Penguatan Syiar dan Media

BAZNAS se-Jawa Timur Serentak Memperkuat Syiar dan Peran Media

12/02/2025 | Red/Humas

Surabaya 12/2/2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menggelar Pelatihan Kehumasan dan Jurnalisme Zakat bagi perwakilan BAZNAS kabupaten/kota se-Jawa Timur. Acara ini berlangsung di Ruang Pertemuan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, yang terletak di belakang Gedung Islamic Center, Jl. Raya Dukuh Kupang No. 122-124, Surabaya. Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat peran humas dalam menyebarluaskan informasi terkait zakat dan meningkatkan kualitas jurnalistik di lingkungan BAZNAS.

 

Sebelum acara dimulai, BAZNAS Jawa Timur juga menyantuni anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa zakat tidak hanya tentang pengelolaan dana, tetapi juga tentang membangun kebahagiaan dan kesejahteraan masyarakat. 

 

Kemudian Ketua BAZNAS Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., dalam sambutannya menekankan pentingnya peran komunikasi dalam menyampaikan nilai-nilai zakat kepada masyarakat. “Terima kasih muzaki, terima kasih mustahik, wong cilik iso ngguyu,” ujarnya, mengingatkan bahwa kebahagiaan masyarakat kecil adalah tujuan utama pengelolaan zakat. Ia juga mengutip ayat ke-11 dari Surat Ad-Dhuha, yang berarti “Dan terhadap nikmat Tuhanmu, maka hendaklah kamu siarkan.” Hal ini menegaskan bahwa menyebarluaskan kebaikan adalah bagian dari syiar Islam.

 

Dukungan terhadap acara ini juga disampaikan oleh Funding & Transaction Manager BRI Kaliasin, Lufy Nurlaili, SE. Dalam sambutannya, ia mengucapkan terima kasih atas kesempatan untuk berkontribusi dalam pelatihan ini. BRI, yang telah dipercaya oleh masyarakat selama 129 tahun, juga berkomitmen dalam mendukung program sosial melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS lewat Yayasan Baitul Maal (YBM) BRI. “Kami akan menyediakan kupon program buka puasa dan santunan bagi penyandang disabilitas sebagai bentuk kepedulian kami,” ungkapnya.

 

Apresiasi terhadap kegiatan ini juga disampaikan oleh Kabag Bina Mental Spiritual Biro Kesra Pemprov Jatim, Dra. H. Siti Munawaroh, M.A. Ia menyampaikan bahwa pelatihan ini memiliki dampak besar dalam menggerakkan hati para muzakki untuk membantu masyarakat yang kurang mampu. Beliau juga berkesempatan untuk secara resmi membuka acara, menandai dimulainya rangkaian pelatihan yang diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur.

 

Setelah pembukaan resmi, Wakil Ketua 1 BAZNAS Jatim, Drs. KH. Masnuh, M.A., menyampaikan materi mengenai kehumasan dan sejarah perjuangan Gus Dur dalam membangun narasi syiar Islam. Sementara itu, Wakil Ketua 2, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., menekankan bahwa peran BAZNAS dalam dunia jurnalistik semakin kuat berkat pemanfaatan teknologi informasi. “BAZNAS dikenal dari IT yang ada, jurnalismenya yang aktif, dan kini menggema di seluruh nusantara,” jelasnya. Ia juga menegaskan bahwa BAZNAS memiliki peran berbeda dengan Basarnas, meskipun sering disalahpahami oleh masyarakat awam.

 

Wakil Ketua 3, Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., menyoroti pentingnya humas dan jurnalistik dalam menyebarluaskan berita yang sesuai dengan prinsip jurnalistik. “Dengan konsep humas yang baik, jurnalistik akan mengaktualisasi berita dan menyebarkannya ke berbagai portal informasi,” katanya. Ia juga mengungkapkan bahwa dampak positif dari pemberitaan BAZNAS Jatim telah menarik perhatian dari luar negeri, termasuk seorang tokoh kaya dari Italia yang tertarik membangun lembaga zakat serupa setelah membaca berita mengenai BAZNAS Jatim.

 

Dalam sesi terakhir, Wakil Ketua 4, Dr. KH. Husnul Khuluq, MM., menegaskan bahwa jurnalistik tidak bisa dipisahkan dari kehidupan, terutama dalam era modern yang serba digital. “Berita harus mengandung fakta dan opini yang berimbang. Jurnalisme adalah alat utama dalam membangun kesadaran sosial dan menyebarkan kebenaran,” ungkapnya. Sesi ini kemudian diakhiri dengan paparan dari Ndari Rumi Widyawati, perwakilan Komunikasi Publik BAZNAS RI, yang menegaskan bahwa pelatihan ini adalah langkah awal menuju penguatan peran jurnalistik dalam syiar zakat.

 

Bagaimana peran jurnalisme modern dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap zakat? Simak pembahasan mendalamnya dalam liputan berikutnya.

 

 

KABUPATEN NGANJUK

Copyright © 2025 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ  |   2.2.12