bentuk ikhtiar dan tawakal kepada-Nya. Beliau juga mengingatkan akan bahaya sifat sombong, karena kesombongan dapat menyebabkan dicabutnya derajat seseorang, sebagaimana sebaliknya, sikap rendah hati dapat meningkatkan derajat seseorang di hadapan Allah SWT. Lebih lanjut, beliau menyoroti pentingnya memahami konsep takdir dalam Islam. Menurut beliau, pandangan yang menyatakan bahwa manusia sepenuhnya menentukan takdirnya sendiri merupakan pemahaman dari kelompok Qodariyah dan Mu’tazilah yang tidak meyakini bahwa segala sesuatu telah ditentukan oleh Allah SWT. Pemikiran ini berujung pada munculnya berbagai aliran dalam Islam, salah satunya adalah kelompok Khawarij yang terlalu mendewakan akal manusia. Sebagai umat Islam, kita dianjurkan untuk mengikuti konsep berpikir Ahlussunnah wal Jama'ah yang menekankan keseimbangan antara usaha dan keyakinan bahwa hasil akhirnya ditentukan oleh Allah SWT. Beliau juga menyinggung peristiwa sejarah Perang Shiffin antara Khalifah Ali bin Abi Thalib dan Muawiyah bin Abi Sufyan, di mana muncul kelompok yang menolak hukum selain dari Allah dengan slogan “Laa hukma illa billah” (tidak ada hukum selain hukum Allah). Kegiatan tahlil dan doa bersama ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Nganjuk dalam memperkuat nilai-nilai spiritual dan kebersamaan di lingkungan kerja serta masyarakat. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, seluruh peserta dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memahami konsep ketauhidan dengan lebih baik.
BERITA10/02/2025 | Red/Humas
BAZNAS Nganjuk Monitoring RLHB Rumah Luluk Anifah di Kedungglugu
BAZNAS Nganjuk Monitoring RLHB Rumah Luluk Anifah di Kedungglugu
Nganjuk – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Pada Senin, 3 Februari 2025, tim BAZNAS Nganjuk melakukan monitoring terhadap pembangunan RLHB milik Luluk Anifah di Desa Kedungglugu, Kecamatan Gondang. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Pelaksana BAZNAS Nganjuk, Ahmad Dain Arif, S.Pd.I, serta didampingi staf bidang Pendistribusian & Pendayagunaan, Rina Sari, A.Md. TP. Turut hadir dalam acara tersebut mahasiswa Program Pendidikan Zakat (PPZ) dan Kepala Desa Kedungglugu, Sartono, yang memberikan apresiasi atas upaya BAZNAS dalam meningkatkan taraf hidup warganya. Dalam sambutannya, Ahmad Dain Arif menyampaikan bahwa program RLHB merupakan bentuk nyata kepedulian BAZNAS dalam mewujudkan hunian yang layak bagi masyarakat kurang mampu. “Kami berharap rumah ini dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi keluarga penerima manfaat,” ujarnya. Kepala Desa Kedungglugu, Sartono, menyambut baik langkah BAZNAS dan menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan lembaga zakat. “Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami. Semoga program seperti ini terus berlanjut demi kesejahteraan masyarakat,” katanya. Luluk Anifah, sebagai penerima manfaat, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS serta semua pihak yang telah membantu dalam pembangunan rumahnya. “Alhamdulillah, saya sangat terbantu. Semoga Allah membalas kebaikan semua pihak yang terlibat,” ucapnya penuh haru. Program RLHB BAZNAS Nganjuk sendiri telah berjalan secara berkelanjutan dengan sasaran warga kurang mampu yang membutuhkan hunian layak. Monitoring dilakukan secara berkala guna memastikan setiap rumah yang dibangun sesuai standar dan memberikan manfaat maksimal bagi penerima. Dengan adanya program ini, BAZNAS Nganjuk berharap semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati kehidupan yang lebih baik melalui bantuan rumah layak huni. Ke depan, kolaborasi antara BAZNAS, pemerintah desa, dan berbagai elemen masyarakat diharapkan semakin kuat untuk menciptakan lingkungan yang lebih sejahtera.
BERITA07/02/2025 | Red/Humas
BAZNAS Nganjuk Salurkan Modal Usaha kepada "Pedagang Kelontong"
BAZNAS Nganjuk Salurkan Modal Usaha kepada "Pedagang Kelontong"
Nganjuk, 5 Februari 2025 – BAZNAS Kabupaten Nganjuk kembali menyalurkan bantuan modal usaha untuk pelaku UMKM di Desa Sukoharjo, Kecamatan Wilangan. Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Ir. Hendro Djoko Soedarsono, M.Si., secara simbolis menyerahkan bantuan modal kepada seorang pedagang kelontong setempat dalam acara pentasyarufan yang digelar di Pendopo Desa Sukoharjo pada Rabu (5/2). Bantuan modal sebesar Rp 1 juta ini diberikan kepada seorang pedagang kelontong yang telah berjualan selama lebih dari lima tahun. Endro Joko Soedarsono menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk mendukung keberlangsungan usaha kecil di masyarakat agar lebih berkembang dan mandiri secara ekonomi. "Kami ingin para pedagang kecil seperti bapak dan ibu di sini bisa memanfaatkan modal ini untuk menambah stok barang dagangan dan memperluas usaha. Semoga bantuan ini membawa berkah dan manfaat yang besar," ujarnya. Pedagang kelontong penerima bantuan menyampaikan rasa terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Nganjuk. "Bantuan ini sangat membantu kami untuk menambah barang dagangan. Semoga BAZNAS terus membantu masyarakat kecil seperti kami," ungkapnya dengan penuh syukur. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program pemberdayaan ekonomi yang telah disampaikan sebelumnya oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I., dan didukung oleh Camat Wilangan Sutomo serta Kepala Desa Sukoharjo Harsono. Sutomo menilai bahwa penyaluran bantuan ini memberikan dampak positif bagi pelaku usaha kecil di Kecamatan Wilangan. "Kami sangat mendukung program ini dan berharap masyarakat dapat memanfaatkan modal usaha ini dengan baik," katanya. Dengan adanya program pemberdayaan ekonomi yang terus digalakkan BAZNAS Kabupaten Nganjuk, para pelaku UMKM seperti pedagang kelontong di Desa Sukoharjo diharapkan semakin berkembang dan mampu berkontribusi dalam memajukan perekonomian desa.
BERITA06/02/2025 | Red/Humas
Wakil Ketua I BAZNAS Nganjuk Serahkan Modal Usaha kepada Bakul Tempe Keliling
Wakil Ketua I BAZNAS Nganjuk Serahkan Modal Usaha kepada Bakul Tempe Keliling
Nganjuk, 5 Februari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk terus melanjutkan penyaluran bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM di Desa Sukoharjo, Kecamatan Wilangan. Pada Rabu (5/2), Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Muhammad Roissudin, M.Pd., secara simbolis menyerahkan bantuan modal kepada Didik Purwosantoso (43), seorang bakul tempe keliling yang telah berusaha selama lebih dari 5 tahun. Bertempat di Pendopo Desa Sukoharjo, penyerahan bantuan ini menjadi bagian dari program pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas yang dijalankan BAZNAS Kabupaten Nganjuk. Didik menerima bantuan modal sebesar Rp 1 juta yang bersumber dari dana zakat, infak, dan wakaf. Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Roissudin menyampaikan apresiasi atas kegigihan Didik dalam menjalankan usahanya. "Kami berharap bantuan ini dapat menjadi tambahan modal untuk meningkatkan kapasitas usaha Pak Didik. Semoga usahanya semakin berkembang dan membawa manfaat bagi keluarganya," ujarnya. Didik menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya. "Terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Nganjuk atas bantuan ini. Saya akan gunakan modal ini untuk membeli bahan baku dan memperluas pemasaran tempe saya," katanya. Sebelumnya, BAZNAS Kabupaten Nganjuk telah menyalurkan bantuan kepada 20 pelaku UMKM di Desa Sukoharjo. Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I., menekankan pentingnya penggunaan dana sesuai peruntukan untuk mendukung usaha yang lebih mandiri dan produktif. Camat Wilangan Sutomo, S.Sos., M.M., dan Kepala Desa Sukoharjo Harsono juga turut mengapresiasi inisiatif ini. Mereka berharap program pemberdayaan ekonomi ini dapat membawa dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat. Dengan adanya kolaborasi berbagai pihak, diharapkan pelaku UMKM seperti Didik Purwosantoso dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian wilayah Kecamatan Wilangan.
BERITA06/02/2025 | Red/Humas
Kades Sukoharjo Apresiasi Bantuan Modal dari BAZNAS untuk Pelaku UMKM
Kades Sukoharjo Apresiasi Bantuan Modal dari BAZNAS untuk Pelaku UMKM
Nganjuk, 5 Februari 2025 – Kepala Desa Sukoharjo, Harsono, menyampaikan apresiasi atas bantuan modal usaha yang disalurkan oleh BAZNAS Kabupaten Nganjuk kepada pelaku UMKM di desanya. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Pendopo Desa Sukoharjo pada Rabu (5/2) dengan dihadiri berbagai pihak, termasuk pimpinan BAZNAS Nganjuk dan Camat Wilangan. Harsono mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk perhatian besar terhadap pelaku usaha kecil yang membutuhkan dukungan untuk berkembang. "Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Nganjuk atas bantuan ini. Semoga benar-benar bermanfaat bagi masyarakat kami," ujarnya. Sebanyak 20 pelaku UMKM menerima bantuan modal sebesar Rp 1 juta per orang yang berasal dari dana zakat, infak, dan wakaf. Harsono berharap para penerima manfaat dapat menggunakan dana tersebut secara maksimal untuk mengembangkan usahanya. Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.P.d.I., menegaskan bahwa dana yang diberikan merupakan amanah yang harus digunakan dengan bijak. "Kami berharap bantuan ini digunakan sesuai peruntukannya untuk pengembangan usaha," pesannya. Camat Wilangan, Sutomo, S.Sos., M.M., yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi atas program BAZNAS yang dinilai memberikan dampak positif bagi masyarakat wilayahnya. "Semoga kerja sama ini dapat terus terjalin dan semakin banyak masyarakat yang terbantu," ujarnya. Kegiatan ini juga dihadiri mahasiswa PPZ yang mendapat kesempatan belajar langsung tentang mekanisme penyaluran zakat dan pengelolaan dana untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan bantuan modal yang disalurkan ini, diharapkan pelaku UMKM di Desa Sukoharjo dapat berkembang dan berkontribusi lebih besar dalam perekonomian desa dan wilayah sekitarnya.
BERITA06/02/2025 | Red/Humas
Camat Wilangan Serahkan Bantuan Modal dari BAZNAS untuk Pelaku UMKM
Camat Wilangan Serahkan Bantuan Modal dari BAZNAS untuk Pelaku UMKM
Nganjuk, 5 Februari 2025 – Camat Kecamatan Wilangan, Sutomo, S.Sos., M.M., secara simbolis menyerahkan bantuan modal usaha dari BAZNAS Kabupaten Nganjuk kepada pelaku UMKM di Desa Sukoharjo. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Desa Sukoharjo pada Rabu (5/2) ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk pimpinan BAZNAS Nganjuk dan Kepala Desa Sukoharjo. Dalam sambutannya, Sutomo menyampaikan apresiasi atas program BAZNAS yang dinilai sangat membantu pelaku usaha kecil di wilayahnya. "Kami sangat bersyukur atas dukungan nyata ini. Semoga modal yang diberikan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mengembangkan usaha," ujarnya. Sebanyak 20 pelaku UMKM menerima bantuan modal sebesar Rp 1 juta per orang yang berasal dari dana zakat, infak, dan wakaf. Sutomo berharap penerima manfaat dapat memanfaatkan bantuan tersebut secara maksimal untuk meningkatkan pendapatan mereka. Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.P.d.I., dalam kesempatan itu juga menegaskan bahwa dana yang disalurkan harus digunakan sesuai peruntukannya. "Ini adalah amanah yang harus dijaga. Gunakan modal ini untuk usaha yang bermanfaat," pesannya. Selain itu, acara tersebut turut menjadi ajang pembelajaran bagi mahasiswa PPZ yang hadir. Mereka diberikan wawasan langsung mengenai proses pentasyarufan zakat dan pengelolaan dana untuk pemberdayaan ekonomi. Kepala Desa Sukoharjo, Harsono, mengapresiasi inisiatif BAZNAS dan berharap kerja sama serupa dapat terus terjalin. "Kami sangat mendukung program ini dan berharap masyarakat kami semakin mandiri secara ekonomi," katanya. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan para pelaku UMKM di Desa Sukoharjo dapat lebih berkembang dan berinovasi dalam menjalankan usahanya.
BERITA05/02/2025 | Red/Humas
Ketua BAZNAS Nganjuk Serahkan Modal Usaha kepada Pelaku UMKM di Sukoharjo
Ketua BAZNAS Nganjuk Serahkan Modal Usaha kepada Pelaku UMKM di Sukoharjo
Nganjuk, 5 Februari 2025 – Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.P.d.I., secara simbolis menyerahkan bantuan modal usaha kepada pelaku UMKM di Desa Sukoharjo, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk. Penyerahan ini berlangsung di Pendopo Desa Sukoharjo, Rabu (5/2), dengan dihadiri berbagai pihak termasuk pejabat daerah dan masyarakat penerima manfaat. Dalam sambutannya, Dr. H. Zainal Arifin menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi BAZNAS yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp 1 juta yang bersumber dari dana zakat, infak, dan wakaf. "Kami berharap dana ini benar-benar digunakan untuk modal usaha. Jangan sampai digunakan untuk keperluan yang tidak sesuai," pesan Zainal Arifin. Ia juga menambahkan bahwa BAZNAS akan terus mendukung program yang mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Sebanyak 20 pelaku UMKM telah terdata dan menerima bantuan tersebut. Mereka diharapkan mampu mengembangkan usaha dengan modal yang diberikan sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga. Selain penyerahan bantuan, acara tersebut juga menjadi ajang pembelajaran bagi mahasiswa PPZ (Praktik Pengumpulan ZISWAF) yang turut hadir. Mereka mendapat pemahaman langsung tentang mekanisme pentasyarufan zakat dan pentingnya pengelolaan dana secara tepat. Camat Kecamatan Wilangan, Sutomo, S.Sos., M.M., yang hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi atas inisiatif BAZNAS. "Kami sangat mendukung program ini karena dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," katanya. Kepala Desa Sukoharjo, Harsono, turut menyampaikan harapannya agar bantuan ini benar-benar bermanfaat dan mendorong pelaku UMKM menjadi lebih mandiri secara ekonomi. Pungkasnya.
BERITA05/02/2025 | Red/Humas
BAZNAS Salurkan Modal kepada UMKM di Desa Sukoharjo Wilangan
BAZNAS Salurkan Modal kepada UMKM di Desa Sukoharjo Wilangan
Nganjuk, 5 Februari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat. Melalui program pentasyarufan bantuan modal usaha, BAZNAS menyalurkan bantuan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Sukoharjo, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, Rabu (5/2). Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Desa Sukoharjo ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I., bersama Wakil Ketua 1 Muhammad Roissudin, M.Pd., serta Wakil Ketua 4 Ir. Hendro Djoko Soedarsono, M.Si. Turut hadir Camat Wilangan Sutomo, S.Sos., M.M., Kepala Desa Sukoharjo Harsono, dan mahasiswa Praktik Pengumpulan ZISWAF (PPZ). Sebanyak 20 pelaku UMKM telah terdata sebagai penerima manfaat dalam program tersebut. Setiap penerima mendapatkan bantuan modal sebesar Rp 1 juta yang bersumber dari dana zakat, infak, dan wakaf. Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sepenuhnya untuk pengembangan usaha. Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.P.d.I., menekankan pentingnya penggunaan dana tersebut sesuai peruntukannya. "Kami harapkan bantuan ini digunakan dengan sebaik-baiknya sebagai modal usaha, bukan untuk kebutuhan konsumtif," katanya dalam sambutan. Menurutnya, program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam memberdayakan masyarakat agar lebih mandiri secara ekonomi. Dengan bantuan yang diberikan, diharapkan para pelaku UMKM dapat semakin berkembang dan berkontribusi pada perekonomian daerah. Camat Kecamatan Wilangan, Sutomo, S.Sos., M.M., memberikan apresiasi atas inisiatif BAZNAS yang dinilai memberikan dampak positif bagi warganya. Ia berharap kerja sama serupa dapat terus terjalin untuk kesejahteraan masyarakat. Kepala Desa Sukoharjo, Harsono, turut mengungkapkan harapannya agar bantuan ini membawa manfaat besar bagi para pelaku UMKM. "Semoga masyarakat kami semakin mandiri dan usaha mereka semakin berkembang," Pungkasnya.
BERITA05/02/2025 | Red/Humas
BAZNAS siap Gelar ACARA BERBAGI BERKAH 1000 YATIM
BAZNAS siap Gelar ACARA BERBAGI BERKAH 1000 YATIM
Nganjuk, 4 Februari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk menggelar rapat persiapan menjelang bulan suci Ramadhan dalam rangka pelaksanaan program “BAZNAS Berbagi 1000 Yatim - Berbagi Berkah 1000 Kebaikan”. Rapat ini dihadiri oleh seluruh pimpinan BAZNAS, jajaran staf, serta mahasiswa Praktek Pengumpulan ZISWAF (PPZ). Acara ini akan dilaksanakan pada 10 Maret 2025 di Gedung Wanita, Nganjuk, dan akan menjadi momentum istimewa karena akan dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur serta perwakilan dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Kehadiran para pemimpin daerah dan stakeholder ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam menjalankan program yang bertujuan untuk memberikan manfaat nyata bagi anak-anak yatim serta masyarakat yang membutuhkan. Dalam rapat ini, berbagai aspek teknis dan strategi pelaksanaan kegiatan dibahas secara mendetail, termasuk pendistribusian bantuan, mekanisme penyaluran zakat, serta keterlibatan berbagai elemen pemerintah dan tokoh masyarakat dalam mensukseskan program berbagi berkah di bulan Ramadhan. Program ini bertujuan untuk menebarkan kebaikan dan kebahagiaan kepada 1000 anak yatim serta mendorong semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk Dr.H. Zainal Arifin, M.Pd.I. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan umat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan. “Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan, dan melalui program ini, kita ingin memastikan bahwa keberkahan tersebut dapat dirasakan oleh saudara-saudara kita yang membutuhkan, terutama anak-anak yatim. Kami berharap dukungan dari semua pihak agar acara ini dapat berjalan dengan sukses,” ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk. Wakil Ketua 1 BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Muhammad Roissudin, M.Pd, juga mempresentasikan semua aspek kebutuhan dan persiapan teknis lainnya, mengingat beliau menjadi ketua dalam suksesnya acara ini. “Kami ingin memastikan bahwa setiap aspek dari program ini berjalan dengan optimal, mulai dari pendistribusian bantuan, sinergi dengan berbagai pihak, hingga efektivitas penyaluran zakat. Ini adalah tanggung jawab besar, dan kami mengajak seluruh elemen untuk ikut berkontribusi dalam menyukseskan acara ini,” ujar Muhammad Roissudin, M.Pd. BAZNAS Kabupaten Nganjuk mengajak seluruh elemen untuk berpartisipasi aktif dalam program ini, baik melalui donasi maupun keterlibatan langsung dalam kegiatan sosial yang akan diselenggarakan sepanjang bulan Ramadhan. Bersama-sama, mari wujudkan Ramadhan yang penuh makna dengan berbagi kebaikan kepada sesama.
BERITA04/02/2025 | Red/Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Nganjuk.

Lihat Daftar Rekening →